Selasa, 20 Agustus 2019 - 06:02:42 WIB
Tender Dibatalkan, Ada Tekanan Dahsyat ?Kategori: Bedah Jaya Pos - Dibaca: 201 kali

Baca Juga:PSB Marak Jual-Beli Bangku ?Semua Anggota DPR Ikut Main ProyekMenanti Lepasnya Topeng Kadiskominfo Anambas, Lagi-lagi, Borok Lama KS TerkuakJamkesda dan Jampersal di Inhu Tak Jelas, Kepala Dinas Kebakaran Jenggot

Dugaan adanya intervensi dari pihak lain terhadap pokja tidak terlepas dari dilakukannya proses pembatalan tender.

Maros, Jaya Pos

Sengkarut masalah pembatalan tender proyek Pasar Bonto Kappong Kecamatan Bantimurung Kabupaten Maros Provinsi Sulawesi selatan, kian terkuak.

Oktavianus pun kembali angkat bicara. “Saya adalah peserta tunggal dalam pro­ses tender tersebut, kalaupun pada dokumen penawaran terdapat kesalahan maka sebaiknya dilakukan klarifikasi agar hal tersebut dapat diketahui oleh penyedia yang bersangkutan,” katanya, Rabu (14/8).

Dugaan adanya intervensi dari pihak lain terhadap pokja tidak terlepas dari dilakukannya proses pembatalan tender. Hal tersebut juga karena sebelum pembatalan, KPA dalam hal ini Kabid Per­dagangan yakni NS (inisial) menghubungi dirinya melalui telepon dan meminta untuk mundur karena paket tersebut sudah dipersiapkan buat pejabat (seperti yang ada dalam rekaman pembicaraan).

“Kalaupun pihak yang dicatut jabatannya berdalih bahwa hal tersebut tidak benar, maka seharusnya melakukan tindakan sesuai dengan aturan dan perundang-undangan yang berlaku, sebab apabila dibiarkan maka tidak menutup kemungkinan hal seperti ini akan terjadi lagi dan bila ketahuan maka cukup dengan meminta maaf saja,” sebut­nya.

Oktavianus menduga, Kapolres mendapat masukan yang salah dari oknum-oknum tertentu. “Sayapun siap untuk menjelaskan persoalan yang sebenarnya di depan Kapolres jika dibutuhkan, sehingga persoalan ini clear dan jelas,” harapnya. Jika persoalan ini tidak ditindaklanjuti maka dirinya berencana akan membawanya ke ranah hukum yang lebih tinggi.

Terkait hal ini, Kapolres Maros AKBP Yohanes yang ditemui di depan mapolres kepada Jaya Pos mengatakan bahwa persoalan itu telah selesai dan Kopumdag juga telah mendatangi dirinya.

“Nasaruddin, (Kabid Perdagangan) telah menghadap dan mengatakan bahwa terkait persoalan pencatutan tersebut mengaku spontan dan tidak bermaksud untuk menjual nama kapolres,” papar Kapolres.

Dari hasil pertemuan Kabid Perdagangan, Kapolres mengaku telah memaafkan terkait pencatutan dirinya dan menganggap masalah tersebut telah selesai.

Sekjen LSM Pekan 21 Amir Kadir yang dihubungi untuk dimintai tanggapan mengatakan, persoalan pencatutan nama kapolres mengenai proyek Pasar Bonto Kappong seharusnya menyelidiki sampai ke akarnya.

“Pak Kapolres Maros AKBP Yohanes Richard SIk seharusnya mengusut tuntas persoalan ini agar tidak menjadi preseden buruk apalagi yang tercatut adalah institusi negara. Institusi ini bukan hanya milik polisi, tetapi milik semua lapisan masyarakat,” tegasnya.

Jika ada oknum polisi, pejabat atau siapapun yang bermain, sebut dia, Kapolres harus berani mengusut tuntas sampai ke akar- akarnya dan wajib menyeret ke ranah hukum tanpa ada tebang pilih. (AR/MH)

 


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (59701)Walikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (52465)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (51552)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (15042)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (14310)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (14134)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (13852)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (13359)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (12427)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (9332)
Bedah JayaposPembangunan Infrastruktur di Kabupaten Dharmasraya Disinyalir Ada KongkalikongDharmasraya, Jaya Pos Pembangunan yang sudah selesai maupun yang tengah berjalan di Kabupaten Dharmasraya ...


Eksekusi bergaya premanisme, Hendra Laporkan ACC Finance ke BPSK Bukittinggi Kasus Tanah Kas Desa RancaudikTerkait Izin Tambang Pasir Laut Galesong, Diduga Antara Pengusaha dan Oknum di Dinas ESDM Ada KonspiBobroknya Pengerjaan Jalan di Kabupaten Dharmasraya, Hitungan Bulan Sudah RetakPenangkapan Kasus Narkoba Oleh Polres Pangkep Diduga Tidak Prosedural Dan RekayasaPembangunan Wisma Haji Lanjutan DipertanyakanPembangunan Gedung Produksi Kabupaten Dharmasraya Diduga Tidak Sesuai RAB
Laporan KhususBupati H Ade Sugianto Melantik Direktur Operasional Pd BPR Artha Galunggung Kabupaten TasikmalayaTasikmalaya, Jaya Pos Bupati Tasikmalaya H. Ade Sugianto, S. IP melantik Direktur Operasional PD Bank ...


Pemdes Sukaramai Jalin Kerjasama Dengan Praktisi Pelatihan Pemberdayaan Masyarakat Tentang PerikaKetua PWI OKU Tutup Acara Penyuluhan Bahasa Indonesia dan Melantik PWI PeduliPolsek Jatisari Adakan Sosialisasi Di PKBM Tunas Baru DPRD Muba Setujui Perubahan R-APBD TA 2019DPRD Minta Pemkab Muba Fokus Tingkatkan PADEka Kartika Lantik Anggota DPRD Provinsi Kepri45 Anggota DPRD Muba Periode 2019-2024 Resmi Dilantik