Kamis, 25 Oktober 2012 - 07:21:22 WIB
Anggota DPRD dan Tenaga Honorer Parigi Gelar Konsultasi ke BKNKategori: Sulawesi Selatan - Dibaca: 334 kali

Baca Juga:Program Prona di Pandeglang Diduga Dijadikan Ajang BisnisNginap di Wisma Bonthain, Wakil DPRD Bantaeng Angkat Jempol Pada Bupati Keluarga Terdakwa Diduga Main Mata Dangan Penegak Hukum, Tak Ada Uang Korban pun TertindasWarga Desa Jaya Sari Pertanyakan Kualitas Jalan PNPM

Parigi Moutong-Sulteng, Jaya Pos

Perwakilan tenaga honorer Pemda Parmout bersama dengan anggota legislatif Parigi, belum lama ini bertandang ke Jakarta dalam rangka melakukan konsultasi mengenai persoalan penyelesaian proses pengangkatan tenaga honorer tengah bermasalah di wilayah itu.

Keberangkatan 2 orang perwakilan tenaga honorer parigi yang didampinggi anfgota legislatif yakni Sugeng dari Partai Golkar dan Imam Muslihun dari Partai Demokrat selaku fasilitator dalam kesempatan konsultasi ke pusat digelar dengan melakukan awal pertemuan terkait persoalan tersebut di kantor Badan Kepegawain Negara (BKN), dimana tim diterima oleh Ambar pejabat BKN yang membidanggi Penerimaan Berkas Data Base para tenaga honorer seluruh Indonesia.

Dalam kesempatan konsultasi dengan BKN, kepada tim Ambar mengatakan, persoalan tenaga honorer yang belakangan menjadi persoalan nasional mengingat permaslahanya terjadi di seluruh Indonesia. Untuk wilayah Parigi yang saat ini tengah diupayakan, sekaitan dengan data base yang dipersoalkan sejumlah 481 dan 270, saat ini akan tetap diferivikasi secara keseluruhan oleh BPKP, dimana data 481 sebelumnya pada Mei 2012 telah diterima lebih dulu oleh BKN.

Usai menggelar pertemuan dengan BKN, tim kemudian melanjutkan pertemuan dengan anggota Komisi 2 DPR RI untuk menyerahkan berkas dari data tenaga honorer, secara kebetulan komisi 2 tengah melakukan pertemuan dengan Menpan dan BPPKP yang dipimpin langsung oleh Ketua Komisi 2 Hakam M Naja didampinggi oleh Agung Ginanjar, Taufik Effendi, dan Ganjar Pramono yang tengah melakukan jejak pendapat terkait persoalan data base dari tenaga honorer seluruh Indonesia, dimana berdasarkan pertemuan tersebut Data Base K1 seluruh Indonesia akan diselesaikan pada tahun 2012.     

Dalam pertemuan dengan komisi 2, tim akhirnya diterima oleh Murad U Nasir selaku keterwakilan legislator DPR RI perwakilan Sulteng, dimana Murad berjanji akan mengupayakan berkas data base, para tenaga honor dapat ditindak lanjuti apabila benar-benar sesuai dengan aturan yang berlaku, dimana hal itu telah menjadi tangung jawab dan tugasnya selaku anggota dewan perwakilan Sulteng.

Sementara Imam Muslihun, Ketua Tim Fasilitator dari DPRD Parmout, kepada Jaya Pos usai pertemuan mengatakan, selaku anggota legislatif mereka oleh pimpinan DPRD ditunjuk untuk menjadi fasilitator pendamping keberangkatan para tenaga honorer Parigi dalam menyelesaikan persoalan data base, yang selama ini persoalanya telah menjadi bola panas di lingkungan DPRD sekaitan dengan banyaknya aksi-aksi demo terkait sikap keberatan para tenaga honor yang merasa dirinya dirugikan akibat namanya tidak ikut terdata dalam KI.

Oleh karenanya, selaku anggota dewan, peran mereka sangat diperlukan dalam menfasilitasi keberangkatan perwakilan tenaga honorer yang secara langsung ingin mengetahui bagaimana nasib mereka.Risman


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerWalikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (66668)Proyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (60962)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (52723)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (18440)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (16291)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (15555)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (15270)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (14961)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (14722)Diduga Mabuk, Tarian Gemulai Siswi SMAN 1 Mojosari Mojokerto Viral (10937)
Bedah JayaposDiduga Gunakan Dana Desa FiktifMaros, Jaya Pos Wakil Ketua DPD Garda Nusantara Provinsi Sulawesi Selatan, Iswadhy Arifin mengatakan ada ...


Diduga Honor Pencegahan Karhutla Tahun 2019 di Ketapang DisunatKejati Babel Usut Dugaan Penyimpangan Pembelian Biji TimahProyek Jl Pelang-Batu Tajam Ketapang Rp 56,4 M Terindikasi Gagal MutuKejari Kabupaten Bandung Setor Uang Pengganti Perkara Tipikor ke Kas NegaraDiduga Lakukan Pungli, Kepala Desa Dan Panitia PTSL Dilaporkan Ke Kejari PandeglangDiduga Belum Kantongi IMB, Pembangunan Tower Pemancar Dari Ratelindo Berjalan MulusPetugas Tahanan Kejari Kabupaten Bandung Amankan Pembesuk Bawa Sabu
Laporan KhususDesa Sukamulya Maju Dan Berkembang Pesat Berkat Kepemimpinan H. NawawiTangerang, Jaya Pos Bergulir semangat reformasi dan demokrasi serta menyikapi segala permasalahan yang ada, ...


Ormas LACAK Mengajak Masyarakat Mengawal Terus Anggaran Negara Dalam Pemberantasan KorupsiKerajinan Ijuk Panumbangan Tembus Pasar Tanah AirKesakralan Gunung Pusuk Buhit Perlu DipertahankanDPRD Muba Tanggapi Audiensi Baznas MubaSiap Tanggap Bencana, Kodim 0711 Pemalang Menamam Rumput VertiverPemkab Gumas Gelar Forum Konsultasi Publik Penyempurnaan Rancangan RKPD 2021Kabid Humas Polda Sulsel Silaturrahmi Dengan Wartawan Maros