Selasa, 23 Oktober 2012 - 07:08:10 WIB
Tender Proyek Transmigrasi Ketapang Rp 9,4 Miliar Sarat KKNKategori: Kalimantan Barat - Dibaca: 580 kali

Baca Juga:Jembatan Gantung Melang Butuh RehabilitasiHarga SIM di Satpas Polres Bojonegoro Melambung TinggiKasus Pelecehan Seks Terhadap Anak Dibawah Umur MenghawatirkanPara Saksi Memberatkan H. Suparman, Hj Tottih Menunggu Putusan Bijak Hakim PN Jaktim

Ketapang, Jaya Pos

Proses tender proyek pembangunan rumah transmigrasi dan jamban keluarga (RTJK), serta pembangunan jalan, jembatan dan lahan senilai Rp9,4 Mi lyar, tahun anggaran 2012, yang dibuka di Desa Pelang, Kecamatan MHS, Kabupaten Ketapang, Provinsi Kalimantan Barat.

Diduga keras sarat KKN, pasalnya pemenang tender proyek tersebut (PT. Marga Mulya-red) pada Tahun 2011 merupakan pelaksana proyek serupa di lokasi Desa Sei. Besar, Kecamatan MHS, Kabupaten Ketapang. Namun di dalam pelaksanaannya telah terjadi pelanggaran kasus tindak kejahatan kehutanan tentang Provisi Sumber Daya Hutan dan Dana Reboisasi (PSDH-DR) dengan bukti adanya 5 orang terpidana atas kasus tersebut, artinya PT. Marga Mulya bermasalah di tahun 2011.

Ironisnya di tahun anggaran 2012, PT. Marga Mulya bisa menjadi pemenang tender proyek serupa. Nara sumber Jaya Pos mengatakan, bahwa proses tender proyek tersebut diduga tidak objektif dan ada indikasi KKN, sebelum pengumuman pemenang lelang diumumkan, pihak PT. Marga Mulya seolah – olah sudah mengetahui bahwa pihaknyalah yang akan menjadi pemenang tender.

“Proses tender proyek itu sudah jelas – jelas sarat KKN, apalagi di dalam pengumuman lelang pihak panitia tidak mencantumkan salah satu persyaratan, bahwa peserta lelang harus didampingi sebuah perusahaan pemegang izin pemanfaatan kayu (IPK), karena material yang digunakan sebagian besar bahan kayu. Buktinya, proyek tahun lalu bermasalah dengan PSDH-DR. Tapi, kenapa yang jadi tumbal hanya pekerja kayu saja, sementara kontraktor sebagai penadahnya lepas dari jeratan hukum, dan sepertinya pihak PT. Marga Mulya sudah tahu sebelumnya bahwa dialah yang akan menjadi pemenang lelang,” ungkap nara sumber yang tidak mau disebutkan namanya kepada Jaya Pos.

Sementara isu yang berkembang di beberapa kalangan masyarakat Kabupaten Ketapang, bahwa salah satu dari pihak pemilik PT. Marga Mulya mempunyai hubungan keluarga dengan orang Ditjen Transmigrasi di Jakarta, jika hal itu benar, kemungkinan besar peluang KKN akan terjadi.

Proyek RTJK di Desa Pelang dilaksanakan melalui Satuan Kerja Dinsosnakertrans Kabupaten Ketapang, dengan menggunakan  dana yang bersumber dari APBN  murni  tahun anggaran 2012, yang dilaksanakan oleh PT. MARGA MULYA dengan metode pelaksanaan dikontrakkan, melalui kontrak nomor :SPK.12/STKT/APBN/TP.O6/KTP/2012, tanggal 07 Mei 2012, limit masa kontrak selama dua ratus sepuluh hari kalender.

Kepala Dinas Sosnakertrans Kabupaten Ketapang, Joko Prastowo ketika dikonfirmasi oleh Jaya Pos via pesan singkat (sms), (04/10), tentang siapa panitia lelang dan metode lelang yang digunakan didalam proses lelamg proyek tersebut, sama sekali tidak memberikan komentar. Beberapa kalangan masyarakat Kabupaten Ketapang minta agar pihak Inspektorat Jenderal Transmigrasi Jakarta melakukan pemeriksaan terhadap proyek tersebut mulai dari proses tender hingga pelaksanaannya. Hardi


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerWalikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (66887)Proyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (60966)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (52725)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (18462)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (16293)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (15558)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (15273)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (14966)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (14728)Diduga Mabuk, Tarian Gemulai Siswi SMAN 1 Mojosari Mojokerto Viral (10946)
Bedah JayaposProyek Peningkatan Jalan Utama BPTP Babel Diduga MenyimpangBangka Belitung, Jaya Pos Pelaksanaan proyek peningkatan jalan utama milik Balai Pengkajian Teknologi ...


Murkayani S, Terdakwa Penipuan CPNS Dituntut 2 Tahun 6 Bulan PenjaraDiduga Gunakan Dana Desa FiktifDiduga Honor Pencegahan Karhutla Tahun 2019 di Ketapang DisunatKejati Babel Usut Dugaan Penyimpangan Pembelian Biji TimahProyek Jl Pelang-Batu Tajam Ketapang Rp 56,4 M Terindikasi Gagal MutuKejari Kabupaten Bandung Setor Uang Pengganti Perkara Tipikor ke Kas NegaraDiduga Lakukan Pungli, Kepala Desa Dan Panitia PTSL Dilaporkan Ke Kejari Pandeglang
Laporan KhususMTQ OKI Ke 29, Syiar Al QurKayuagung, Jaya Pos Beragam cara dilakukan untuk memperkokoh syiar keislaman di tengah masyarakat. Termasuk ...


KPP Pratama Bukittinggi Bersinergi dengan Pemko PadangpanjangDesa Sukamulya Maju Dan Berkembang Pesat Berkat Kepemimpinan H. NawawiOrmas LACAK Mengajak Masyarakat Mengawal Terus Anggaran Negara Dalam Pemberantasan KorupsiKerajinan Ijuk Panumbangan Tembus Pasar Tanah AirKesakralan Gunung Pusuk Buhit Perlu DipertahankanDPRD Muba Tanggapi Audiensi Baznas MubaSiap Tanggap Bencana, Kodim 0711 Pemalang Menamam Rumput Vertiver