Selasa, 08 Oktober 2019 - 07:33:37 WIB
Bupati Trenggalek Tandatangani NPHD Anggaran Pilkada 2020 Senilai 45 MKategori: Jawa Timur - Dibaca: 98 kali

Baca Juga:Hotel Transera Hadir di Pontianak Usung Simplicity HomeMasjid Al-Barokah Tunggu Uluran Tangan DermawanSMK Padjadjaran dan PT Izusu Astar Motor Lakukan Penanaman PohonDana DAK 2012 Kab Blitar Jadi Siluman di RSUD Ngudi Waluyo

Trenggalek, Jaya Pos

Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan pengawas pemilu (Bawaslu) Trenggalek baru saja terima gelontoran dana hibah hampir Rp. 45 miliar, guna keperluan pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) tahun 2020.

Tak kurang dari Rp. 32,8 miliar, Pemkab Trenggalek menghibahkan anggaran kepada KPU dan Rp. 10,8 miliar kepada Bawaslu Trenggalek.
Seremonial penyerahan anggaran tersebut dilakukan melalui penandatanganan Nota Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) antara pemerintah daerah dan KPU Trenggalek, di Pendapa Manggala Praja Nugraha, Selasa (1/10/2019).

Disampaikan Bupati Trenggalek, Mochammad Nur Arifin jika alokasi anggaran untuk kepentingan pilkada di Kabupaten Trenggalek tersebut, baik yang hibah kepada KPU maupun Bawaslu diturunkan bertahap karena memang dibagi melalui dua sumber penganggaran.

“Sebab memang harus melalui beberapa mekanisme pembahasan, baik di tingkat eksekutif maupun legislatif. Sehingga hibah kepada KPU dan Bawaslu harus dibagi dalam dua tahapan penganggaran yaitu APBD Perubahan 2019 dan APBD induk 2020,” sebutnya.

Dikatakan Gus Ipin, panggilan akab bupati termuda Indonesia ini bahwa anggaran Rp. 32,8 miliar untuk KPU tersebut dibagi menjadi dua, yakni Rp. 328 juta pada APBD Perubahan 2019 dan Rp. 32,5 APBD induk 2020.

“Hibah kepada Bawaslu sebesar Rp. 10,8 miliar juga dibagi dua tahap, Rp. 300 juta pada Perubahan APBD tahun 2019 dan Rp. 10,5 miliar pada APBD induk 2020,” kata Gus Ipin.

Menurutnya, nilai anggaran hibah tersebut lebih kecil dibanding dengan pengajuan yang sempat diusulkan oleh KPU yang menyentuh angka Rp. 42,9 miliar. Namun karena keputusan bukan hanya di tangan pihak pemerintah daerah, akhirnya usulan itupun untuk selanjutnya dibawa kedalam tahap pembahasan antara eksekutif dan legislatif (DPRD) yang akhirnya disepakati Rp. 32,8 miliar.

“Itu adalah hasil kesepakatan dari pembahasan yang cukup alot antara pihak Pemerintah Daerah dan DPRD, kemampuan anggaran kita masih segitu,” imbuhnya.

Keputusan final dari pengurangan nilai besaran usulan anggaran itu telah disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah. Walau begitu, Bupati berharap gelontoran dana hibah dimaksud mampu dimaksimalkan oleh para pihak terkait guna mendukung proses pelaksanaan Pilkada 2020, menjadi pesta demokrasi yang berkualitas di Trenggalek.

“Harapan saya, berapapun besaran hibah dari APBD itu dapat mendukung pro­ses pilkada Trenggalek yang berkualitas sehingga dapat menghasilkan pemimpin sesuai dengan harapan masyarakat,” tandas suami Novita Hardiny ini.

Dilain pihak, Ketua KPU Trenggalek Gembong Derita Hadi dikonfirmasi Jaya Pos menyampaikan jika anggaran hibah dari Pemkab Trenggalek ini sudah melalui proses dan tahapan yang cukup panjang. Diakui pihaknya, dampak pengurangan anggaran dari yang diajukan tersebut pasti akan sangat terasa utamanya pada sejumlah ploting perencanaan kegiatan.

“Sudah pasti akan berdampak pada beberapa kegiatan di KPU, namun kami tetap akan melakukan rasionalisasi agar semua kegiatan bisa terlaksana dengan baik,” tegas Gembong.

Namun demikian, KPU sangat bersyukur karena telah mendapatkan kepastian dukungan terkait alokasi anggaran yang akan digunakan untuk pelaksanaan proses pemilihan kepala daerah tahun 2020 mendatang.

“Walau tidak semua yang kami ajukan terpenuhi, namun kami tetap berterima kasih kepada pemkab atas hibahnya sehingga agenda pesta demokrasi untuk pemilihan bupati dan wakilnya bisa berproses,” pungkasnya. (Her)


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerWalikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (74196)Proyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (61100)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (52846)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (20996)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (16436)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (15703)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (15327)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (15022)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (14921)Sanksi Tegas Menanti PNS yang Nambah Libur (11553)
Bedah JayaposKasus Suap, JPU Ketapang Tuntut Mantan Politikus PDI-P 1,5 Tahun PenjaraKetapang, Jaya Pos Perjalanan kasus suap dan gratifikasi yang menyeret mantan Ketua DPRD Ketapang, ...


KPU Pandeglang DidemoDinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman, Ciptakarya dan Penataan Ruang Kota Surabaya DipolisikanTambang Mas Liar Menjamur Lagi Di BengkayangKejati Kalteng Diminta Usut Dugaan Korupsi Proyek Penggantian Jembatan di KapuasSoal Hibah Gubernur 7 M Untung Bisa Dijerat TPPUKetua Kelompok Budi Karya Leniyanti Diduga Palsukan Data AnggotaBuntut Dugaan Penyelewengan Anggaran Pada Humas Mojokerto, Semakin Terkuak Dengan Adanya Jumpa Pers
Laporan KhususDesa Klambir Lima Kebon Adakan Pemilihan BPDHamparan Perak, Jaya Pos Desa Klambir Lima Kebun Kecamatan Hamparan Perak Deli Serdang mengadakan pemilihan ...


BumNag Sumpur Kudus Maju Dengan Segudang PrestasiDPRD Sampaikan Laporan Pansus Atas LKPJ Bupati Muba TA 2019Membangun Masa Depan Kabupaten Bogor Dengan PancakarsaFachrori Launching Calendar of Event Upaya Promosikan Wisata JambiDPRD Muba Serahkan Rekomendasi Terhadap LKPJ Bupati TA 2019Menpan RB Tjahjo Kumolo: MPP Pekanbaru Terbaik di IndonesiaSahirah Dzakyyah Memilih Ponpes Darul Ulum Untuk Pendidikannya