Rabu, 09 Oktober 2019 - 06:17:30 WIB
Buruknya Birokrasi Berimbas Kepada InvestorKategori: Jawa Barat - Dibaca: 79 kali

Baca Juga:Samsat Jakbar Diserbu WP, Siasat Pengurangan Meraup Hasil OptimalHotel Transera Hadir di Pontianak Usung Simplicity HomeMasjid Al-Barokah Tunggu Uluran Tangan DermawanSMK Padjadjaran dan PT Izusu Astar Motor Lakukan Penanaman Pohon

Ciamis, Jaya Pos

Buruknya layanan birokrasi menjadi salah satu alasan investor menolak menanamkan modal di tatar Galuh Ciamis. Salah satu upaya yang akan dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ciamis yakni memangkas birokrasi yang berbelit, serta mempercepat pelayanan.

“Banyaknya investor yang enggan masuk Ciamis karena akses transportasi masih terbatas, disamping itu layanan juga harus lebih ditingkatkan. Untuk menarik investor jika perlu soal perizinan digratiskan, kami buatkan perda,” tutur Bupati Ciamis H Herdiat Sunarya.

Oleh karena itu, dituntut adanya terobosan baru agar investor tertarik serta menanamkan modalnya. Sebagai contoh menarik retribusi sebesar Rp 100 juta – Rp 200 juta, nilainya tidak ada artinya dibandingkan dengan tenaga kerja yang banyak terserap oleh perusahaan tersebut.

H Herdiat menyebut, saat ini hanya sekitar 1,1 persen investor yang menanamkan modal di Kabupaten Ciamis. Kondisi tersebut menyebabkan industri tidak berkembang serta sulit membuka lapangan pekerjaan.

Mengatasi kondisi tersebut, lanjutnya, Pemkab Ciamis tengah melakukan pembenahan sehingga proses pengajuan serta pemberian izin lebih cepat, tepat, mudah dan murah. Namun H Herdiat juga mengakui masih ada oknum nakal sehingga ada investor urung menanam modal.

Berkenaan dengan rencana pembangunan jalan tol yang bakal sampai di Kabupaten Ciamis hingga Kota Banjar, H Herdiat mengatakan hal tersebut akan membuka akses masuk Kabupaten Ciamis. Akses jalan tol tersebut terintegrasi dengan Bandara Kertajati, dan Bandara Tasikmalaya.

Agar dapat lebih berkembang atau tidak hanya sebagai daerah perlintasan, H Herdiat menegaskan harus ada pintu keluar dan masuk tol di wilayah Kabupaten Ciamis. Untuk kepentingan tersebut, dia mengatakan masih terus memperjuangkan keinginan tersebut.

Kecamatan Panawangan

Lebih jauh H Herdiat mengungkapkan bahwa saat ini pemkab siap menata Kecamatan Panawangan. Menurutnya, konsep baru yang hendak dilakukan pemkab untuk lebih menggeliatkan pertumbuhan ekonomi, melirik kecamatan yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Majalengka. Hadirnya Bandara Internasional Kertajati di Majalengka diyakini pertumbuhan ekonomi di wilayah sekitarnya akan cepat meningkat.

Panawangan kata H Herdiat, akan diubah jadi kawasan industri besar. Se­hingga, nanti ketika jadwal penerbangan di Kertajati sudah optimal, Panawangan menjadi kecamatan industri.

Dalam penyusunan revisi RTRW tidak boleh tergesa-gesa, karena harus disesuaikan dan dikondisikan dengan potensi perkembangan yang ada saat ini. Menurutnya, RTRW itu disusun berdasarkan peluang masa yang akan datang, karena RTRW dibuat bukan untuk lima tahun, tapi untuk 20 tahun kedepan.

RTRW akan memberi ruang-ruang untuk masuknya investor di Kabupa­ten Ciamis, hingga bisa meningkatkan kondisi perekonomian masyarakat. Selain mempertimbangkan Bandara Kertajati dalam RTRW Ciamis, H Herdiat juga memperhitungkan pembangunan jalan lingkar utara dan tol Cigatas yang akan dibangun sampai ke Kabupaten Cilacap.

Jika exit tol nya di Kecamatan Cisaga, lanjutnya, maka Pemerintah Kabupaten Ciamis akan fokus pada pembentukan Kecamatan Cisaga. Tapi, saat ini belum diketahui dimana exit tol akan diba­ngun.(Mamay)


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerWalikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (74202)Proyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (61100)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (52846)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (20996)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (16436)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (15703)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (15327)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (15022)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (14923)Sanksi Tegas Menanti PNS yang Nambah Libur (11554)
Bedah JayaposKasus Suap, JPU Ketapang Tuntut Mantan Politikus PDI-P 1,5 Tahun PenjaraKetapang, Jaya Pos Perjalanan kasus suap dan gratifikasi yang menyeret mantan Ketua DPRD Ketapang, ...


KPU Pandeglang DidemoDinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman, Ciptakarya dan Penataan Ruang Kota Surabaya DipolisikanTambang Mas Liar Menjamur Lagi Di BengkayangKejati Kalteng Diminta Usut Dugaan Korupsi Proyek Penggantian Jembatan di KapuasSoal Hibah Gubernur 7 M Untung Bisa Dijerat TPPUKetua Kelompok Budi Karya Leniyanti Diduga Palsukan Data AnggotaBuntut Dugaan Penyelewengan Anggaran Pada Humas Mojokerto, Semakin Terkuak Dengan Adanya Jumpa Pers
Laporan KhususDesa Klambir Lima Kebon Adakan Pemilihan BPDHamparan Perak, Jaya Pos Desa Klambir Lima Kebun Kecamatan Hamparan Perak Deli Serdang mengadakan pemilihan ...


BumNag Sumpur Kudus Maju Dengan Segudang PrestasiDPRD Sampaikan Laporan Pansus Atas LKPJ Bupati Muba TA 2019Membangun Masa Depan Kabupaten Bogor Dengan PancakarsaFachrori Launching Calendar of Event Upaya Promosikan Wisata JambiDPRD Muba Serahkan Rekomendasi Terhadap LKPJ Bupati TA 2019Menpan RB Tjahjo Kumolo: MPP Pekanbaru Terbaik di IndonesiaSahirah Dzakyyah Memilih Ponpes Darul Ulum Untuk Pendidikannya