Rabu, 09 Oktober 2019 - 06:17:30 WIB
Buruknya Birokrasi Berimbas Kepada InvestorKategori: Jawa Barat - Dibaca: 22 kali

Baca Juga:Samsat Jakbar Diserbu WP, Siasat Pengurangan Meraup Hasil OptimalHotel Transera Hadir di Pontianak Usung Simplicity HomeMasjid Al-Barokah Tunggu Uluran Tangan DermawanSMK Padjadjaran dan PT Izusu Astar Motor Lakukan Penanaman Pohon

Ciamis, Jaya Pos

Buruknya layanan birokrasi menjadi salah satu alasan investor menolak menanamkan modal di tatar Galuh Ciamis. Salah satu upaya yang akan dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ciamis yakni memangkas birokrasi yang berbelit, serta mempercepat pelayanan.

“Banyaknya investor yang enggan masuk Ciamis karena akses transportasi masih terbatas, disamping itu layanan juga harus lebih ditingkatkan. Untuk menarik investor jika perlu soal perizinan digratiskan, kami buatkan perda,” tutur Bupati Ciamis H Herdiat Sunarya.

Oleh karena itu, dituntut adanya terobosan baru agar investor tertarik serta menanamkan modalnya. Sebagai contoh menarik retribusi sebesar Rp 100 juta – Rp 200 juta, nilainya tidak ada artinya dibandingkan dengan tenaga kerja yang banyak terserap oleh perusahaan tersebut.

H Herdiat menyebut, saat ini hanya sekitar 1,1 persen investor yang menanamkan modal di Kabupaten Ciamis. Kondisi tersebut menyebabkan industri tidak berkembang serta sulit membuka lapangan pekerjaan.

Mengatasi kondisi tersebut, lanjutnya, Pemkab Ciamis tengah melakukan pembenahan sehingga proses pengajuan serta pemberian izin lebih cepat, tepat, mudah dan murah. Namun H Herdiat juga mengakui masih ada oknum nakal sehingga ada investor urung menanam modal.

Berkenaan dengan rencana pembangunan jalan tol yang bakal sampai di Kabupaten Ciamis hingga Kota Banjar, H Herdiat mengatakan hal tersebut akan membuka akses masuk Kabupaten Ciamis. Akses jalan tol tersebut terintegrasi dengan Bandara Kertajati, dan Bandara Tasikmalaya.

Agar dapat lebih berkembang atau tidak hanya sebagai daerah perlintasan, H Herdiat menegaskan harus ada pintu keluar dan masuk tol di wilayah Kabupaten Ciamis. Untuk kepentingan tersebut, dia mengatakan masih terus memperjuangkan keinginan tersebut.

Kecamatan Panawangan

Lebih jauh H Herdiat mengungkapkan bahwa saat ini pemkab siap menata Kecamatan Panawangan. Menurutnya, konsep baru yang hendak dilakukan pemkab untuk lebih menggeliatkan pertumbuhan ekonomi, melirik kecamatan yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Majalengka. Hadirnya Bandara Internasional Kertajati di Majalengka diyakini pertumbuhan ekonomi di wilayah sekitarnya akan cepat meningkat.

Panawangan kata H Herdiat, akan diubah jadi kawasan industri besar. Se­hingga, nanti ketika jadwal penerbangan di Kertajati sudah optimal, Panawangan menjadi kecamatan industri.

Dalam penyusunan revisi RTRW tidak boleh tergesa-gesa, karena harus disesuaikan dan dikondisikan dengan potensi perkembangan yang ada saat ini. Menurutnya, RTRW itu disusun berdasarkan peluang masa yang akan datang, karena RTRW dibuat bukan untuk lima tahun, tapi untuk 20 tahun kedepan.

RTRW akan memberi ruang-ruang untuk masuknya investor di Kabupa­ten Ciamis, hingga bisa meningkatkan kondisi perekonomian masyarakat. Selain mempertimbangkan Bandara Kertajati dalam RTRW Ciamis, H Herdiat juga memperhitungkan pembangunan jalan lingkar utara dan tol Cigatas yang akan dibangun sampai ke Kabupaten Cilacap.

Jika exit tol nya di Kecamatan Cisaga, lanjutnya, maka Pemerintah Kabupaten Ciamis akan fokus pada pembentukan Kecamatan Cisaga. Tapi, saat ini belum diketahui dimana exit tol akan diba­ngun.(Mamay)


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (59935)Walikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (54222)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (51781)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (15276)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (14547)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (14358)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (14068)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (13626)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (13528)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (9574)
Bedah JayaposPAD Dishub Bukittinggi Diduga Terjadi Kebocoran, Oknum ASN Tidak Beretika Perlu PembinaanBukittinggi, Jaya Pos Tingkat kebocoran sektor Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari retribusi perparkiran di ...


Kasektor Citata Kramat Jati Diduga Lindungi Bangunan BermasalahProyek Jalan PUPR Lahat AmburadulPT DWK Diduga Produksi CPO Dioplos MikoTiang Oktagonal Segi 8 Bengkok, Dishub Surabaya Lakukan PembiaranKegiatan Pamsimas di Kabupaten Sidoarjo Diduga Mark UpPembangunan Gerai Pusat Oleh-Oleh Diduga Gunakan Bangunan LamaPendataan Dinas Sosial Bukittinggi Diduga Pilih Kasih Pada Warga Miskin
Laporan KhususPemkab Gumas Raih Penghargaan Dari Menkumham RIKuala Kurun, Jaya Pos Pemerintah Kabupaten Gunung Mas (Gumas) Kalimantan Tengah (Kalteng) melalui Bagian ...


Menjelang Hari Jadi Kabupaten Indramayu Lantik WabupWalikota Padang Panjang Kembali Terima Penghargaan Pembina ProklimPemkab Bantaeng Raih Penghargaan STBM Award Tingkat NasionalJumaga Nadeak Kembali Dilantik Pimpin DPRD KepriPimpinan Tiga Daerah ke Bantaeng Ikuti Monev Bersama KPKHari Kesaktian Pancasila Pemkot Manado Gelar Upacara Bendera45 Anggota DPRD Labuhanbatu Periode 2019 - 2014 Dilantik