Jumat, 06 September 2019 - 07:11:22 WIB
Polresta Banjar Amankan Puluhan Ribu Obat IlegalKategori: Bedah Jaya Pos - Dibaca: 40 kali

Baca Juga:Dinkes KKA Pupuk Calon Masa Depan Yang SehatDijanjikan Jadi Model Siswi SMA Rela Difoto BugilAir PDAM Terpaksa DigilirUjian Paket C Diduga Ajang Cari Untung

Banjar, Jaya Pos

Polres Kota Banjar dalam beberapa bulan terakhir mengungkap beberapa kasus kri­minal serta membekuk para pelaku kejahatan yang ada di Kota Banjar untuk kasus penyebaran puluhan ribu obat ilegal.

Hal tersebut terungkap dalam kegiatan press conference yang digelar di Mako Polres Kota Banjar, Jl Siliwangi, Karangpanimbal, Purwaharja, Kota Banjar, dengan menghadirkan beberapa pelaku kejahatan peredaran obat ilegal tersebut.

Para pelaku kejahatan yang ditangkap diantara­nya pengedar berbagai obat sediaan farmasi tanpa izin dengan barang bukti sebanyak ribuan butir. “Yang kita amankan yaitu SH (38) pengedar obat sediaan farmasi obat tradisional tanpa izin,” kata Kapolres Banjar AKBP Yuian Perdana, didampingi Waka Polres Banjar Kompol Ade Najumoh serta Kasat Narkoba AKP Usep Supian.

Pelaku sendiri merupakan warga Desa Karangjati Kecamatan Kroya Kabupaten Cilacap dan yang bersangkutan kedapatan mengedarkan ribuan obat ke masyarakat. Dari tangan pelaku, jajaran Sat Narkoba Polres Banjar berhasil menyita barang bukti sebanyak 35.000 butir obat tradisional tanpa ijin yang siap edar. “Puluhan ribu obat sediaan farmasi obat tradisional itu antara lain jenis halhil, akar wali, extra kulit manggis, tulang gading, bersih darah, atusifa, obat reumatik super baru dan obat tradisional kopi madu, kesemuanya diamankan di sebuah rumah di Dusun Pasir leutik, Desa Mekarharja, Kecamatan Purwaharja,” tegasnya.

Dari pengakuan SH, mendapatkan obat-obatan tersebut dari SA dan RY yang masih DPO (Daftar Pencarian Orang) yang beralamat di Desa Gentasari, Kecamatan Kroya Kabupaten Cilacap dan kemudian obat tersebut diproduksi di wilayah Banjar dan Ciamis. “Selain ribuan kapsul obat tradisional yang diamankan kami juga menyita mesin produksi dari rumah SH,’ ujarnya.

Tersangka sudah menjadi pengedar lebih dari satu bulan dengan cara menjual dan mengedarkan obat-obatan dengan alasan tergiur keuntungan yang besar. “Setiap transaksi satu paket berisi dua butir obat-obatan yang dijual. Dari situ SH mendapat keuntungan 4.000 rupiah,” tutur­nya.

Selain menjual, tersangka juga mengaku pernah mengkonsumsinya. Atas perbuatannya itu, SH melanggar Pasal 196 dan atau Pasal 197 Undang Undang Republik Indonesia No 36 tahun 2009 tentang kesehatan diancam kurungan penjara paling lama 10 tahun penjara dan denda paling banyak 1 miliar rupiah.

Selain obat jamu, Satuan Narkoba Polres Kota Banjar juga berhasil mengamankan puluhan butir Pil Hexymer dari dua pengedar FR (24) dan DF (23). Selain dikonsumsi sendiri, pil warna kuning tersebut dijual di kalangan anak muda termasuk pelajar. Tersangka ditangkap ketika sedang melakukan transaksi di sekitar Alun-alun Kecamatan Langensari, Kota Banjar. Keduanya adalah warga Langensari Kota Banjar.

“Tersangka ditangkap saat melakukan transaksi di sekitar Alun-alun Langensari. Dari kedua tersangka, diamankan 51 butir pil yang dikemas dalam beberapa plastik kecil. Barang tersebut disembunyikan di dalam pembuangan sampah dimana kedua tersangka berada,” ungkap Kapolres.

Penangkapan bermula dari informasi masyarakat tentang adanya transaksi pil masuk dalam daftar G tersebut. Selama ini kedua pemuda tersebut juga sudah dicurigai mengedarkan pil kuning. “Menindaklanjuti informasi itu, ternyata keduanya masih di lokasi, tanpa perlawanan keduanya berhasil diringkus,” katanya.

Komunikasi transaksi pengedaran pil anti depresan tersebut, selanjutnya dilakukan melalui telepon genggam. “Alasan klasik, karena masalah ekonomi. Kami masih mengembangkan kasus tersebut. Kedua tersangka dijerat dengan pasal 196, 197 dan 198 UU No 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan. Dengan ancaman hukuman mencapai 10 tahun penjara,” ujarnya.

Selain meringkus dua pengedar pil kuning, Sat Narkoba Polres Banjar juga mengamankan pengedar dan pemakai psikotropika jenis sabu dari tersangka RM yang merupakan warga Desa Cisa­ga Kecamatan Cisaga Kabupaten Ciamis. Dari tangan tersangka diamankan satu amplop berisi sabusabu. Selain itu juga diamankan telepon genggam serta barang bukti lainnya.(Mamay)


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (59701)Walikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (52465)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (51552)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (15042)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (14310)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (14134)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (13852)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (13359)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (12427)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (9332)
Bedah JayaposPembangunan Infrastruktur di Kabupaten Dharmasraya Disinyalir Ada KongkalikongDharmasraya, Jaya Pos Pembangunan yang sudah selesai maupun yang tengah berjalan di Kabupaten Dharmasraya ...


Eksekusi bergaya premanisme, Hendra Laporkan ACC Finance ke BPSK Bukittinggi Kasus Tanah Kas Desa RancaudikTerkait Izin Tambang Pasir Laut Galesong, Diduga Antara Pengusaha dan Oknum di Dinas ESDM Ada KonspiBobroknya Pengerjaan Jalan di Kabupaten Dharmasraya, Hitungan Bulan Sudah RetakPenangkapan Kasus Narkoba Oleh Polres Pangkep Diduga Tidak Prosedural Dan RekayasaPembangunan Wisma Haji Lanjutan DipertanyakanPembangunan Gedung Produksi Kabupaten Dharmasraya Diduga Tidak Sesuai RAB
Laporan KhususBupati H Ade Sugianto Melantik Direktur Operasional Pd BPR Artha Galunggung Kabupaten TasikmalayaTasikmalaya, Jaya Pos Bupati Tasikmalaya H. Ade Sugianto, S. IP melantik Direktur Operasional PD Bank ...


Pemdes Sukaramai Jalin Kerjasama Dengan Praktisi Pelatihan Pemberdayaan Masyarakat Tentang PerikaKetua PWI OKU Tutup Acara Penyuluhan Bahasa Indonesia dan Melantik PWI PeduliPolsek Jatisari Adakan Sosialisasi Di PKBM Tunas Baru DPRD Muba Setujui Perubahan R-APBD TA 2019DPRD Minta Pemkab Muba Fokus Tingkatkan PADEka Kartika Lantik Anggota DPRD Provinsi Kepri45 Anggota DPRD Muba Periode 2019-2024 Resmi Dilantik