Selasa, 10 September 2019 - 06:40:19 WIB
Usut Pengguna Anggaran dan PT Cinta Karya Membangun Atas Kegagalan Proyek Tembok Pengaman Di Sogar Kategori: Bedah Jaya Pos - Dibaca: 933 kali

Baca Juga:Jembatan Gantung Melang Butuh RehabilitasiHarga SIM di Satpas Polres Bojonegoro Melambung TinggiKasus Pelecehan Seks Terhadap Anak Dibawah Umur MenghawatirkanPara Saksi Memberatkan H. Suparman, Hj Tottih Menunggu Putusan Bijak Hakim PN Jaktim

Tapteng, Jaya Pos

Masyarakat meminta Kapolda Sumatera Utara segera mengulurkan tangannya untuk mengusut atas terjadinya kasus kegagalan konstruksi pada kegiatan RR tembok pengaman di Sogar Pangaribuan, Kecamatan Andam Dewi, Kabupaten Tapanuli Tengah, Provinsi Sumatera Utara.

Dari sejumlah informasi yang berhasil dihimpun Jayapos di lapangan, dugaan konstruksi pada kegiatan RR tembok penahan di Sogar – Pangaribuan TA 2017 tersebut dikerjakan oleh PT Cinta Karya Membangun dengan kontrak Rp. 2.759.781.000, yang menjelang usia kurang 1 tahun telah tumbang (roboh) beberapa kolom tembok, sehingga tidak berfungsi lagi untuk menahan air banjir yang sering masuk ke daerah pemukiman penduduk Desa Sogar.

Menurut pengamatan jayapos di lapangan belum lama ini bahwa tumbangnya (robohnya) sejumlah tembok pengaman banjir di Desa Sogar Tersebut diduga keras akibat penyelenggara konstruksi tidak mentaati Tupoksinya (tugas pokok dan fungsinya) pada tahapan pelaksanaan pekerjaan, yakni sejak mulai dari pengawasannya.

Padahal penyelenggara pekerjaan konstruksi wajib memenuhi ketentuan tentang keteknikan, keamanan dan keselamatan dan lain-lainnya sebagaimana yang diatur dalam pasal 23 ayat 1 dan 2 dari undang-undang No18 tahun 1999 tentang jasa konstruksi.

Selanjutnya, pengguna jasa dan penyedia jasa wajib bertanggung jawab atas kegagalan bangunan, kegagalan bangunan yang menjadi tanggung jawab penyedia jasa sebagaimana dimaksud pada ayat 2 ditentukan terhitung sejak penyerahan akhir pekerjaan konstruksi dan paling lama 10 tahun sebagaimana bunyi ayat 1 dan 2 dari pasal 25 undang-undang No18 Tahun 1999 tentang Jasa Konstruksi.

Anehnya, tembok pengaman banjir yang dibangun oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kab. Tapanuli Tengah itu masih berusia muda (kurang lebih menjelang 1 tahun). Kini tembok tersebut sudah tumbang/roboh beberapa kolom, sehingga tembok tersebut tidak dapat berfungsi lagi.

Pantauan dilapangan, pada bagian tembok yang roboh tersebut tampak tiang tembok tidak dimulai dari dasar pengorekan pondasi, namun dimulai dibangun menempel pada atas pasangan pondasi serta slop tembok tersebut tidak pakai tulangan besi.

Kemudian diperkirakan pengorekan pondasi terlampau rendah sehingga saat air sungai banjir dimana air banjir melakukan pengikisan pasir yang bercampur kerikil pada dinding tembok semakin lama semakin dalam, lalu tebing sungai akhirnya ternganga lalu tembok pengaman menjadi roboh/tumbang.

Atas kejadian tersebut, masyarakat setempat berharap Kapoldasu agar mengusut kasus tersebut, yang mana yang sangat bertanggung jawab terhadap proyek yang dibangun Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kab. Tapanuli Tengah tersebut adalah PPKnya, pengguna anggarannya dan PT CKM selaku pelaksana proyek yang dinilai lalai dalam melaksanakan tanggung jawabnya terhadap uang negara yang diperuntukkan kepada masyarakat se­hingga tidak bermanfaat. (Dp)


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerWalikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (66250)Proyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (60951)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (52714)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (18421)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (16278)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (15539)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (15262)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (14952)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (14707)Diduga Mabuk, Tarian Gemulai Siswi SMAN 1 Mojosari Mojokerto Viral (10931)
Bedah JayaposProyek Jl Pelang-Batu Tajam Ketapang Rp 56,4 M Terindikasi Gagal MutuKetapang, Jaya Pos Proyek Peningkatan Jalan Pelang-Batu Tajam yang dilaksanakan oleh PT Marga Mulya senilai ...


Kejari Kabupaten Bandung Setor Uang Pengganti Perkara Tipikor ke Kas NegaraDiduga Lakukan Pungli, Kepala Desa Dan Panitia PTSL Dilaporkan Ke Kejari PandeglangDiduga Belum Kantongi IMB, Pembangunan Tower Pemancar Dari Ratelindo Berjalan MulusPetugas Tahanan Kejari Kabupaten Bandung Amankan Pembesuk Bawa SabuDaud Pasaribu SH, : Fakta Persidangan, Objek Perkara Merupakan Harta Warisan Ibu Sinap Untuk PoniyemDewan Kunjungi Proyek 2.2 Milyar, Pelaksana Tuding Bekas PPK Persulit MerekaMerasa Dirugikan, Afrets Elat Melaporkan Keluarga Tumbel ke Polresta Manado
Laporan KhususKesakralan Gunung Pusuk Buhit Perlu DipertahankanCatatan Aliman Tua Limbong (Wartawan Jaya Pos) Menurut beberapa sumber penelitian, para ilmuwan, setelah ...


DPRD Muba Tanggapi Audiensi Baznas MubaSiap Tanggap Bencana, Kodim 0711 Pemalang Menamam Rumput VertiverPemkab Gumas Gelar Forum Konsultasi Publik Penyempurnaan Rancangan RKPD 2021Kabid Humas Polda Sulsel Silaturrahmi Dengan Wartawan MarosEbid Diana Putra: Kita Akan Wujudkan Masyarakat SejahteraPemkab Sukabumi Kembali Pertahankan Opini WTPBupati Gumas Lantik 12 Pejabat Struktural Kecamatan Manuhing