Kamis, 15 Agustus 2019 - 07:17:09 WIB
Kasus Surat Jual Beli Tanah Di Ngadirejo Sudah Ditangani Polres PasuruanKategori: Jawa Timur - Dibaca: 25 kali

Baca Juga:Polsek Cengkareng Diduga Paksakan Kasus ke Ranah HukumEskavator Senilai Rp 1,3 Miliar Milik Dinas PU Ketapang TerkuburPuluhan Miliar Dana Tunjanan Sertifikasi Ratusan Guru Diduga DiselewengkanHUT HARIAN JAYA POS KE-V

Pasuruan, Jaya Pos

Kasus terkait ahli waris yang mempertanyakan sebidang tanah yang berlokasi di Desa Ngadirejo, Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan, kini memasuki babak baru.

Ketua LPk-SM Rakyat Sejahtera, Sumarsono mengatakan bahwa saat ini kasusnya sudah ditangani oleh Polres Kabupaten Pasuruan dan sudah dalam tahap penyelidikan.

“Benar mas, kami sudah melaporkan kasus ini ke Polres Kabupaten Pasuruan dan sudah dilakukan pemanggilan kepada kedua belah pihak. Dalam kasus ini, akan kita coba ungkap adanya dugaan keterlibatan perangkat desa terkait berubahnya SPPT yang saya duga tidak melalui proses yang seharusnya,” ujarnya.

“Untuk kasus ini sebenarnya sebelum kami melakukan pelaporan ke Polres Pasuruan sudah diadakan mediasi di Balai Desa Ngadirejo, akan tetapi ternyata tidak ditemukan titik temu. Bahkan di buku agenda desa sendiri ada keanehan yang perlu kita pertanyakan, seperti tidak adanya agenda terkait perjanjian atau yang katanya surat jual beli itu, nomor register juga tidak ada dan banyak lagi. Anehnya, walaupun di desa tidak ada petunjuk keberadaan atau agenda ada­nya perjanjian itu, pihak desa tidak menyanggah surat yang tidak tercatat itu, bahkan keanehan lain terkait SPPT yang bisa berubah ini harus diselidiki lebih dalam lagi. Belum lagi keabsahan surat yang jadi pegangan ibu Karmi, ini sangat diragukan dan untuk itu sudah saya konsultasikan ke beberapa notaris di Pasuruan dan hasilnya semua menyatakan sangat meragukan, tapi semua pasti nanti bisa diungkap Polres Pasuruan, karena mereka orang yang profesional dalam bidang penegakan hukum,” jelas­nya.

“Dalam kasus awal ini kita melaporkan bu Karmi dan Kepala Desa Ngadirejo, itu yang saya tulis di pelaporan. Saya dapat banyak info kasus hampir serupa diwilayah itu dan akan kita dalami juga,” ungkap Sumarsono, Kamis (08/08/19).

Di tempat terpisah, salah satu ahli waris, Ngatawi menjelaskan bahwa semua terkait permasalahan ini diserahkan ke Sumarsono selaku orang yang dipercaya membantu mengawal kasus ini.

“Saya serahkan pengurusan kasus ini ke pak Marsono mas, kalau mau tanya tanya bisa langsung ke beliau saja. Kami ahli waris kalau memang dibutuhkan hadir mungkin dimintai ke­terangan oleh pihak Kepolisian, kami siap memberikan keterangan yang sebenar­nya,” ungkap Ngatawi.
Sementara itu, dari pihak ibu Karmi sendiri masih belum bisa dikonfirmasi terkait hal ini. (Sp)


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (59646)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (51496)Walikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (49434)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (14978)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (14258)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (14075)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (13806)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (13302)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (11865)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (9275)
Bedah JayaposMaladministrasi Pelayanan Mutasi Kendaraan di Samsat Kota Bekasi Semakin ParahBekasi, Jaya Pos Pelayanan mutasi kendaraan di Samsat Kota Bekasi sarat dengan maladministrasi, dimana ...


Punya Beking di Kejagung, Pejabat Masih "Kutip" KontraktorPengelolaan DAK 64 Miliar, Disdik Ketapang Diduga Berkubang di Pusaran KKNTender Dibatalkan, Ada Tekanan Dahsyat ?Proyek Talud Pengaman Pantai Pering Diduga Tidak Sesuai SpekAPBDes Pademonegoro Diduga Masuk Kantong KadesRealisasi APBDes Sidokepung Kecamatan Buduran Tidak TransparanLahan Pertanian Milik Pemprov Jatim Disewakan di Kecamatan Tutur, Uangnya Kemana ?
Laporan KhususAmryatul Anam dan Melan Puspitasari Terpillih Menjadi Pradana Ambalan Pandu-KunthiJawa Tengah, Jaya Pos Amryatul Anam dan Melan Puspitasari terpilih menjadi Pradana Ambalan Pandu-Kunthi pada ...


Sekang Dewek Nggo Dewek Volly Pantai, Staf Teritorial JuaraBupati Tasikmalaya: Teruslah Berkreasi, Berkarya Dalam Gerakan PramukaRaperda Perubahan APBD 2019 Disahkan20 Anggota DPRD Kota Padang Panjang Dilantik dan DisumpahIlyas Panji Alam Sholat Idul Adha di Masjid An-NurPUBLIKASI KINERJA DINAS LINGKUNGAN HIDUP KABUPATEN BOGOR TAHUN 2019Bertemu di IPDN, Bupati Bantaeng Bincang Akrab dengan Wapres