Jumat, 20 September 2019 - 06:52:44 WIB
Pemdes Sukaramai Jalin Kerjasama Dengan Praktisi Pelatihan Pemberdayaan Masyarakat Tentang PerikaKategori: Laporan Khusus - Dibaca: 1446 kali

Baca Juga:Karaoke Tanpa Izin Diduga Marak di Kediri, Polsek Ngadiluwih Tak Berdaya MenertibkannyaPBB P2 di Bogor Dapat Dilakukan Secara OnlineKelompok Mulyasari Mukti Selamatkan Sapi Betina BuntingPemkab Indramayu Bangun MCK Plus di Desa Bodas

Kampar, Jaya Pos

Pemerintahan Desa (Pemdes) Sukaramai menjalin kerjasama dengan pegiat/praktisi pelatihan masyarakat tentang perikanan dan pembudidayaan dengan sistem “flok” pada Senin, (9/9), di kantor Kepala Desa Sukaramai Kecamatan Tapung Hulu Kabupaten Kampar.

Acara diikuti puluhan orang, terdiri dari Kepala Desa Sukaramai Arusman dan empat kepala dusun (kadus) antara lain Kadus 01 Adam Kholid, Kadus 02 Syafriwen beserta staf kantor desa maupun masyarakat umum lainnya.

Pelatihan dimulai pukul 09.00 sampai dengan pukul 17.30 wib dengan pemateri, pegiat/praktisi perikanan dari Palembang-Sumsel Budi Gunawan dan kawan-kawan.

Kehadiran mereka diprakarsai oleh salah seorang warga setempat bermarga Hasibuan yang sudah menjadi ‘member’ kelompok ini sejak beberapa waktu sebelumnya. Usai penyampaian materi cara beternak ikan yang benar dan baik dilanjutkan dengan praktik lapangan.

Animo masyarakat sangat tinggi mengikuti pelatihan, karena selama ini mereka dalam memelihara ikan tanpa dibekali pengetahuan secara teknis ataupun pemahaman yang memadai tentang perikanan, sehingga tidak mencapai hasil yang maksimal sesuai harapan.

Di lapangan, para peserta diberi pemahaman cara memilih benih ikan yang benar dan baik, juga dimotivasi agar tidak ada keraguan dalam melakoni usaha perikanan ini.

Luas atau sempitnya sebuah kolam ikan bukanlah menjadi “kata kunci” untuk sukses, tetapi bibit yang baik, pengairan yang teratur serta pakan ikan yang diberi harus sesuai dengan peruntukan.

Kolam juga harus dirawat agar tidak banyak sisa-sisa pakan ikan mengendap di dasar kolam, dimana hal ini bisa menimbulkan penyakit bagi ikan-ikan di dalamnya, karena sisa pakan tersebut sudah mengandung racun ataupun bakteri. Dengan sistem bio flok, sisa pakan ikan dalam kolam dapat diolah atau direproduksi kembali.

Untuk praktik nyata di lapangan, saat ini sudah terbangun sepuluh kolam mini berbentuk bulat (cylinder) dengan diameter satu kali satu setengah meter.

Dinding kolam dilapisi dengan terpal plastik menjaga perembesan air kolam, juga mempermudah saat melakukan pembersihan.
Budi Gunawan kepada Jaya Pos menerangkan bahwa setiap kolam tersebut dapat/layak menampung dan di isi de­ngan 3.000 sampai 5.000 ekor bibit ikan.

“Dengan kolam mini seperti ini, kalau dijaga dan dirawat serta mendapat perhatian yang cukup, pasti memberi hasil yang memuaskan,” katanya kepada Jaya Pos, (10/9).

Selanjutnya Budi mengatakan, pelatihan yang sudah didapat oleh para peserta agar disebarluaskan kepada warga lainnya. “Dengan mengelola secara baik dan benar, kolam-kolam kecil pun dapat memberi keuntungan yang besar bagi warga masyarakat,” katanya.Tujuan yang ingin dicapai melalui pelatihan ini adalah meningkatkan ekonomi masyarakat secara luas dan merata.(Roy)


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (59935)Walikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (54221)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (51781)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (15275)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (14547)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (14358)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (14068)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (13626)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (13527)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (9574)
Bedah JayaposPAD Dishub Bukittinggi Diduga Terjadi Kebocoran, Oknum ASN Tidak Beretika Perlu PembinaanBukittinggi, Jaya Pos Tingkat kebocoran sektor Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari retribusi perparkiran di ...


Kasektor Citata Kramat Jati Diduga Lindungi Bangunan BermasalahProyek Jalan PUPR Lahat AmburadulPT DWK Diduga Produksi CPO Dioplos MikoTiang Oktagonal Segi 8 Bengkok, Dishub Surabaya Lakukan PembiaranKegiatan Pamsimas di Kabupaten Sidoarjo Diduga Mark UpPembangunan Gerai Pusat Oleh-Oleh Diduga Gunakan Bangunan LamaPendataan Dinas Sosial Bukittinggi Diduga Pilih Kasih Pada Warga Miskin
Laporan KhususPemkab Gumas Raih Penghargaan Dari Menkumham RIKuala Kurun, Jaya Pos Pemerintah Kabupaten Gunung Mas (Gumas) Kalimantan Tengah (Kalteng) melalui Bagian ...


Menjelang Hari Jadi Kabupaten Indramayu Lantik WabupWalikota Padang Panjang Kembali Terima Penghargaan Pembina ProklimPemkab Bantaeng Raih Penghargaan STBM Award Tingkat NasionalJumaga Nadeak Kembali Dilantik Pimpin DPRD KepriPimpinan Tiga Daerah ke Bantaeng Ikuti Monev Bersama KPKHari Kesaktian Pancasila Pemkot Manado Gelar Upacara Bendera45 Anggota DPRD Labuhanbatu Periode 2019 - 2014 Dilantik