Kamis, 19 September 2019 - 05:53:41 WIB
Proses Rekrutmen Mentor 'Sepeda Keren' di Trenggalek Disoal ARPTKategori: Jawa Timur - Dibaca: 139 kali

Baca Juga:PBB P2 di Bogor Dapat Dilakukan Secara OnlineKelompok Mulyasari Mukti Selamatkan Sapi Betina BuntingPemkab Indramayu Bangun MCK Plus di Desa BodasMencoba Kabur Saat Diringkus, Gembong Curanmor Terkapar Didor

Ditemukan kejanggalan dalam pola rekrutmen sehingga memicu proses seleksi untuk diulang kembali.

Trenggalek, Jaya Pos

Dinilai tidak ‘fair’ dalam proses rekrutmen calon mentor (pembimbing_red) program ‘Sepeda Keren’ atau akronim dari sekolah perempuan, disabilitas, anak dan kelompok rentan yang digelar oleh Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kabupaten Trenggalek, Aliansi Rakyat Peduli Trenggalek (ARPT) inginkan ada­nya evaluasi.

Buntutnya, puluhan orang yang mengatasnamakan perwakilan dari ARPT datangi kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Trenggalek pada Rabu (11/9). Mereka ingin menyampaikan aspirasinya terkait adanya dugaan aroma permainan dalam proses se­leksi dimaksud.

“Seperti yang telah diketahui bersama, jika Dinsos P3A Kabupaten Trenggalek mengadakan seleksi calon Mentor Sepeda Keren tahun 2019. Berdasarkan surat edaran yang dikeluarkan oleh Dinas Sosial P3A Kabupaten Trenggalek yang menyebutkan bahwa hanya dilakukan tes wawancara tanggal (09/09/2019) kemarin,” jelasnya.

Namun, lanjut Firin, tanpa ada tahapan lanjutan tiba-tiba Kepala Dinsos P3A telah menerbitkan surat keputusan hasil seleksi administrasi No 463/3352/406014/2019 yang menyebutkan bahwa calon peserta tidak dilakukan seleksi administrasi dan hanya me­lalui seleksi wawancara saja.

“Jadi, kami melihatnya itu sebagai bentuk ketidak profesionalan dari panitia seleksi. Apa ada aturan proses rekrutmen hanya wawancara? Ada aroma yang tidak fair disana,” imbuhnya.

Dikatakannya, perlu di­ketahui bersama jika Forum Partisipasi Publik untuk Kesejahteraan Perempuan dan Anak (Puspa) dulu telah menginisiasi adanya program Sepeda Keren sebagai suatu bagian dari usaha sadar yang dilakukan secara terencana, terstruktur dan sistematis dalam mewujudkan keberdayaan dan kemandirian melalui pendekatan partisipatif. Sehingga kedepan diharapkan akan mampu mengakses, berpartisipasi penuh dan aktif menerima dan mengelola manfaat serta dapat mengisi posisi kontrol dalam pemba­ngunan utamanya di Kabupaten Trenggalek.

“Namun dalam prakteknya, ketika ada proses rekrutmen calon mentor kok seperti ini. Salah satu yang patut dipertanyakan adalah seleksi terjadwal akan dilakukan tanggal 9 September 2019 namun tanggal 5 September 2019 sudah terbit surat edaran peserta yang lolos. Memangnya hasil itu didapatkan dari mana,” tanya Firin.

Terpisah, Kepala Dinsos P3A Kabupaten Trenggalek, Ratna Sulistyowati menegaskan jika pihaknya telah berusaha se-transparan mungkin dalam menggelar agenda ini. Pendaftaran ditutup tanggal 4 September 2019 dengan 210 pelamar, akan tetapi dari sekian pendaftar ada yang tidak melampirkan daftar riwayat hidup. Melihat kondisi tersebut, panita diperintahkan untuk menutup proses rekrutmen.

“Saya mau semuanya transparan, ada 30 calon terpilih tapi kan tidak semuanya diterima. Hanya direkrut 18 saja, dan harus menjalani proses wawancara yang dimulai tanggal 16 September 2019 mendatang,” tandasnya.

Sementara, salah satu anggota DPRD Kabupaten Trenggalek yang menerima perwakilan dari ARPT, Mugianto mengatakan bahwa program Sepeda Keren adalah salah satu inovasi yang diusung oleh Dinas Sosial P3A.

“Setahu saya, program tersebut leading sektornya ada di Dinas Sosial P3A, dan merupakan sekolah informal yang akan digelar di masing – masing desa di Kabupaten Trenggalek,” ungkapnya.

Diharapkan Politisi Partai Demokrat itu, terkait rekrutmen Mentor Sepeda Keren ini seyogyanya benar – benar bisa membantu Dinas Sosial dan P3A untuk memberdayakan kaum perempuan, anak dan penyandang disabilitas di tingkat desa.(Her)

 


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerWalikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (67471)Proyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (60973)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (52732)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (18486)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (16302)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (15565)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (15277)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (14969)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (14750)Diduga Mabuk, Tarian Gemulai Siswi SMAN 1 Mojosari Mojokerto Viral (10951)
Bedah JayaposTerkesan Kongkalikong, Baru Hitungan Bulan Dikerjakan Sudah AmburadulKualatungkal, Jaya Pos Kurangnya pengawasan pekerjaan jalan setapak beton oleh konsultan pengawas dan dinas ...


Penggunaan ADD/DD Tertutup, Pembangunan Semenisasi Desa Talang Danto Hitungan Hari Sudah RusakKepala Inspektorat Sumbar Pecat Oknum ASN, Diduga Tilep Dana Masjid Raya Rp 1.5 MKasus YP Galuh Kini di Polda, KPK Diminta MensupervisiProyek Peningkatan Jalan Utama BPTP Babel Diduga MenyimpangMurkayani S, Terdakwa Penipuan CPNS Dituntut 2 Tahun 6 Bulan PenjaraDiduga Gunakan Dana Desa FiktifDiduga Honor Pencegahan Karhutla Tahun 2019 di Ketapang Disunat
Laporan KhususPemkab Asahan Laporkan LKPD 2019 Ke BPK Provinsi SumutKisaran, Jaya Pos Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan me­nyerah­kan Laporan Keuangan ...


Syafril Miliki 9 Anak Sarjana Salah Satunya Wabup SijunjungKajati Jabar Hadiri Pencanangan WBK/ WBBM di Kejari Kabupaten BandungEmpat Tahun Pimpin Tanah Datar, Duet Irdinansyah Tarmizi dan Zuldafri Darma Bertabur PrestasiMTQ OKI Ke 29, Syiar Al QurKPP Pratama Bukittinggi Bersinergi dengan Pemko PadangpanjangDesa Sukamulya Maju Dan Berkembang Pesat Berkat Kepemimpinan H. NawawiOrmas LACAK Mengajak Masyarakat Mengawal Terus Anggaran Negara Dalam Pemberantasan Korupsi