Selasa, 23 Oktober 2012 - 06:53:07 WIB
Kasus Pelecehan Seks Terhadap Anak Dibawah Umur MenghawatirkanKategori: Jawa Barat - Dibaca: 524 kali

Baca Juga:Para Saksi Memberatkan H. Suparman, Hj Tottih Menunggu Putusan Bijak Hakim PN Jaktim Dinkes KKA Pupuk Calon Masa Depan Yang SehatDijanjikan Jadi Model Siswi SMA Rela Difoto BugilAir PDAM Terpaksa Digilir

Majalengka, Jaya Pos

Kasus pelecehan seks terhadap anak dibawah umur di wilayah hukum Polres Majalengka dewasa ini, cukup menghawatirkan. Hal itu diungkapkan Kasat Reskrim Polres Majalengka, AKP H Dedi Budiana SH MH kepada Jaya Pos, di ruang kerjanja, belum lama ini.
Menurut Dedi, sejak medio Februari 2012 – Oktober 2012 terjadi 24 kasus pelecehan seks terhadap anak dibawah umur di wilayah hukumnya. Korban kebanyakan anak berusia antara 12 tahun – 15 tahun.

Bahkan seorang anak TK berusia 6 tahun, sebut saja Mawar warga Desa Rancaputat Kecamatan Sumberjaya, turut menjadi korban perkosaan. Akibat perkosaan yang dialaminya, Mawar mengalami pendarahan hebat. Visum dokter nomor 11/09/2012 menyebut, vagina Mawar mengalami luka baru akibat benturan benda tumpul.

Seluruh pelaku kejahatan berhasil diamankan, 18 dari 24 kasus yang ditangani sudah P21 sedang  6 kasus masih dalam penyidikan petugas. Para tersangka dijerat pasal 81 dan pasal 82 UU RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak dengan ancaman pidana maksimal 15 tahun kurungan penjara.

Apakah kasus ini sudah selesai ditangani apa belum? “Permasalahannya bagaimana mengantisipasi agar kejadian itu tidak terulang kembali,” tegas Dedi.

Penanggulangan kasus pelecehan seksual terhadap anak dibawah umur bukan hanya tanggung jawab aparat kepolisian namun tanggung jawab semua pihak. Pengawasan orang tua terhadap anak serta pengawasan guru terhadap anak didiknya di sekolah sangat diharapkan guna  menghindari kejadian tak diharapkan.

Guna mencari solusi terbaik mengatasi permasalahan, Dedi bermaksud berkoordinasi dengan bupati.
Menurut Dedi, mileu atau alam sekitar sangat mempengaruhi pertumbuhan anak usia dini. Keberadaan HP dan kemudahan mengakses situs porno di internet diduga kuat penyebab terjadinya kekerasan seks terhadap anak dibawah umur. Walau pemerintah telah berusaha memblokir peredaran situs porno namun belum semua situs porno dapat diblokir. “Situs porno sampai saat ini masih banyak dapat diakses dengan mudah,” ucapnya.

Penyalahgunaan obat terlarang dan miras juga sangat berpotensi terjadinya pelecehen seksual terhadap anak dibawah umur. Melati (14) nama samaran warga Desa Wanajaya Kecamatan Kasokandel digilir 3 pemuda setelah diperdaya dengan minuman keras jenis ciu hingga tak sadarkan diri. “Anak dibawah umur selalu menjadi korban akibat lebih mudah diperdaya dengan iming-iming uang maupun mainan,” ucap Dedi. Alexander Sibarani


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerWalikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (66896)Proyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (60966)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (52725)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (18462)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (16293)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (15558)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (15273)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (14966)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (14728)Diduga Mabuk, Tarian Gemulai Siswi SMAN 1 Mojosari Mojokerto Viral (10946)
Bedah JayaposKasus YP Galuh Kini di Polda, KPK Diminta MensupervisiBandung, Jaya Pos Dugaan korupsi dana bantuan/hibah Gubernur Jawa Barat (Jabar) kepada Yayasan Pendidikan ...


Proyek Peningkatan Jalan Utama BPTP Babel Diduga MenyimpangMurkayani S, Terdakwa Penipuan CPNS Dituntut 2 Tahun 6 Bulan PenjaraDiduga Gunakan Dana Desa FiktifDiduga Honor Pencegahan Karhutla Tahun 2019 di Ketapang DisunatKejati Babel Usut Dugaan Penyimpangan Pembelian Biji TimahProyek Jl Pelang-Batu Tajam Ketapang Rp 56,4 M Terindikasi Gagal MutuKejari Kabupaten Bandung Setor Uang Pengganti Perkara Tipikor ke Kas Negara
Laporan KhususEmpat Tahun Pimpin Tanah Datar, Duet Irdinansyah Tarmizi dan Zuldafri Darma Bertabur PrestasiTanah Datar, Jaya Pos Sudah banyak hal yang diperbuat duet ini untuk Tanah Datar maju, sejahtera dan ...


MTQ OKI Ke 29, Syiar Al QurKPP Pratama Bukittinggi Bersinergi dengan Pemko PadangpanjangDesa Sukamulya Maju Dan Berkembang Pesat Berkat Kepemimpinan H. NawawiOrmas LACAK Mengajak Masyarakat Mengawal Terus Anggaran Negara Dalam Pemberantasan KorupsiKerajinan Ijuk Panumbangan Tembus Pasar Tanah AirKesakralan Gunung Pusuk Buhit Perlu DipertahankanDPRD Muba Tanggapi Audiensi Baznas Muba