Sabtu, 21 September 2019 - 07:20:26 WIB
Masyarakat Riau Berterimakasih Jokowi Pantau KarhutlaKategori: Riau - Dibaca: 75 kali

Baca Juga:YBS Peringati HUT Nabi Khong Hu ChuKaraoke Tanpa Izin Diduga Marak di Kediri, Polsek Ngadiluwih Tak Berdaya MenertibkannyaPBB P2 di Bogor Dapat Dilakukan Secara OnlineKelompok Mulyasari Mukti Selamatkan Sapi Betina Bunting

Presiden Jokowi menyatakan status kebakaran hutan di Provinsi Riau dalam status siaga darurat. Jokowi juga menyinggung para aparat di daerah yang belum optimal menangani jika terjadi karhutla. 

Pekanbaru, Jaya Pos

Terbakarnya lahan gambut dan hutan di Provinsi Riau dalam jumlah yang sangat besar telah mengakibatkan polusi asap dan menyebar ke seluruh wilayah di Riau. Hal ini sangat mengganggu aktifitas masyarakat bahkan menyebabkan warga meng­alami sesak nafas hingga terkena ISPA.

Akibat kejadian ini, pemerintah setempat bahkan sudah menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk mengurangi aktifitas di luar rumah ataupun memakai masker (penutup hidung) jika berada di luar ruangan demi meminimalisasi terhirupnya polusi asap.

Kabut asap juga mengakibatkan jarak pandang di Pekanbaru semakin berkurang sehingga kendaraan roda dua dan empat harus menyalakan lampu besar demi keselamatan pengendara.

Terkait kedatangan Presiden RI Joko Widodo ke Provinsi Riau, sejumlah kegiatan diagendakan, diantaranya meninjau salah satu pesawat yang diberangkatkan milik TNI AU yaitu Pesawat Hercules C130 - A1328 dari Skadron Udara 31 Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta menuju Pangkalan TNI AU Roesmin Nurjadin, Kota Pekanbaru.

Selanjutnya Presiden Jokowi bertemu dengan Gubernur Provinsi Riau dan melakukan rapat terbatas guna mendengarkan presentasi dari Gubernur Riau terkait bagaimana mengkondisi kabut asap di Riau akibat kebakaran lahan dan hutan. Selanjutnya meninjau sejumlah lokasi kebakaran dengan menggunakan helikopter guna meninjau titik panas dan bagaimana penanganannya.

Personil TNI AU bekerjasama dengan BPPT telah melakukan operasi teknologi modifikasi cuaca untuk membuat hujan buatan dengan menaburkan garam (NaCl) yang dicampurkan dengan karbosil melalui udara dengan harapan hujan bisa segera turun.

Presiden langsung menggelar rapat terbatas (ratas) mengenai karhutla di Hotel Novotel. Presiden Jokowi menekankan pentingnya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Bahkan Jokowi menyinggung para aparat di daerah yang belum optimal menangani jika terjadi karhutla.
Dalam ratas yang digelar di Pekanbaru, pada Senin (16/9), Presiden Jokowi menyatakan status kebakaran hutan di Provinsi Riau dalam status siaga darurat.

Presiden Jokowi kembali mengingatkan bahwa pada rapat 15 Juli 2019 yang digelar di Istana bahwa pencegahan dalam penanggulangan karhutla itu adalah mutlak/harus dilakukan.

Jokowi mengatakan, jika untuk lahan gambut, walau berapa juta liter air pun akan sulit untuk memadamkan api. Segala upaya sudah dilakukan yaitu dengan melakukan hujan buatan dan akan dilakukan dalam jumlah yang lebih besar lagi. Namun harus ada dukungan dari pemerintah daerah sebab ini adalah pekerjaan besar dan harus dilakukan pencegahan. Jangan sampai ada satu pun titik api yang muncul dan dibiarkan sehingga tidak sampai merembet ke lokasi yang lain.

“Luas lahan yang terbakar sudah mencapai puluhan ribu hektar. Jangan sampai situasi ini mengganggu aktivitas penerbangan yang pastinya akan berimbas pada pertumbuhan dan aktifitas ekonomi yang ada di Provinsi Riau. Diminta juga agar aparat hukum dapat bertindak lebih tegas, baik kepada perusahaan maupun perorangan,” sebutnya.

Presiden Jokowi selanjutnya meninjau langsung wilayah yang terbakar yang ada di Desa Merbau Kecamatan Bunut, Kabupaten Pelalawan Riau, Selasa (17/9) dan akhirnya kembali lagi ke Pekanbaru.

Setelah itu, dengan didampingi sejumlah Menteri, Kapolri dan Panglima TNI, Presiden kembali menuju lapangan pendaratan helikopter. Para awak media yang sudah menunggu meminta Jokowi untuk memberikan keterangan menyangkut usaha-usaha apa saja yang sudah dilakukan.

Dengan tersenyum Jokowi mengatakan bahwa segala daya upaya sudah lakukan, baik melalui udara dan di darat. ”Tambahan pasukan sudah saya perintahkan dan mereka sudah mengirimkan sebanyak 5,600 personil. Selanjutnya doa juga sudah kita lakukan tadi malam dan pagi ini,” jelasnya.

