Minggu, 21 Oktober 2012 - 13:58:42 WIB
Kasus Bupati, Tipikor Tulungagung Jalan di TempatKategori: Jawa Timur - Dibaca: 485 kali

Baca Juga:Macet Akibat Banjir dan Sopir Nakal, Aparat Tutup MataKasus 303 Dilimpahkan ke Pengadilan, Diduga Kajari Simalungun Terlibat Terima SuapKabid Perizinan Tertentu Sidoarjo Diduga “Peras” Pengusaha Rp 100 JutaPembangunan Lanjutan RSU Daya Makassar Menuai Sorotan, Aparat Hukum Diminta Segera Bertindak

Tulungagung, Jaya Pos

Korupsi merupakan penyakit kronis yang merongrongi stabilitas sosial, eko­nomi, dan politik di Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur. Tidak berfungsinya lembaga kepolisian dan lembaga perwakilan di Kabupaten Tulungagung ini membuat masyarakat kian melemahnya kepercayaan terhadap para penegak hukum.

Tiga lembaga pilar demokratis, seperti eksekutif, yudikatif, dan legislatif hanya menjadi lahan empuk kelompok kepentingan, sehingga tidak berdampak terhadap masyarakat secara langsung. Upaya pengungkapan kasus-kasus  sebagai upaya preventif berkembangnya biaknya bibit korupsi di Tulungagung  ini semakin dikerumuni awan intervensi oleh para pejabat.

Akhir-akhir ini saja yang menuai kontra masyarakat di Tulungagung permasalahan dugaan penyimpangan dana alokasi cukai miliaran rupiah. Kemana pihak Kejaksaan Negri Tulungagung dan Polres Tulungagung Sebagai lembaga penegakan hukum ang diduga tidak bisa mengusik ketenangan para makelar, koruptor dalam menjalan aksi busuk mereka.
Ketua LSM Jihat, Joko mengaku sangat prihatin kepada para penegak hukum di Kabupaten Tulungagung. “Bisa kita lihat ada sekitar puluhan kasus korupsi yang melibatkan para kepala dinas dan kepala desa dan sejumlah anggota dewan yang cuma jalan di tempat, tidak ada kepastian hukum. Sebagai contoh kecil kasus yang menimpa Kepala Dinas PU dan Bina Marga Kabupaten Tulungagung, AW. Sampai saat ini tidak jelas kemana arahnya. Padahal sudah jelas apa yang diungkapkan saudara Yahya sebagai wakil dari Pemerintahan Kabupaten Tulungagung, dimana kasus penyimpangan alokasi bagi hasil cukai tahun 2010 itu sudah ditangani Polres Tulungagung, Polda  Jawa Timur dan Kejari Tulungagung maupun Kejati Jawa Timur,” katanya.
Tapi dari hasil investigasi wartawan Harian Jaya Pos, di semua institusi tersebut nihil faktanya. Dengan pengakuan dari semua penegak hukum tersebut sama sekali tidak pernah menyentuh kasus DAK 2010. Berarti siapa yang akan disalahkan, apakan pengakuan Yahya atau kepolisian dan kejaksaan yang tidak ada keterbukaan ke wartawan.
Dari sisi lainnya, beberapa tokoh masyarakat dan ulama yang ditemui di kediamnya membenarkan kalau penegakan hukum sangat lemah. Kalau tidak ada pantauan dari  awak media, kasus-kasus diberhentikan penyidikannya. Dari informasi yang diterima Team Investigasi Harian Jaya Pos, di Kabupaten Tulungagung, 90 % masyarakan meminta keseriuasan para pejabat berwenang yang ada di Jakarta untuk melakukan investigasi di Kabupaten Tulungagung khususnya maupun ke Provinsi Jawa Timur untuk menegakkan keadilan. JTM 02


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerWalikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (72065)Proyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (61052)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (52806)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (20558)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (16391)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (15656)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (15308)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (15005)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (14830)Sanksi Tegas Menanti PNS yang Nambah Libur (11323)
Bedah JayaposKasus Suap, JPU Ketapang Tuntut Mantan Politikus PDI-P 1,5 Tahun PenjaraKetapang, Jaya Pos Perjalanan kasus suap dan gratifikasi yang menyeret mantan Ketua DPRD Ketapang, ...


KPU Pandeglang DidemoDinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman, Ciptakarya dan Penataan Ruang Kota Surabaya DipolisikanTambang Mas Liar Menjamur Lagi Di BengkayangKejati Kalteng Diminta Usut Dugaan Korupsi Proyek Penggantian Jembatan di KapuasSoal Hibah Gubernur 7 M Untung Bisa Dijerat TPPUKetua Kelompok Budi Karya Leniyanti Diduga Palsukan Data AnggotaBuntut Dugaan Penyelewengan Anggaran Pada Humas Mojokerto, Semakin Terkuak Dengan Adanya Jumpa Pers
Laporan KhususDesa Klambir Lima Kebon Adakan Pemilihan BPDHamparan Perak, Jaya Pos Desa Klambir Lima Kebun Kecamatan Hamparan Perak Deli Serdang mengadakan pemilihan ...


BumNag Sumpur Kudus Maju Dengan Segudang PrestasiDPRD Sampaikan Laporan Pansus Atas LKPJ Bupati Muba TA 2019Membangun Masa Depan Kabupaten Bogor Dengan PancakarsaFachrori Launching Calendar of Event Upaya Promosikan Wisata JambiDPRD Muba Serahkan Rekomendasi Terhadap LKPJ Bupati TA 2019Menpan RB Tjahjo Kumolo: MPP Pekanbaru Terbaik di IndonesiaSahirah Dzakyyah Memilih Ponpes Darul Ulum Untuk Pendidikannya