Selasa, 10 September 2019 - 06:40:19 WIB
Usut Pengguna Anggaran dan PT Cinta Karya Membangun Atas Kegagalan Proyek Tembok Pengaman Di Sogar Kategori: Bedah Jaya Pos - Dibaca: 955 kali

Baca Juga:Jembatan Gantung Melang Butuh RehabilitasiHarga SIM di Satpas Polres Bojonegoro Melambung TinggiKasus Pelecehan Seks Terhadap Anak Dibawah Umur MenghawatirkanPara Saksi Memberatkan H. Suparman, Hj Tottih Menunggu Putusan Bijak Hakim PN Jaktim

Tapteng, Jaya Pos

Masyarakat meminta Kapolda Sumatera Utara segera mengulurkan tangannya untuk mengusut atas terjadinya kasus kegagalan konstruksi pada kegiatan RR tembok pengaman di Sogar Pangaribuan, Kecamatan Andam Dewi, Kabupaten Tapanuli Tengah, Provinsi Sumatera Utara.

Dari sejumlah informasi yang berhasil dihimpun Jayapos di lapangan, dugaan konstruksi pada kegiatan RR tembok penahan di Sogar – Pangaribuan TA 2017 tersebut dikerjakan oleh PT Cinta Karya Membangun dengan kontrak Rp. 2.759.781.000, yang menjelang usia kurang 1 tahun telah tumbang (roboh) beberapa kolom tembok, sehingga tidak berfungsi lagi untuk menahan air banjir yang sering masuk ke daerah pemukiman penduduk Desa Sogar.

Menurut pengamatan jayapos di lapangan belum lama ini bahwa tumbangnya (robohnya) sejumlah tembok pengaman banjir di Desa Sogar Tersebut diduga keras akibat penyelenggara konstruksi tidak mentaati Tupoksinya (tugas pokok dan fungsinya) pada tahapan pelaksanaan pekerjaan, yakni sejak mulai dari pengawasannya.

Padahal penyelenggara pekerjaan konstruksi wajib memenuhi ketentuan tentang keteknikan, keamanan dan keselamatan dan lain-lainnya sebagaimana yang diatur dalam pasal 23 ayat 1 dan 2 dari undang-undang No18 tahun 1999 tentang jasa konstruksi.

Selanjutnya, pengguna jasa dan penyedia jasa wajib bertanggung jawab atas kegagalan bangunan, kegagalan bangunan yang menjadi tanggung jawab penyedia jasa sebagaimana dimaksud pada ayat 2 ditentukan terhitung sejak penyerahan akhir pekerjaan konstruksi dan paling lama 10 tahun sebagaimana bunyi ayat 1 dan 2 dari pasal 25 undang-undang No18 Tahun 1999 tentang Jasa Konstruksi.

Anehnya, tembok pengaman banjir yang dibangun oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kab. Tapanuli Tengah itu masih berusia muda (kurang lebih menjelang 1 tahun). Kini tembok tersebut sudah tumbang/roboh beberapa kolom, sehingga tembok tersebut tidak dapat berfungsi lagi.

Pantauan dilapangan, pada bagian tembok yang roboh tersebut tampak tiang tembok tidak dimulai dari dasar pengorekan pondasi, namun dimulai dibangun menempel pada atas pasangan pondasi serta slop tembok tersebut tidak pakai tulangan besi.

Kemudian diperkirakan pengorekan pondasi terlampau rendah sehingga saat air sungai banjir dimana air banjir melakukan pengikisan pasir yang bercampur kerikil pada dinding tembok semakin lama semakin dalam, lalu tebing sungai akhirnya ternganga lalu tembok pengaman menjadi roboh/tumbang.

Atas kejadian tersebut, masyarakat setempat berharap Kapoldasu agar mengusut kasus tersebut, yang mana yang sangat bertanggung jawab terhadap proyek yang dibangun Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kab. Tapanuli Tengah tersebut adalah PPKnya, pengguna anggarannya dan PT CKM selaku pelaksana proyek yang dinilai lalai dalam melaksanakan tanggung jawabnya terhadap uang negara yang diperuntukkan kepada masyarakat se­hingga tidak bermanfaat. (Dp)


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerWalikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (74208)Proyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (61100)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (52846)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (20996)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (16436)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (15703)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (15327)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (15022)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (14928)Sanksi Tegas Menanti PNS yang Nambah Libur (11559)
Bedah JayaposKasus Suap, JPU Ketapang Tuntut Mantan Politikus PDI-P 1,5 Tahun PenjaraKetapang, Jaya Pos Perjalanan kasus suap dan gratifikasi yang menyeret mantan Ketua DPRD Ketapang, ...


KPU Pandeglang DidemoDinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman, Ciptakarya dan Penataan Ruang Kota Surabaya DipolisikanTambang Mas Liar Menjamur Lagi Di BengkayangKejati Kalteng Diminta Usut Dugaan Korupsi Proyek Penggantian Jembatan di KapuasSoal Hibah Gubernur 7 M Untung Bisa Dijerat TPPUKetua Kelompok Budi Karya Leniyanti Diduga Palsukan Data AnggotaBuntut Dugaan Penyelewengan Anggaran Pada Humas Mojokerto, Semakin Terkuak Dengan Adanya Jumpa Pers
Laporan KhususDesa Klambir Lima Kebon Adakan Pemilihan BPDHamparan Perak, Jaya Pos Desa Klambir Lima Kebun Kecamatan Hamparan Perak Deli Serdang mengadakan pemilihan ...


BumNag Sumpur Kudus Maju Dengan Segudang PrestasiDPRD Sampaikan Laporan Pansus Atas LKPJ Bupati Muba TA 2019Membangun Masa Depan Kabupaten Bogor Dengan PancakarsaFachrori Launching Calendar of Event Upaya Promosikan Wisata JambiDPRD Muba Serahkan Rekomendasi Terhadap LKPJ Bupati TA 2019Menpan RB Tjahjo Kumolo: MPP Pekanbaru Terbaik di IndonesiaSahirah Dzakyyah Memilih Ponpes Darul Ulum Untuk Pendidikannya