Selasa, 23 Oktober 2012 - 06:53:07 WIB
Kasus Pelecehan Seks Terhadap Anak Dibawah Umur MenghawatirkanKategori: Jawa Barat - Dibaca: 3296 kali

Baca Juga:Para Saksi Memberatkan H. Suparman, Hj Tottih Menunggu Putusan Bijak Hakim PN Jaktim Dinkes KKA Pupuk Calon Masa Depan Yang SehatDijanjikan Jadi Model Siswi SMA Rela Difoto BugilAir PDAM Terpaksa Digilir

Majalengka, Jaya Pos

Kasus pelecehan seks terhadap anak dibawah umur di wilayah hukum Polres Majalengka dewasa ini, cukup menghawatirkan. Hal itu diungkapkan Kasat Reskrim Polres Majalengka, AKP H Dedi Budiana SH MH kepada Jaya Pos, di ruang kerjanja, belum lama ini.
Menurut Dedi, sejak medio Februari 2012 – Oktober 2012 terjadi 24 kasus pelecehan seks terhadap anak dibawah umur di wilayah hukumnya. Korban kebanyakan anak berusia antara 12 tahun – 15 tahun.

Bahkan seorang anak TK berusia 6 tahun, sebut saja Mawar warga Desa Rancaputat Kecamatan Sumberjaya, turut menjadi korban perkosaan. Akibat perkosaan yang dialaminya, Mawar mengalami pendarahan hebat. Visum dokter nomor 11/09/2012 menyebut, vagina Mawar mengalami luka baru akibat benturan benda tumpul.

Seluruh pelaku kejahatan berhasil diamankan, 18 dari 24 kasus yang ditangani sudah P21 sedang  6 kasus masih dalam penyidikan petugas. Para tersangka dijerat pasal 81 dan pasal 82 UU RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak dengan ancaman pidana maksimal 15 tahun kurungan penjara.

Apakah kasus ini sudah selesai ditangani apa belum? “Permasalahannya bagaimana mengantisipasi agar kejadian itu tidak terulang kembali,” tegas Dedi.

Penanggulangan kasus pelecehan seksual terhadap anak dibawah umur bukan hanya tanggung jawab aparat kepolisian namun tanggung jawab semua pihak. Pengawasan orang tua terhadap anak serta pengawasan guru terhadap anak didiknya di sekolah sangat diharapkan guna  menghindari kejadian tak diharapkan.

Guna mencari solusi terbaik mengatasi permasalahan, Dedi bermaksud berkoordinasi dengan bupati.
Menurut Dedi, mileu atau alam sekitar sangat mempengaruhi pertumbuhan anak usia dini. Keberadaan HP dan kemudahan mengakses situs porno di internet diduga kuat penyebab terjadinya kekerasan seks terhadap anak dibawah umur. Walau pemerintah telah berusaha memblokir peredaran situs porno namun belum semua situs porno dapat diblokir. “Situs porno sampai saat ini masih banyak dapat diakses dengan mudah,” ucapnya.

Penyalahgunaan obat terlarang dan miras juga sangat berpotensi terjadinya pelecehen seksual terhadap anak dibawah umur. Melati (14) nama samaran warga Desa Wanajaya Kecamatan Kasokandel digilir 3 pemuda setelah diperdaya dengan minuman keras jenis ciu hingga tak sadarkan diri. “Anak dibawah umur selalu menjadi korban akibat lebih mudah diperdaya dengan iming-iming uang maupun mainan,” ucap Dedi. Alexander Sibarani


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerMembongkar Proyek Permai Grup (Bag 1), PT AJ Dapat Jatah Rp 35 M di Kementerian Perhubungan (119808)Komisi IX DPR RI dan Menteri Kesehatan Agar Meninjau Kembali Pembangunan Rumah Sakit Internasional (89867)Diduga Peras Pengusaha Toko Material dan Toko Emas, PPATK Diminta Audit Harta Pejabat KPP Pratama Ko (44964)SMPN 2 Pasar Kemis Butuh Ruang Kelas Baru (41711)PP Amanatul Ummah Tidak Penuhi Janjinya Pada Wali Murid (40242)Bayi Hasil Hubungan Gelap Dibuang di WC Sekitar Kabah ( Nestapa Pahlawan Devisa di Negeri Orang Bgn (36029)Tanah Milik H.Amiruddin Pase Jadi Ajang Kejahatan Koneksitas Hakim Dan Penyidik Kepolisian (34414)Perusahaan Martua Sitorus Ngemplang Pajak Rp 7,2 Triliun? (30832)Ibunda Ajeng Mamamia Dimejahijaukan (29773)Gurame PJTV Ajang Penyaluran Artis Penyanyi (22120)
Bedah JayaposMahasiswa Kresai dan Aliansi Pemuda Bantaeng Pertanyakan Kasus Korupsi di Butta ToaBantaeng, Jaya Pos Kasus dugaan korupsi yang terjadi di Kabupaten Bantaeng melibatkan nama-nama yang diduga ...


Oknum PNS Diduga Jadi Mafia ProyekPKL Bringinbendo Enggan Bongkar Lapak, Tuding Perintah Bongkar Bertendensi Bisnis (Bag 2)Sekdakab Bogor: Laporkan Proyek JanggalPekerjaan Jalan Beton PISEW Hancur Sebelum Kontrak BerakhirPembangunan Gedung Perindag Kab Sidoarjo Menyimpang, Dinas Tutup Mata (Bag 2)Pekerjaan Peningkatan Jalan Curug-Rawakalong Disorot WargaProyek IPLT Milliaran Rupiah Disinyalir Kurang Berkualitas
Laporan KhususPemkab Bogor Terapkan Sistem Online Dalam Pelaksanaan Tatakelola PemerintahanCibinong, Jaya Pos Memperoleh amanah menjadi Bupati Bogor, dengan luas wilayah 298.838,3 hektar dan ...


Kegiatan Pengelolaan dan Konservasi Waduk, Embung, Situ Serta Bangunan Penampung Air Lainnya TA 2016Pembangunan Jembatan Bolang Terus DikebutMenanti Perubahan Melalui Musorkab III KONI NatunaHUT PGRI, Guru Minta Pemerataan Tunjangan di Daerah 3T Natuna Dilirik Investor SingapuraWabup Natuna: Koperasi Perbatasan Harus DitingkatkanAkhir Pekan, Wabup Natuna Tinjau Proyek