Sabtu, 21 September 2019 - 06:58:38 WIB
Pembangunan Infrastruktur di Kabupaten Dharmasraya Disinyalir Ada KongkalikongKategori: Bedah Jaya Pos - Dibaca: 67 kali

Baca Juga:YBS Peringati HUT Nabi Khong Hu ChuKaraoke Tanpa Izin Diduga Marak di Kediri, Polsek Ngadiluwih Tak Berdaya MenertibkannyaPBB P2 di Bogor Dapat Dilakukan Secara OnlineKelompok Mulyasari Mukti Selamatkan Sapi Betina Bunting

Dharmasraya, Jaya Pos

Pembangunan yang sudah selesai maupun yang tengah berjalan di Kabupaten Dharmasraya Provinsi Sumatera Barat diduga banyak dikerjakan asal jadi dan juga gagal konstruksi, seakan setiap pengerjaan proyek yang dilaksanakan terindikasi adanya kongkalikong.

Dimulai dari pekerjaan proyek bendungan irigasi Batang Pangian yang menelan anggaran Rp 17 miliar sumber pembiayaan berasal dari DAK 2017. Peningkatan jaringan irigasi dan bendungan Pangian ini dilaksanakan di tahun 2017 dan dikerjakan oleh PT Belim­bing Sriwijaya dengan konsultan pengawas PT Kayyira Engineering Consultants dengan no kontrak 610.2/01.PU-PR/PKK-AIR/PJI-BP/DAK-VII-2017, hingga saat ini masih porak-poranda dan tidak kunjung selesai.

Peningkatan jalan Seluluk Pinang Makmur Kecamatan Sitiung sudah mulai retak dan longsor serta rengkah. Pengerjaan peningkatan jalan ini menghabiskan anggaran Rp 19 miliar bersumber dari DAK, tapi baru hitungan bulan pengerjaan tersebut di beberapa titik lokasi sudah mulai hancur. Proyek peningkatan jalan ini dikerjakan oleh PT Citra Muda Noer Bersaudara dengan no kontrak 620.01/01-PU/PEMB-JLN/DAK PPD/BM.DPUPR/III-2018.

Proyek Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan yakni pembangunan gedung dan workshop yang berlokasi di Jorong Bungo Tanjuang Gunung Medan, menelan biaya Rp 9 miliar lebih, anggaran tahun 2018 dan dikerjakan oleh PT Cahaya Batang Tarandam, juga dalam hitungan bulan sudah terlihat rengkah di bagian batas lantai piring dan dinding.

Darwin SH, Direktur LSM ACIA Sumbar membenarkan banyaknya proyek di Kabupaten Dharmasraya, baik fisik maupun pengadaan ada indikasi permainan dengan instansi terkait. “Saya juga sudah banyak melaporkan proyek yang bermasalah di Kabupaten Dharmasraya ini ke Kajari Pulau Punjung dan juga Kajati Sumbar secara tertulis, ternyata sampai saat sekarang pihak terkait terkesan bungkam tidak ada tindak lanjutnya,” sebut Darwin kesal.

Ditemui di ruangannya, plt sekaligus Sekretaris Inspektorat Kabupaten Dharmasraya Kandam SSos guna diminta keterangan mengenai banyaknya proyek bermasalah di Kabupaten Dharmasraya, dirinya pun angkat bicara. “Kami tidak ada tenaga ahli untuk melakukan monitoring ke tempat proyek bermasalah tersebut,” katanya singkat.

Selain itu, Kandam mengatakan bahwa proyek yang besar itu di bawah pengawasan BPK Sumatera Barat. “Tapi kalau ada proyek dari dana desa yang bermasalah, silahkan laporkan ke saya dan akan saya tindak. Mohon rekan-rekan wartawan untuk memberikan informasinya sama saya kalau ada temuan di lapangan terkait dana desa yang tidak tepat sasaran,” pungkas Kandam.(Dms/Ap)


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (59935)Walikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (54221)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (51781)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (15275)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (14547)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (14358)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (14068)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (13626)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (13527)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (9574)
Bedah JayaposPAD Dishub Bukittinggi Diduga Terjadi Kebocoran, Oknum ASN Tidak Beretika Perlu PembinaanBukittinggi, Jaya Pos Tingkat kebocoran sektor Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari retribusi perparkiran di ...


Kasektor Citata Kramat Jati Diduga Lindungi Bangunan BermasalahProyek Jalan PUPR Lahat AmburadulPT DWK Diduga Produksi CPO Dioplos MikoTiang Oktagonal Segi 8 Bengkok, Dishub Surabaya Lakukan PembiaranKegiatan Pamsimas di Kabupaten Sidoarjo Diduga Mark UpPembangunan Gerai Pusat Oleh-Oleh Diduga Gunakan Bangunan LamaPendataan Dinas Sosial Bukittinggi Diduga Pilih Kasih Pada Warga Miskin
Laporan KhususPemkab Gumas Raih Penghargaan Dari Menkumham RIKuala Kurun, Jaya Pos Pemerintah Kabupaten Gunung Mas (Gumas) Kalimantan Tengah (Kalteng) melalui Bagian ...


Menjelang Hari Jadi Kabupaten Indramayu Lantik WabupWalikota Padang Panjang Kembali Terima Penghargaan Pembina ProklimPemkab Bantaeng Raih Penghargaan STBM Award Tingkat NasionalJumaga Nadeak Kembali Dilantik Pimpin DPRD KepriPimpinan Tiga Daerah ke Bantaeng Ikuti Monev Bersama KPKHari Kesaktian Pancasila Pemkot Manado Gelar Upacara Bendera45 Anggota DPRD Labuhanbatu Periode 2019 - 2014 Dilantik