Jumat, 20 September 2019 - 06:52:44 WIB
Pemdes Sukaramai Jalin Kerjasama Dengan Praktisi Pelatihan Pemberdayaan Masyarakat Tentang PerikaKategori: Laporan Khusus - Dibaca: 1508 kali

Baca Juga:Karaoke Tanpa Izin Diduga Marak di Kediri, Polsek Ngadiluwih Tak Berdaya MenertibkannyaPBB P2 di Bogor Dapat Dilakukan Secara OnlineKelompok Mulyasari Mukti Selamatkan Sapi Betina BuntingPemkab Indramayu Bangun MCK Plus di Desa Bodas

Kampar, Jaya Pos

Pemerintahan Desa (Pemdes) Sukaramai menjalin kerjasama dengan pegiat/praktisi pelatihan masyarakat tentang perikanan dan pembudidayaan dengan sistem “flok” pada Senin, (9/9), di kantor Kepala Desa Sukaramai Kecamatan Tapung Hulu Kabupaten Kampar.

Acara diikuti puluhan orang, terdiri dari Kepala Desa Sukaramai Arusman dan empat kepala dusun (kadus) antara lain Kadus 01 Adam Kholid, Kadus 02 Syafriwen beserta staf kantor desa maupun masyarakat umum lainnya.

Pelatihan dimulai pukul 09.00 sampai dengan pukul 17.30 wib dengan pemateri, pegiat/praktisi perikanan dari Palembang-Sumsel Budi Gunawan dan kawan-kawan.

Kehadiran mereka diprakarsai oleh salah seorang warga setempat bermarga Hasibuan yang sudah menjadi ‘member’ kelompok ini sejak beberapa waktu sebelumnya. Usai penyampaian materi cara beternak ikan yang benar dan baik dilanjutkan dengan praktik lapangan.

Animo masyarakat sangat tinggi mengikuti pelatihan, karena selama ini mereka dalam memelihara ikan tanpa dibekali pengetahuan secara teknis ataupun pemahaman yang memadai tentang perikanan, sehingga tidak mencapai hasil yang maksimal sesuai harapan.

Di lapangan, para peserta diberi pemahaman cara memilih benih ikan yang benar dan baik, juga dimotivasi agar tidak ada keraguan dalam melakoni usaha perikanan ini.

Luas atau sempitnya sebuah kolam ikan bukanlah menjadi “kata kunci” untuk sukses, tetapi bibit yang baik, pengairan yang teratur serta pakan ikan yang diberi harus sesuai dengan peruntukan.

Kolam juga harus dirawat agar tidak banyak sisa-sisa pakan ikan mengendap di dasar kolam, dimana hal ini bisa menimbulkan penyakit bagi ikan-ikan di dalamnya, karena sisa pakan tersebut sudah mengandung racun ataupun bakteri. Dengan sistem bio flok, sisa pakan ikan dalam kolam dapat diolah atau direproduksi kembali.

Untuk praktik nyata di lapangan, saat ini sudah terbangun sepuluh kolam mini berbentuk bulat (cylinder) dengan diameter satu kali satu setengah meter.

Dinding kolam dilapisi dengan terpal plastik menjaga perembesan air kolam, juga mempermudah saat melakukan pembersihan.
Budi Gunawan kepada Jaya Pos menerangkan bahwa setiap kolam tersebut dapat/layak menampung dan di isi de­ngan 3.000 sampai 5.000 ekor bibit ikan.

“Dengan kolam mini seperti ini, kalau dijaga dan dirawat serta mendapat perhatian yang cukup, pasti memberi hasil yang memuaskan,” katanya kepada Jaya Pos, (10/9).

Selanjutnya Budi mengatakan, pelatihan yang sudah didapat oleh para peserta agar disebarluaskan kepada warga lainnya. “Dengan mengelola secara baik dan benar, kolam-kolam kecil pun dapat memberi keuntungan yang besar bagi warga masyarakat,” katanya.Tujuan yang ingin dicapai melalui pelatihan ini adalah meningkatkan ekonomi masyarakat secara luas dan merata.(Roy)


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerWalikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (67468)Proyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (60973)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (52732)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (18486)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (16302)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (15565)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (15277)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (14969)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (14750)Diduga Mabuk, Tarian Gemulai Siswi SMAN 1 Mojosari Mojokerto Viral (10951)
Bedah JayaposTerkesan Kongkalikong, Baru Hitungan Bulan Dikerjakan Sudah AmburadulKualatungkal, Jaya Pos Kurangnya pengawasan pekerjaan jalan setapak beton oleh konsultan pengawas dan dinas ...


Penggunaan ADD/DD Tertutup, Pembangunan Semenisasi Desa Talang Danto Hitungan Hari Sudah RusakKepala Inspektorat Sumbar Pecat Oknum ASN, Diduga Tilep Dana Masjid Raya Rp 1.5 MKasus YP Galuh Kini di Polda, KPK Diminta MensupervisiProyek Peningkatan Jalan Utama BPTP Babel Diduga MenyimpangMurkayani S, Terdakwa Penipuan CPNS Dituntut 2 Tahun 6 Bulan PenjaraDiduga Gunakan Dana Desa FiktifDiduga Honor Pencegahan Karhutla Tahun 2019 di Ketapang Disunat
Laporan KhususPemkab Asahan Laporkan LKPD 2019 Ke BPK Provinsi SumutKisaran, Jaya Pos Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan me­nyerah­kan Laporan Keuangan ...


Syafril Miliki 9 Anak Sarjana Salah Satunya Wabup SijunjungKajati Jabar Hadiri Pencanangan WBK/ WBBM di Kejari Kabupaten BandungEmpat Tahun Pimpin Tanah Datar, Duet Irdinansyah Tarmizi dan Zuldafri Darma Bertabur PrestasiMTQ OKI Ke 29, Syiar Al QurKPP Pratama Bukittinggi Bersinergi dengan Pemko PadangpanjangDesa Sukamulya Maju Dan Berkembang Pesat Berkat Kepemimpinan H. NawawiOrmas LACAK Mengajak Masyarakat Mengawal Terus Anggaran Negara Dalam Pemberantasan Korupsi