Jumat, 04 Oktober 2019 - 05:22:59 WIB
Pendataan Dinas Sosial Bukittinggi Diduga Pilih Kasih Pada Warga MiskinKategori: Bedah Jaya Pos - Dibaca: 163 kali

Baca Juga:Warga Jakarta Pusat Minta Dinas P2B Bersikap ProfesionalAnggota DPRD dan Tenaga Honorer Parigi Gelar Konsultasi ke BKNProgram Prona di Pandeglang Diduga Dijadikan Ajang BisnisNginap di Wisma Bonthain, Wakil DPRD Bantaeng Angkat Jempol Pada Bupati

Bukittinggi, Jaya Pos

Untuk menyelamatkan pendidikan dari angka kemiskinan, Pemerintah Kota Bukittinggi telah memberikan program Pendidikan Keluarga Harapan (PKH). Hal ini dapat dibuktikan dengan jumlah dan data yang direalisasikan tahun 2019. Bukittinggi menyerahkan untuk 1.539 KK dengan nilai bantuan Rp 989.800.000.

Hal tersebut disampaikan Walikota diwakili Ka. Dinas Sosial Dra. Elya Makmur, MM didampingi Kabid PPKH Indra Hartati, SKM M.Si.
Salah seorang warga Kelurahan Pakan Kurai, Kecamatan Guguk Panjang, yaitu Warnis (62) yang sehari-harinya menjalankan tugas sebagai pengumpul dana anak yatim dari salah satu panti asuhan mengeluhkan hal itu. Dengan jasa itu lah kehidupan seharinya dengan menerima potingan persen jika dana santunan anak yatim yang dijalankannya dengan meminta sumbangan barulah dia memperoleh upah.

“Jasa yang diperoleh dari hasil sumbangan tersebut jika terkumpul dana senilai Rp. 1 juta, saya memperoleh jasa Rp. 300 ribu. Itupun sudah termasuk biaya transport, makan,” urai­nya mengisahkan nasibnya sebagai pengumpul sumbangan untuk panti.

Dikatakan Elya, perjuangan dana yang jemput bola langsung ke Kementrian Sosial merupakan hasil dari pelaporan data base dari Dinas Sosial yang memperoleh rangking satu dimata Kementrian Sosial, bahkan Kota Bukittinggi memperoleh penghargaan Data Terpadu Dinas Sosial (DTDS) dalam hal ferifikasi dan fasilitasi bulan Juli kemarin.

“Dan perlu kita jelaskan, Dinas Sosial setelah mengup date data dan mengirimkan ke Pusat. Satu hal yang perlu diketahui masyarakat kita bahwa tidak semua data yang sudah dilaporkan Dinas Sosial tersebut diberikan bantuan karena bisa saja data terbalik. Umpamanya, menurut dari penilaian dan kriteria Dinas Sosial Bukittinggi si Ahmad, si Desi, si Badu diusulkan layak dan patut dapat bantuan, namun ketika data tersebut sudah sampai ke pusat bisa saja bukan mereka yang dapat, melainkan orang lain/ nama lain yang tidak tertulis dalam pengajuan Dinas Sosial Bukittingi,” jelasnya.

Sementara untuk jatah lanjut usia direalisasikan langsung melalui rekeningnya. Setiap lanjut usia memperoleh bantuan sebesar Rp 1.200.000 per 6 bulan. Bantuan PNT untuk 2.489 dengan total bantuan yang diserahkan Rp.3.813.480. Bahkan bisa saja satu keluar memperoleh bantuan Rp. 10 juta per tahunnya dengan sistem program dari Kementrian.

Dinas Sosial Bukittinggi juga membagi dana yang dikucurkan dari pusat dengan bermacam program, yang bertujuan mengurangi kemis­kinan di wilayah Kota Bukittinggi, seperti bantuan Koperadi Usaha Betsama (KUBE) dengan jumlah 50 anggota. Untuk satu KUBE terdiri dari 10 anggota dengan subsudi dalam bentuk stimulan ma­sing-masing kelompok me­nerima Rp. 20 juta. (Yet/Is)


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerWalikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (66673)Proyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (60962)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (52723)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (18440)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (16291)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (15555)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (15270)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (14961)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (14722)Diduga Mabuk, Tarian Gemulai Siswi SMAN 1 Mojosari Mojokerto Viral (10937)
Bedah JayaposDiduga Gunakan Dana Desa FiktifMaros, Jaya Pos Wakil Ketua DPD Garda Nusantara Provinsi Sulawesi Selatan, Iswadhy Arifin mengatakan ada ...


Diduga Honor Pencegahan Karhutla Tahun 2019 di Ketapang DisunatKejati Babel Usut Dugaan Penyimpangan Pembelian Biji TimahProyek Jl Pelang-Batu Tajam Ketapang Rp 56,4 M Terindikasi Gagal MutuKejari Kabupaten Bandung Setor Uang Pengganti Perkara Tipikor ke Kas NegaraDiduga Lakukan Pungli, Kepala Desa Dan Panitia PTSL Dilaporkan Ke Kejari PandeglangDiduga Belum Kantongi IMB, Pembangunan Tower Pemancar Dari Ratelindo Berjalan MulusPetugas Tahanan Kejari Kabupaten Bandung Amankan Pembesuk Bawa Sabu
Laporan KhususDesa Sukamulya Maju Dan Berkembang Pesat Berkat Kepemimpinan H. NawawiTangerang, Jaya Pos Bergulir semangat reformasi dan demokrasi serta menyikapi segala permasalahan yang ada, ...


Ormas LACAK Mengajak Masyarakat Mengawal Terus Anggaran Negara Dalam Pemberantasan KorupsiKerajinan Ijuk Panumbangan Tembus Pasar Tanah AirKesakralan Gunung Pusuk Buhit Perlu DipertahankanDPRD Muba Tanggapi Audiensi Baznas MubaSiap Tanggap Bencana, Kodim 0711 Pemalang Menamam Rumput VertiverPemkab Gumas Gelar Forum Konsultasi Publik Penyempurnaan Rancangan RKPD 2021Kabid Humas Polda Sulsel Silaturrahmi Dengan Wartawan Maros