Minggu, 29 September 2019 - 07:50:57 WIB
Kejari Kapuas Diminta Transparan, Tak Tebang PilihKategori: Kalimantan Tengah - Dibaca: 54 kali

Baca Juga:Keluarga Terdakwa Diduga Main Mata Dangan Penegak Hukum, Tak Ada Uang Korban pun TertindasWarga Desa Jaya Sari Pertanyakan Kualitas Jalan PNPMMall Ramayana Garut Langgar Jam kerja, Dinsosnakertrans Terkesan Main MataJuara LSS Tingkat Nasional SDN Suryakencana CBM Tasyakuran

Kuala Kapuas, Jaya Pos

Kejaksaan Negeri (Kejari) Kapuas Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) diminta profesional, transparan dan tidak tebang pilih dalam menindak kasus dugaan korupsi di daerah itu.

Permintaan itu disampaikan Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Kebangkitan Indonesia Baru (KIB) Relawan Jokowi Kabupaten Kapuas Suriyadi saat temui Jaya Pos, baru-baru ini.

Contohnya, menurut Suriyadi, dalam menangani kasus dugaan korupsi proyek Rumah Potong Unggas (RPU) dan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) serta Dana Hibah PWI Kapuas, Ia menilai pihak Kejari Kapuas tidak transparan, karena hingga saat kini kasus tersebut tidak jelas, sejauhmana penganannya. Padahal dalam menangani kasus tersebut, menurutnya pihak Kejari sudah meminta keterangan sejumlah saksi. Bahkan terhadap kasus dugaan korupsi proyek IPAL dan RPU senilai Rp 3,4 miliar, sudah melakukan penyelidikan sejak Juli 2018.

Kemudian, Suriyadi menambahkan dalam menangani kasus dugaan korupsi Plt Camat Kapuas Murung, pihak Kejari terkesan tabang pilih. Karena dugaan korupsi yang dilakukan oleh Kepala Desa (Kades) Bina Sejahtera (Dadahup A7), Kecamatan Murung, Purwanti terkait pengelolaan Dana Desa (DD) tahap II anggaran tahun 2017, senilai Rp 146 juta, tidak diusut.

Padahal bangunan Pondok Bersalin Desa (Polindes) yang dibangun Tri Purwanti menggunakan dana tersebut senilai Rp 126 juta dan Menara Pantau Api senilai Rp 20 diduga tidak sesuai Rencana Anggaran Biaya (RAB), dan harga bahannya berpotensi dimark up, sehingga diduga kuat merugikan keuangan negara.

Karena berdasarkan pantauan pihaknya, bangunan polindes dan menara pantau api tersebut hanya dibangun menggunakan bahan kayu non kelas yang biasa disebut kayu “warik”. Dan dinding kalsiboard menggunakan tongkat kayu ulin yang panjangnya hanya 1,30 cm serta dikerjakan asal jadi.

Hal itu menurut Suriyadi terlihat dari kacapuri yang hanya diletakkan begitu saja di permukaan tanah dan tongkat bangunan yang masuk ke tanah hanya kedalaman sekitar 20 cm. Bahkan Suriyadi memprediksi bangunan polindes tersebut, bertahan usianya paling lama 3 tahun.(Mandau)


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (59935)Walikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (54223)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (51781)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (15276)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (14547)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (14358)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (14068)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (13626)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (13529)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (9574)
Bedah JayaposPAD Dishub Bukittinggi Diduga Terjadi Kebocoran, Oknum ASN Tidak Beretika Perlu PembinaanBukittinggi, Jaya Pos Tingkat kebocoran sektor Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari retribusi perparkiran di ...


Kasektor Citata Kramat Jati Diduga Lindungi Bangunan BermasalahProyek Jalan PUPR Lahat AmburadulPT DWK Diduga Produksi CPO Dioplos MikoTiang Oktagonal Segi 8 Bengkok, Dishub Surabaya Lakukan PembiaranKegiatan Pamsimas di Kabupaten Sidoarjo Diduga Mark UpPembangunan Gerai Pusat Oleh-Oleh Diduga Gunakan Bangunan LamaPendataan Dinas Sosial Bukittinggi Diduga Pilih Kasih Pada Warga Miskin
Laporan KhususPemkab Gumas Raih Penghargaan Dari Menkumham RIKuala Kurun, Jaya Pos Pemerintah Kabupaten Gunung Mas (Gumas) Kalimantan Tengah (Kalteng) melalui Bagian ...


Menjelang Hari Jadi Kabupaten Indramayu Lantik WabupWalikota Padang Panjang Kembali Terima Penghargaan Pembina ProklimPemkab Bantaeng Raih Penghargaan STBM Award Tingkat NasionalJumaga Nadeak Kembali Dilantik Pimpin DPRD KepriPimpinan Tiga Daerah ke Bantaeng Ikuti Monev Bersama KPKHari Kesaktian Pancasila Pemkot Manado Gelar Upacara Bendera45 Anggota DPRD Labuhanbatu Periode 2019 - 2014 Dilantik