Senin, 07 Oktober 2019 - 08:01:08 WIB
Tiang Oktagonal Segi 8 Bengkok, Dishub Surabaya Lakukan PembiaranKategori: Bedah Jaya Pos - Dibaca: 326 kali

Baca Juga:Masjid Al-Barokah Tunggu Uluran Tangan DermawanSMK Padjadjaran dan PT Izusu Astar Motor Lakukan Penanaman PohonDana DAK 2012 Kab Blitar Jadi Siluman di RSUD Ngudi WaluyoWarga Jakarta Pusat Minta Dinas P2B Bersikap Profesional

Surabaya, Jaya Pos

Anggaran pemerintah bersumber APBD Kota Surabaya melalui Satker Dinas Perhubungan Kota Surabaya tergelontor dalam banyak kegiatan dan aktivitas proyek pembangunan sarana dan prasaranan.

Bila mengikuti ketentuan pada Perpresnya, lelang tender dilakukan dengan penunjuk langsung, pengadaan langsung dengan peserta saling tawar (Rekanan atau kontraktor).

Pasalnya, untuk pekerjaan Pemasangan Pedestrian Control Traffic Light (PCTL) dibutuhkan ahli pada bidangnya bahkan tertuang syarat kualifikasi izin SIUP adalah kode 2790 industri peralatan listrik lainnya atau alat keselamatan angkutan darat, laut dan udara atau alat pemberi isyarat lalu lintas, lampu lalu lintas dan rambu rambu jalan.

Dari pantauan Jaya Pos di lapangan, pekerjaan PCTL yang berlokasi di Raya Gunungsari Kota Surabaya ini terlihat adanya kerusakan fisik pada tiang Oktagonal segi 8. Tiang terlihat bengkok hingga tak mampu menahan beban cor pondasi bawah pedestrian dengan Beton Struktur K225 sedikit terangkat bahkan merusak item push Button.

Dalam kurun waktu 3 minggu, kondisi tersebut masi tetap belum ada perbaikan, diduga instansi terkait melakukan pembiaran dan bahkan tutup mata akan kondisi tersebut.

Dari hasil investigasi, Jaya Pos menanyakan ke salah satu warga masyarakat yang melintas mengatakan bahwa kondisi tersebut sudah hampir 2 bulan.

“Bukan 3 minggu mas, itu hampir 2 bulan rusak, sepertinya instansi terkait diduga tutup mata. Asumsi saya, pemasangan asal pasang cor beton kalau K225 harus beserta uji lab (mix design) atau paling tidak ada truk ready mix bahkan ada cara merawat beton kondisi secara kasat mata melihat cor dikerjakan secara manual, campuran tanpa takaran seperti alakadar­nya dan asal jadi, seharusnya guna mendapatkan kualitas yang baik, campuran atau perbandingan tertuang ketentuan K225 yaitu 1pc : 1,5ps : 2 koral,” ucapnya.

“Bila melihat spesifik pada tiang PCTL Oktagonal segi 8 agar terlihat kokoh, setahu saya seharusnya terbuat dari besi hot dipped galvanized dengan ketebalan minimal 4,5 mm, diameter tiang vertikal 6 dan untuk tiang horizontal menggunakan diameter 5 mengecil/mengerucut 3, tinggi vertical tiang oktagonal traffic light 6 dihubungkan dengan bagian horizontal dengan sudut lengkung 90° sedangkan panjang bagian horizontal 4.5 meter. Kemudian sambungan pipa vertikal dan horizontal diletakkan pada ketinggian 6 m dengan cara flendes sepanjang 4,5 m dengan menggunakan mur baut, alas pipa lengkung terbuat dari plat besi hot dipped galvanizet tebal minimal 22 mm ukuran 45x45cm, item angkur pemasangan dengan kedalaman harus lebih dari 70 cm terbuat dari bahan hot dip galvanis minimal 22m panjang 50 cm sebanyak 4 buah dan lubang flendes betuk oval,” tambahnya.

Banyak item yang direncanakan dan terprogram oleh instansi Dinas Perhubungan Kota Surabaya pada paket PCTL ini, bahkan banyak titik yang membantu guna peringatan akan adanya penyebrang jalan untuk pengguna kendaraan bermotor atau pemakai jalan yang harus berhati-hati.

“Akan tetapi saat pemasangan pekerjaan oleh rekanan dari asumsi saya, diduga terdapat perbuatan melawan hukum dengan cara mengurangi volume, kualitas dan kuantitas. Apa yang sudah tertuang dalam ketentuan guna pertebal isi saku kantong bahkan indikasi terdapat kecurangan,” ucapnya.

“Untuk itu, diperlukan peran serta masyarakat se­suai PP 71 tahun 2000 junto terbaru perpres 43 tahun 2018 sedangkan tuangan PP 29 Tahun 200 bahwa jasa konstruksi mempunyai peran strategis dalam pembangunan nasio­nal, sehingga penyelenggaraannya perlu diatur untuk mewujudkan tertib pengikatan dan penyelenggaraan pekerjaan konstruksi, hasil pekerjaan konstruksi yang berkualitas dan peningkatan peran masyarakat agar tidak terjadi kegagalan kontruksi sesuai UU No 18 Tahun 1999 tentang jasa kontruksi,” ucap warga tersebut sambil me­ninggalkan lokasi. (Junn)


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerWalikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (66669)Proyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (60962)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (52723)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (18440)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (16291)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (15555)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (15270)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (14961)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (14722)Diduga Mabuk, Tarian Gemulai Siswi SMAN 1 Mojosari Mojokerto Viral (10937)
Bedah JayaposDiduga Gunakan Dana Desa FiktifMaros, Jaya Pos Wakil Ketua DPD Garda Nusantara Provinsi Sulawesi Selatan, Iswadhy Arifin mengatakan ada ...


Diduga Honor Pencegahan Karhutla Tahun 2019 di Ketapang DisunatKejati Babel Usut Dugaan Penyimpangan Pembelian Biji TimahProyek Jl Pelang-Batu Tajam Ketapang Rp 56,4 M Terindikasi Gagal MutuKejari Kabupaten Bandung Setor Uang Pengganti Perkara Tipikor ke Kas NegaraDiduga Lakukan Pungli, Kepala Desa Dan Panitia PTSL Dilaporkan Ke Kejari PandeglangDiduga Belum Kantongi IMB, Pembangunan Tower Pemancar Dari Ratelindo Berjalan MulusPetugas Tahanan Kejari Kabupaten Bandung Amankan Pembesuk Bawa Sabu
Laporan KhususDesa Sukamulya Maju Dan Berkembang Pesat Berkat Kepemimpinan H. NawawiTangerang, Jaya Pos Bergulir semangat reformasi dan demokrasi serta menyikapi segala permasalahan yang ada, ...


Ormas LACAK Mengajak Masyarakat Mengawal Terus Anggaran Negara Dalam Pemberantasan KorupsiKerajinan Ijuk Panumbangan Tembus Pasar Tanah AirKesakralan Gunung Pusuk Buhit Perlu DipertahankanDPRD Muba Tanggapi Audiensi Baznas MubaSiap Tanggap Bencana, Kodim 0711 Pemalang Menamam Rumput VertiverPemkab Gumas Gelar Forum Konsultasi Publik Penyempurnaan Rancangan RKPD 2021Kabid Humas Polda Sulsel Silaturrahmi Dengan Wartawan Maros