Senin, 22 Oktober 2012 - 08:01:48 WIB
Air PDAM Terpaksa DigilirKategori: Jawa Barat - Dibaca: 377 kali

Baca Juga:Ujian Paket C Diduga Ajang Cari UntungTata Ruang Lingkungan Hidup Jaksel Petieskan Disposisi WalikotaHarga Bawang Anjlok Petani Cibogor MenjeritBupati Labuhan Batu Dilaporkan ke KPK

Bandung, Jaya Pos

Kemarau panjang yang terjadi di Kota Bandung dan wilayah sekitarnya, membuat debit air yang masuk ke Instalasi Pengolahan Air (IPA) PDAM Tirtawening Kota Bandung menurun. Meski tidak drastis, namun penurunan itu setidaknya cukup berpengaruh terhadap pendistribusian air bersih kepada pelanggan.

Direktur Utama PDAM Tirtawening Kota Bandung, Ir Pian Sopian MT mengatakan, kemarau panjang yang terjadi, terutama di wilayah Kabupaten Bandung sangat berpengaruh pada ketersediaan air. Minimnya hujan di hulu/catchment area mengakibatkan debit air yang masuk ke dalam Situ Panunjang dan Situ Cileunca mengalami penurunan, sehingga air yang masuk ke IPA Badaksinga mengalami penurunan.
“Akibat kemarau panjang tentu ada perubahan pada penampungan air di Situ Cileunca. Perubahan ini tentu berpengaruh juga pada pengaliran air baku yang berasal dari situ tersebut,” tutur Pian.

Dengan kondisi tersebut, papar Pian, harus diatur ketinggian air yang ada di dua situ tersebut. Pada saat pengaturan ketinggian itulah, tambahnya, terjadi pengurangan air baku dari Cikalong kurang lebih 700 liter/detik. “Tapi kekurangan ini bisa ditutupi dari air baku yang ada di Sungai Cikapundung. Sehingga berkurangnya air baku hanya sekitar 350 liter/detik. Dan itu masih bisa kita toleransi meskipun ada pengaruhnya,” terangnya.

Dijelaskan Pian, debit air yang diolah PDAM Tirtawening Kota Bandung berasal dari tiga sumber yakni air permukaan, mata air, dan air tanah. Menurunnya kondisi ini membuat pasokan kepada pelanggan di wilayah Bandung Tengah-Selatan, Bandung Timur, dan Bandung Barat terpaksa digilir. Cecep


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerWalikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (74126)Proyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (61097)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (52843)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (20991)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (16432)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (15697)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (15325)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (15019)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (14915)Sanksi Tegas Menanti PNS yang Nambah Libur (11540)
Bedah JayaposKasus Suap, JPU Ketapang Tuntut Mantan Politikus PDI-P 1,5 Tahun PenjaraKetapang, Jaya Pos Perjalanan kasus suap dan gratifikasi yang menyeret mantan Ketua DPRD Ketapang, ...


KPU Pandeglang DidemoDinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman, Ciptakarya dan Penataan Ruang Kota Surabaya DipolisikanTambang Mas Liar Menjamur Lagi Di BengkayangKejati Kalteng Diminta Usut Dugaan Korupsi Proyek Penggantian Jembatan di KapuasSoal Hibah Gubernur 7 M Untung Bisa Dijerat TPPUKetua Kelompok Budi Karya Leniyanti Diduga Palsukan Data AnggotaBuntut Dugaan Penyelewengan Anggaran Pada Humas Mojokerto, Semakin Terkuak Dengan Adanya Jumpa Pers
Laporan KhususDesa Klambir Lima Kebon Adakan Pemilihan BPDHamparan Perak, Jaya Pos Desa Klambir Lima Kebun Kecamatan Hamparan Perak Deli Serdang mengadakan pemilihan ...


BumNag Sumpur Kudus Maju Dengan Segudang PrestasiDPRD Sampaikan Laporan Pansus Atas LKPJ Bupati Muba TA 2019Membangun Masa Depan Kabupaten Bogor Dengan PancakarsaFachrori Launching Calendar of Event Upaya Promosikan Wisata JambiDPRD Muba Serahkan Rekomendasi Terhadap LKPJ Bupati TA 2019Menpan RB Tjahjo Kumolo: MPP Pekanbaru Terbaik di IndonesiaSahirah Dzakyyah Memilih Ponpes Darul Ulum Untuk Pendidikannya