Jumat, 26 Oktober 2012 - 07:01:33 WIB
Samsat Jakbar Diserbu WP, Siasat Pengurangan Meraup Hasil OptimalKategori: Jakarta - Dibaca: 372 kali

Baca Juga:Hotel Transera Hadir di Pontianak Usung Simplicity HomeMasjid Al-Barokah Tunggu Uluran Tangan DermawanSMK Padjadjaran dan PT Izusu Astar Motor Lakukan Penanaman PohonDana DAK 2012 Kab Blitar Jadi Siluman di RSUD Ngudi Waluyo

Jakarta, Jaya Pos

Pemberlakukan Pergub No 134 Tahun 2012 tentang pengurangan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama (BBN) Kendaraan Bermotor (KB) yang sudah mati 1-5 tahun disertai penghapusan sanksi administrasi bagi WP yang belum membayar sampai dengan 2011. Bersarnya tarif pengurangan PKB sebesar 25% dan BBN-KB 100% sampai 28 Oktober 2012.

Siasat pengurangan yang didengungkan Pemda DKI dalam waktu yang singkat dengan sosialisasi yang terbatas mendapat kesan di masyarakat bahwa balik nama kendaraan gratis. Ini terlihat dengan membludaknya WP datang ke Samsat DKI Jakarta. Animo masyarakat begitu tinggi untuk membayar pajak kendaraannya mulai hingga berita ini dilansir masih terlihat ramai.

Pantauan Jaya Pos di Samsat Jakbar, tingginya animo WP untuk mengurus dan membayar sendiri pajak kendaraannya disambut oleh petugas yang ada di loket-loket pelayanan. Predikat Juara I Samsat dengan pelayana prima dari Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya tahun 2012 ini, menjadi cambuk bagi petugas untuk memberi dan meningkatkan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat.

Antrean kendaraan roda 2 mendominasi loket Cek Fisik, baik yang mau digesek atau yang menunggu hasil dari gesekan tersebut. Abdul Kodir, salah satu WP dari Tegal Alur ketika ditanya saat menunggu hasil gesekan mengatakan, harus mengantri agar pengurusan pajak kendaraannya dapat segera selesai. “Tapi, mungkin BBN-nya gratis, pajaknya bayar kali,” katanya ragu.

Demikian halnya Tanto, WP dari Kalideres juga menyampaikan keraguannya. “Belum tahu nih mas, informasinya kurang tepat,” ujarnya.
Kepadatan lain terlihat desakan WP di loket SKP/Fiskal, loket tempat mencetak atau membayar pajak tunggakan di lantai 4. Bila SKP tunggakan sudah dibayar, yang ingin memperpanjang STNK bisa turun ke lantai 1 dan 2.

Sedangkan untuk proses BBN-KB yang merupakan kegiatan terakhir dari balik nama kendaraan turun ke lantai 3. Di loket ini, kesabaran WP juga diuji. Antri panjang untuk mendaftar dan mengambil hasi dari pendaftaran berbaur menjadi satu. Ada yang dijanjikan 2 hingga 3 hari, ada pula 4 hari untuk kembali lagi setelah mendaftar.

Petugas di loket ini menyediakan waktu ekstra jam kerja. Dan, pernah terlihat pada pukul 04.00 sore hari, petugas di loket ini masih melayani antrean WP yang ingin mengambil surat setoran pajak sekalipun kasir sudah tutup pukul 03.00. Pamin TU Ipda Heni Mardiani ketika ditemui di halaman kantor saat memantau perkir kendaraan mengatakan, melihat kondisi seperti ini, hendaknya semua pihak saling menjaga dan mengerti agar pelayanan dapat berjalan dengan baik, cepat dan lancar.

Kelapa Unit Pelayanan PKB dan BBN-KB Samsat Jakarta Barat, Hj Sopia Juliani Kartika ketika ditemui melalui Seksi Humas H Dewa Wisnu mengatakan, penguranan ini merupakan kerja sama antara Kapolda Metro Jaya dengan Gubernur dalam mengoptimalkan pendapatan daerah. Sebenarnya, kebijakan itu sedianya dilaksanakan pada saat HUT Kepolisan dan HUT Kota Jakarta yang lalu. “Namun karena adanya pemilihan Gubernur dan wakil Gubernur maka kebijakan itu baru bisa dilaksanakan sekarang,” kata Sopia.

Kemudian dari segi pajak penguranan ini, merupakan rangsangan bagi masyarakat untuk dapat langsung mengurus sendiri apa yang menjadi kewajibannya. Dan sekarang bila dilihat, masyarakat berduyun-duyun datang ke Samsat untuk mengurus pajak kendaraannya.Joni Insan


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerWalikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (66765)Proyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (60963)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (52724)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (18451)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (16292)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (15556)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (15270)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (14965)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (14726)Diduga Mabuk, Tarian Gemulai Siswi SMAN 1 Mojosari Mojokerto Viral (10937)
Bedah JayaposMurkayani S, Terdakwa Penipuan CPNS Dituntut 2 Tahun 6 Bulan PenjaraPekanbaru, Jaya Pos Kasus penipuan yang menjerat Murkayani yang sudah berlangsung 6 tahun lalu, yaitu pada ...


Diduga Gunakan Dana Desa FiktifDiduga Honor Pencegahan Karhutla Tahun 2019 di Ketapang DisunatKejati Babel Usut Dugaan Penyimpangan Pembelian Biji TimahProyek Jl Pelang-Batu Tajam Ketapang Rp 56,4 M Terindikasi Gagal MutuKejari Kabupaten Bandung Setor Uang Pengganti Perkara Tipikor ke Kas NegaraDiduga Lakukan Pungli, Kepala Desa Dan Panitia PTSL Dilaporkan Ke Kejari PandeglangDiduga Belum Kantongi IMB, Pembangunan Tower Pemancar Dari Ratelindo Berjalan Mulus
Laporan KhususKPP Pratama Bukittinggi Bersinergi dengan Pemko PadangpanjangPadangpanjang, Jaya Pos Walikota Padangpanjang Fadly Amran BBA Datuak Paduko Malano menerima tamu dari ...


Desa Sukamulya Maju Dan Berkembang Pesat Berkat Kepemimpinan H. NawawiOrmas LACAK Mengajak Masyarakat Mengawal Terus Anggaran Negara Dalam Pemberantasan KorupsiKerajinan Ijuk Panumbangan Tembus Pasar Tanah AirKesakralan Gunung Pusuk Buhit Perlu DipertahankanDPRD Muba Tanggapi Audiensi Baznas MubaSiap Tanggap Bencana, Kodim 0711 Pemalang Menamam Rumput VertiverPemkab Gumas Gelar Forum Konsultasi Publik Penyempurnaan Rancangan RKPD 2021