Senin, 09 September 2019 - 07:37:47 WIB
Sekda Ketapang Buka Bursa Pertukaran Inovasi Pada Program Inovasi DesaKategori: Kalimantan Barat - Dibaca: 23 kali

Baca Juga:Harga SIM di Satpas Polres Bojonegoro Melambung TinggiKasus Pelecehan Seks Terhadap Anak Dibawah Umur MenghawatirkanPara Saksi Memberatkan H. Suparman, Hj Tottih Menunggu Putusan Bijak Hakim PN Jaktim Dinkes KKA Pupuk Calon Masa Depan Yang Sehat

Ketapang, Jaya Pos

Dalam pengelolaan pembangunan desa diperlukan adanya sinkronisasi dan sinergisitas berbagai komponen. Sinergisitas menyangkut konsep dan paradigma mulai dari tahapan perencanaan sampai pertanggungjawaban sehingga terwujud desa yang maju menuju masyarakat sejahtera.

Penegasan tersebut disampaikan Bupati Ketapang melalui Sekda Ketapang H Farhan SE MSi dalam pembukaan bursa pertukaran inovasi pada Program Inovasi Desa (PID) Kabupaten Ketapang, Kamis (5/9) di Gedung Pancasila.

Menurut Sekda, saat ini desa-desa sedang melaksanakan kegiatan perencanaan dan penganggaran guna merumuskan program kegiatan prioritas untuk tahun anggaran 2020. Hal tersebut disampaikan di hadapan para kepala dinas yang berkaitan dengan program inovasi desa, tim inovasi kabupaten program inovasi desa Kabupa­ten Ke­tapang, camat dan tim tenaga ahli pemberdayaan masya­rakat PMD, kepala desa, ketua BPD, pendam­ping desa dan pendamping lokal. “Untuk mengefektifkan perencanaan pembangunan desa, maka para perencana desa perlu mengembangkan wawasan yang inovatif,” tegas Bupati Ketapang, melalui Sekda H Farhan.

Ia menjelaskan, salah satu caranya yaitu dengan belajar dari cerita suskes dan inovatif dari desa lainnya. Tiga tahun terakhir ini Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendesa PDTT) masih melaksanakan program inovasi desa (PID).

Dimana melalui program ini Kemendes PDTT telah mendokumentasikan penga­laman inovasi desa lalu mendiseminasikannya melalui ke­giatan bursa pertukaran inovasi. Sehingga pertukaran pengetahuan antar desa berjalan dan proses pembelajaran satu sama lain bekerja serta menghasilkan sistem pe­rencanaan pembangunan yang efektif. “Karena memiliki daya inovatif sebagaimana yang kita harapkan,” ucapnya.

Diterangkannya, Indonesia sedang giat membangun. Dan, pendekatan pembangunan sejak tahun 2015 sedikit berbeda dengan sebelumnya. “Karena kita memilih membangun dari pinggir, yaitu membangun Indonesia dari desa. Undang-undang No 6 tahun 2014 tentang desa menjadi salah satu dasar diterapkannya strategi tersebut. Kewenangan dan keuangan telah pemerintah serahkan sepenuhnya kepada desa untuk mengelola sesuai dengan kebutuhan prioritas serta berlandaskan musyawarah mufakat di tingkat desa,” bebernya.

Selama lima tahun berjalan, pemerintah secara konsisten meningkatkan jumlah transfer dana desa. “Kini lah saat yang tepat bagi desa untuk menjalankan amanah dari rakyat tersebut,” kata Sekda Ketapang menerangkan.

Pemerintah Kabupaten Ketapang, menurutmnya ha­nyalah mandataris yang bertugas mengawal, membimbing, membina, mengawasi dan memfasilitasi bagaimana desa dalam melaksanakan amanah tersebut. Yaitu me­ngelola dana desa menjadi energi pembangunan nasio­nal yang mampu melahirkan kese­jahteraan dan kemakmuran dari desa.

Undang-undang desa sangat jelas mengakui kewenangan baik yang bersifat rekognisi maupun subsidiaritas kepada desa sebagai energi utama untuk berprakarsa membangun dan memberdayakan desa menuju desa yang mandiri dan sejahtera serta bersandarkan nilai-nilai demokrasi.

Kebijakan pembangunan yang sentralistik sungguh telah melambatkan pembangunan nasional karena semua prakarsa pembangunan desa ditentukan oleh pusat. Karenanya, semangat Indonesia menempatkan desa sebagai beranda depan pembangunan nasional perlu disambut dengan kesiapan desa melaksanakan undang undang desa yang bersemangatkan membangun desa dart dalam.

Meski arus informasi bergerak sangat cepat karena dukungan teknologi 4.0, tetapi masih ada sebagian desa - desa yang minim informasi. Termasuk desa yang tak memiliki akses internet. Karenanya sumber informasi berupa pasar pertukaran inovasi ini masih penting untuk diadakan.

Ia menyambut pelaksanaan bursa pertukaran inovasi ini sebagai media pembelajaran dan pertukaran pengetahuan bagi desa. Karena pasar bursa dapat menjembatani jangkauan akses teknologi bagi desa, sehingga dapat secara cepat belajar menerapkan berbagai aturan dan pembelajaran tata kelola dana desa.(Tim)


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (59701)Walikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (52465)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (51552)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (15042)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (14310)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (14134)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (13852)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (13359)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (12427)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (9332)
Bedah JayaposPembangunan Infrastruktur di Kabupaten Dharmasraya Disinyalir Ada KongkalikongDharmasraya, Jaya Pos Pembangunan yang sudah selesai maupun yang tengah berjalan di Kabupaten Dharmasraya ...


Eksekusi bergaya premanisme, Hendra Laporkan ACC Finance ke BPSK Bukittinggi Kasus Tanah Kas Desa RancaudikTerkait Izin Tambang Pasir Laut Galesong, Diduga Antara Pengusaha dan Oknum di Dinas ESDM Ada KonspiBobroknya Pengerjaan Jalan di Kabupaten Dharmasraya, Hitungan Bulan Sudah RetakPenangkapan Kasus Narkoba Oleh Polres Pangkep Diduga Tidak Prosedural Dan RekayasaPembangunan Wisma Haji Lanjutan DipertanyakanPembangunan Gedung Produksi Kabupaten Dharmasraya Diduga Tidak Sesuai RAB
Laporan KhususBupati H Ade Sugianto Melantik Direktur Operasional Pd BPR Artha Galunggung Kabupaten TasikmalayaTasikmalaya, Jaya Pos Bupati Tasikmalaya H. Ade Sugianto, S. IP melantik Direktur Operasional PD Bank ...


Pemdes Sukaramai Jalin Kerjasama Dengan Praktisi Pelatihan Pemberdayaan Masyarakat Tentang PerikaKetua PWI OKU Tutup Acara Penyuluhan Bahasa Indonesia dan Melantik PWI PeduliPolsek Jatisari Adakan Sosialisasi Di PKBM Tunas Baru DPRD Muba Setujui Perubahan R-APBD TA 2019DPRD Minta Pemkab Muba Fokus Tingkatkan PADEka Kartika Lantik Anggota DPRD Provinsi Kepri45 Anggota DPRD Muba Periode 2019-2024 Resmi Dilantik