Selasa, 23 Oktober 2012 - 07:16:08 WIB
Proyek Parkir RSUD Sidoarjo Diduga Ada PermainanKategori: Jawa Timur - Dibaca: 477 kali

Baca Juga:Tender Proyek Transmigrasi Ketapang Rp 9,4 Miliar Sarat KKNJembatan Gantung Melang Butuh RehabilitasiHarga SIM di Satpas Polres Bojonegoro Melambung TinggiKasus Pelecehan Seks Terhadap Anak Dibawah Umur Menghawatirkan

Aturan tentang pengadaan barang dan jasa pemerintah yang diatur dalan Perpres 54 yang menekankan untuk transparansi dalam proses pengadaan maupun di dalam pelaksanaan pengadaan barang dan jasa pemerintah. Hal ini dimaksudkan untuk mengurangi terjadinya main mata. Lalu diadakanya lelang melalui proses eproc.

Sidoarjo, Jaya Pos

Hal ini rupanya masih juga bisa di siasati oleh orang – orang tertentu yangmenghendaki untuk memenangkan suatu paket pekerjaan. Inilah yang diduga kuat terjadi dalam proses lelang dengan judul “pembangunan tempat parkir karyawan RSUD Kabupaten Sidoarjo”.

Proyek yang memiliki pagu anggaran anggaran Rp 700 juta, kategori pekerjaan kontruksi dengan satker RSUD Ka­bu­paten Sidoarjo harga perkiraan sendiri (HPS) Rp. 656.966.000;00dan keluar sebagai pemenang adalah CV Surya Indah beralamatJL Jendral Su­dirman 1 no 28 SidoarjoNPWP 02.515.976.5-641.000. dengan harga penawaranRp 623.516.365,76.

Dugaan tentang adanya permainan dalam proses lelang ini menguat dengan indikasi – indikasi antara lain, (1) sedikitnya peserta lelang yang me­ngajukan penawaran dalam pro­yek ini, (2) CV yang mengikuti proses lelangproyek ini diduga satu atap ( dimiliki orang yang sama ) (3) dari ke tigaCV yang ikut dalam proses pe­nawaranhanya 1 yang dinyatakan leng­kap ini artinya yang mengajukan penawaran hanya 1 orang. (4) pada saat proyek ini dilelangLPSE sidoarjoOFF atau dimatikan dari tanggal 24 juni14.00 WIB sampai 12 juli 16.00 WIBuntuk poin ke 4 ini kami peroleh keterangan tentang dimatikanya LPSE sidoarjo dari keteranganANI kabag Infrmatika kabupaten Sidoarjo saat dikonfirmasididampingi oleh pengelola LPSE , kepala teknis, dan sekretarisnya.

Dari kejanggalan –kejanggalan tersebut diatasjaya pos melakukan investigasidan menemukan databahwa pada tanggal 24 juni2012 jam 23.59 WIB masih terjadi 2 kali perubahan dalam proses lelang proyek ini ini tentu janggal karena menurut keterangan pejabat pengelola LPSE sidoarjo saatwaktu tersebut sedang OFF juga masih terjadi proses pada tanggal 25 juni 2012jam 23.59 WIB ini artinya ketika lembaga pengelola kegiatan lelang melalui eprocsedang OFF masih saja terjadi proses lelang.

Menurut ketua LSM KOMNAS Suryanto seharusnya hal ini tidak boleh terjadi karena tujuan diadakanya LPSE ini guna Transparansi kalau LPSE off ini artinya semua kegiatan pelelangan ha­rus dihentikan apabila te­tap dilanjutkan hal ini ten­­tunya akan menjadi sangat rawan penyimpangan dan semangat perpres 54 untuk Transparansimenjadi terabaikan. Lebih jauh lagi ketua komnas akan segera mengirimkan surat permintaan klarifikasi dan konfirmasi terkait hal ini.

Sementara menurut keterangan kabag Humas RSUDZainuri SHketikajayapos menemuinya guna konfirmasi menjanjikan akan segeramenanyakan hal tersebut diatas kepada panitia lelang karenadi belum mendapat laporan tentang hal itudan hingga berita ini dimuat jaya pos belum mendapatkan penjelasan apapun dari pihak rumah sakit guna keseimbangan berita seperti yang diamanatkan dalam UU pers 1999. Zein


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerWalikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (72066)Proyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (61052)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (52806)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (20560)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (16391)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (15656)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (15308)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (15005)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (14830)Sanksi Tegas Menanti PNS yang Nambah Libur (11323)
Bedah JayaposKasus Suap, JPU Ketapang Tuntut Mantan Politikus PDI-P 1,5 Tahun PenjaraKetapang, Jaya Pos Perjalanan kasus suap dan gratifikasi yang menyeret mantan Ketua DPRD Ketapang, ...


KPU Pandeglang DidemoDinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman, Ciptakarya dan Penataan Ruang Kota Surabaya DipolisikanTambang Mas Liar Menjamur Lagi Di BengkayangKejati Kalteng Diminta Usut Dugaan Korupsi Proyek Penggantian Jembatan di KapuasSoal Hibah Gubernur 7 M Untung Bisa Dijerat TPPUKetua Kelompok Budi Karya Leniyanti Diduga Palsukan Data AnggotaBuntut Dugaan Penyelewengan Anggaran Pada Humas Mojokerto, Semakin Terkuak Dengan Adanya Jumpa Pers
Laporan KhususDesa Klambir Lima Kebon Adakan Pemilihan BPDHamparan Perak, Jaya Pos Desa Klambir Lima Kebun Kecamatan Hamparan Perak Deli Serdang mengadakan pemilihan ...


BumNag Sumpur Kudus Maju Dengan Segudang PrestasiDPRD Sampaikan Laporan Pansus Atas LKPJ Bupati Muba TA 2019Membangun Masa Depan Kabupaten Bogor Dengan PancakarsaFachrori Launching Calendar of Event Upaya Promosikan Wisata JambiDPRD Muba Serahkan Rekomendasi Terhadap LKPJ Bupati TA 2019Menpan RB Tjahjo Kumolo: MPP Pekanbaru Terbaik di IndonesiaSahirah Dzakyyah Memilih Ponpes Darul Ulum Untuk Pendidikannya