“Tapi memang paling benar adalah melakukan pencegahan sebelum kejadian, sehingga titik api bisa segera dipadamkan, sebab kita berhadapan dengan lahan gambut yang luas. Saya mengajak masyarakat untuk tidak membakar lahan gambut dan hutan. Upaya hukum juga sudah dilakukan baik secara perorangan maupun corporate,” katanya.

Masyarakat Riau Berterimakasih

Didampingi sejumlah Menteri, saat kembali menuju lapangan pendaratan helicopter, tepatnya di Simpang Jalan Desa Sungai Ara, mobil iring-iringan Presiden Jokowi berhenti dikarenakan ada ratusan masyarakat yang memanggil-manggil nama Jokowi.

Presiden akhirnya menyalami warga dari mobil Land Cruiser yang membawanya. Dengan sigap Paspampres, personil TNI dan Polri terus berjaga untuk keamanan Presiden Jokowi.

Masyarakat nampaknya tidak akan melewatkan momen ini, warga ingin berterimakasih kepada Jokowi atas kunjungannya ke Riau. Warga berebut hendak berphoto dan bersalaman dengan Bapak Presiden hingga memenuhi jalan yang dilewati kendaraan Jokowi.

Diantara kerumunan orang banyak yang ingin melihat dari dekat dan ingin menyalami Presiden, terdapat seorang warga Pekanbaru yang ingin sekali berterimakasih dan bersalaman langsung dengan Presiden. Namun orang-orang yang berkerumunan itu terlalu banyak dan niatnya untuk bersalaman langsung, tidak terlaksana.

Meskipun demikian ia tetap ingin berterimakasih. Ia pun mengungkapkannya melalui sosial media. Ia menuliskan rasa terimakasihnya di secarik kertas dengan bertuliskan “Terimakasih Pak Jokowi, Alhamdulillah asap di Riau sudah mulai berkurang. Anda memang Presiden luar biasa. Hati anda sungguh mulia, walaupun anda kalah di Riau, anda mau membantu demi kemanusiaan #SaveRiau,” tulisnya di kertas putih itu.

Pada Instagram @Indonesiavoice dituliskan “Terimakasih Pak @Jokowi atas kunjungannya ke Riau. Alhamdulillah, asap di Riau sudah mulai berkurang, semoga kebaikan Bapak dibalas oleh Allah SWT. Anda memang Presiden luar biasa, disaat yang lain nyinyir dan tidak perduli, anda mau datang mengunjungi kami warga Riau untuk membantu kami yang terkena musibah bencana asap dengan aksi nyata.”

Terimakasih Presidenku, Presiden NKRI, Presiden yang berhati mulia. Salam dari saya warga Riau, warga Bangsa Indonesia yang tidak bisa bersalaman langsung ke Bapak @Jokowi untuk mengucapkan banyak terimakasih karena saya tahu Bapak sibuk berkoordinasi dan meluangkan waktu untuk mengatasi asap Riau. Sekali lagi saya ucapkan beribu terimakasih”.

Sampai hari ini, ucapan terimakasih ini sudah mendapatkan sebanyak 5.118 Like dan 211 Komentar.(AH)

 


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (59935)Walikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (54221)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (51781)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (15275)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (14547)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (14358)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (14068)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (13626)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (13527)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (9574)
Bedah JayaposPAD Dishub Bukittinggi Diduga Terjadi Kebocoran, Oknum ASN Tidak Beretika Perlu PembinaanBukittinggi, Jaya Pos Tingkat kebocoran sektor Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari retribusi perparkiran di ...


Kasektor Citata Kramat Jati Diduga Lindungi Bangunan BermasalahProyek Jalan PUPR Lahat AmburadulPT DWK Diduga Produksi CPO Dioplos MikoTiang Oktagonal Segi 8 Bengkok, Dishub Surabaya Lakukan PembiaranKegiatan Pamsimas di Kabupaten Sidoarjo Diduga Mark UpPembangunan Gerai Pusat Oleh-Oleh Diduga Gunakan Bangunan LamaPendataan Dinas Sosial Bukittinggi Diduga Pilih Kasih Pada Warga Miskin
Laporan KhususPemkab Gumas Raih Penghargaan Dari Menkumham RIKuala Kurun, Jaya Pos Pemerintah Kabupaten Gunung Mas (Gumas) Kalimantan Tengah (Kalteng) melalui Bagian ...


Menjelang Hari Jadi Kabupaten Indramayu Lantik WabupWalikota Padang Panjang Kembali Terima Penghargaan Pembina ProklimPemkab Bantaeng Raih Penghargaan STBM Award Tingkat NasionalJumaga Nadeak Kembali Dilantik Pimpin DPRD KepriPimpinan Tiga Daerah ke Bantaeng Ikuti Monev Bersama KPKHari Kesaktian Pancasila Pemkot Manado Gelar Upacara Bendera45 Anggota DPRD Labuhanbatu Periode 2019 - 2014 Dilantik