Selasa, 23 Oktober 2012 - 06:53:07 WIB
Kasus Pelecehan Seks Terhadap Anak Dibawah Umur MenghawatirkanKategori: Jawa Barat - Dibaca: 1927 kali

Baca Juga:Para Saksi Memberatkan H. Suparman, Hj Tottih Menunggu Putusan Bijak Hakim PN Jaktim Dinkes KKA Pupuk Calon Masa Depan Yang SehatDijanjikan Jadi Model Siswi SMA Rela Difoto BugilAir PDAM Terpaksa Digilir

Majalengka, Jaya Pos

Kasus pelecehan seks terhadap anak dibawah umur di wilayah hukum Polres Majalengka dewasa ini, cukup menghawatirkan. Hal itu diungkapkan Kasat Reskrim Polres Majalengka, AKP H Dedi Budiana SH MH kepada Jaya Pos, di ruang kerjanja, belum lama ini.
Menurut Dedi, sejak medio Februari 2012 – Oktober 2012 terjadi 24 kasus pelecehan seks terhadap anak dibawah umur di wilayah hukumnya. Korban kebanyakan anak berusia antara 12 tahun – 15 tahun.

Bahkan seorang anak TK berusia 6 tahun, sebut saja Mawar warga Desa Rancaputat Kecamatan Sumberjaya, turut menjadi korban perkosaan. Akibat perkosaan yang dialaminya, Mawar mengalami pendarahan hebat. Visum dokter nomor 11/09/2012 menyebut, vagina Mawar mengalami luka baru akibat benturan benda tumpul.

Seluruh pelaku kejahatan berhasil diamankan, 18 dari 24 kasus yang ditangani sudah P21 sedang  6 kasus masih dalam penyidikan petugas. Para tersangka dijerat pasal 81 dan pasal 82 UU RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak dengan ancaman pidana maksimal 15 tahun kurungan penjara.

Apakah kasus ini sudah selesai ditangani apa belum? “Permasalahannya bagaimana mengantisipasi agar kejadian itu tidak terulang kembali,” tegas Dedi.

Penanggulangan kasus pelecehan seksual terhadap anak dibawah umur bukan hanya tanggung jawab aparat kepolisian namun tanggung jawab semua pihak. Pengawasan orang tua terhadap anak serta pengawasan guru terhadap anak didiknya di sekolah sangat diharapkan guna  menghindari kejadian tak diharapkan.

Guna mencari solusi terbaik mengatasi permasalahan, Dedi bermaksud berkoordinasi dengan bupati.
Menurut Dedi, mileu atau alam sekitar sangat mempengaruhi pertumbuhan anak usia dini. Keberadaan HP dan kemudahan mengakses situs porno di internet diduga kuat penyebab terjadinya kekerasan seks terhadap anak dibawah umur. Walau pemerintah telah berusaha memblokir peredaran situs porno namun belum semua situs porno dapat diblokir. “Situs porno sampai saat ini masih banyak dapat diakses dengan mudah,” ucapnya.

Penyalahgunaan obat terlarang dan miras juga sangat berpotensi terjadinya pelecehen seksual terhadap anak dibawah umur. Melati (14) nama samaran warga Desa Wanajaya Kecamatan Kasokandel digilir 3 pemuda setelah diperdaya dengan minuman keras jenis ciu hingga tak sadarkan diri. “Anak dibawah umur selalu menjadi korban akibat lebih mudah diperdaya dengan iming-iming uang maupun mainan,” ucap Dedi. Alexander Sibarani


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerMembongkar Proyek Permai Grup (Bag 1), PT AJ Dapat Jatah Rp 35 M di Kementerian Perhubungan (114823)Komisi IX DPR RI dan Menteri Kesehatan Agar Meninjau Kembali Pembangunan Rumah Sakit Internasional (84196)PP Amanatul Ummah Tidak Penuhi Janjinya Pada Wali Murid (17478)Tanah Milik H.Amiruddin Pase Jadi Ajang Kejahatan Koneksitas Hakim Dan Penyidik Kepolisian (14969)Dilaporkan Ke KPK, Pejabat DKI Korupsi Tanah Rp 49 Miliar (10407)Demo di Jakarta dan Tapteng Desak Tangkap Bonaran Situmeang (10187)SMPN 2 Pasar Kemis Butuh Ruang Kelas Baru (10083)Sudah Tiga Jenderal Polisi Pembawa Gerbong Terbelit Kasus (9888)Gurame PJTV Ajang Penyaluran Artis Penyanyi (9566)Masyarakat Tapanuli Tengah Demo Didepan Kantor KPK Minta Ketua KPK Tangkap Bonaran Situmeang (9052)
Bedah JayaposProyek Pengembangan Irigasi Sadang Hilir Loan Jica Sarat PenyimpanganMakassar, Jaya Pos Perbaikan infrastruktur pertanian di Provinsi Sulawesi Selatan terus mendapat perhatian ...


Proyek P4-ISDA-IK di Lingkungan BBWSPJ 2013 Banyak PenyimpanganGapoktan Gema Desa Diduga Lakukan Pungli Berkedok TabunganPenegak Hukum Didesak Telusuri Kekayaan Kepsek SMAN 41 JakutDirjen KP3K Akui Belum Diberitahu SPDN Habis Kuota BBMAhli Waris Minta Kepastian Hukum, 33 Tahun Tanah Warisan Nenek Renta Belum Ganti RugiSawit PT. ALM Ketapang Disegel WargaMenpan Perintahkan Penarikan PNS dari BUMD, Ridwan Kamil Harus Tarik Lima PNS di PDAM Tirtawening
Laporan KhususPelaku Usaha Diharapkan Miliki Sertifikasi HalalBatu Licin, Jaya Pos Para pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM) diharapkan memiliki sertifikasi halal ...


Buka Akses Air Sugihan, Iskandar Resmikan Pembangunan Jembatan RasauBupati Sampaikan Nota Keuangan RAPBD Tahun 2015Pemkab Pelalawan Gelar Upacara Memperingati Hari Pahlawan NasionalPeringatan Hari Pahlawan di Kabupaten BintanDr Tigor: Renovasi Gereja HKBP Supaya Diperluas Untuk Dimanfaatkan Bagi Sekolah MingguPenertiban PKL Dilakukan Secara MarathonDPRD Provinsi Sumsel Gelar Rapat Paripurna I