Jumat, 11 Oktober 2019 - 06:14:32 WIB
PAD Dishub Bukittinggi Diduga Terjadi Kebocoran, Oknum ASN Tidak Beretika Perlu PembinaanKategori: Bedah Jaya Pos - Dibaca: 101 kali

Baca Juga:Gempar Desak Kajati Sulselbar Usut Penyimpangan Tender Proyek di Dinas PURT PangkepSekolah Gratis Mendapat Sorotan BeragamSamsat Jakbar Diserbu WP, Siasat Pengurangan Meraup Hasil OptimalHotel Transera Hadir di Pontianak Usung Simplicity Home

Bukittinggi, Jaya Pos

Tingkat kebocoran sektor Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari retribusi perparkiran di Kota Bukittingi menjadi dilema, mengakibatkan keuangan daerah setiap tahun tidak mencapai target. Terjadinya kebocoran retribusi parkir akibat ulah/sikap oknum petugas parkir yang diduga main patah ataupun pemberian karcis yang sampai dua kali.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bukittinggi Ir Melwizardi menyebutkan, untuk menekan angka kebocoran tersebut pihakn­kya akan memberlakukan sistim punggut non tunai (de­ngan sistim pemakaian kartu brezii).

Dirinya yakin, dengan sistem itu, angka kebocoran dapat diatasi seratus persen, karena petugas tidak lagi bersentuhan langsung dengan uang, petugas juru parkir (jukir) hanya mengatur kendaaraan saja, sementara pemilik kendaraan tinggal gesek kartu breezii untuk memasuki gedung parkir.

“Kebocoran retribusi parkir adalah akibat ulah oknum petugas parkir yang diduga main patah ataupun pemberian karcis yang sampai dua kali, atau karcis tidak dikasih dan uangnya tidak disetor. Bisa juga target terlalu tinggi sementara potensi rendah, sehingga target retribusi tidak tercapai,” sebutnya.

Sanksi yang diberlakukan bagi petugas jukir yang nakal, menurut dia, dengan memberikan peringatan pertama sampai kedua. “Untuk teguran ketiga tentunya langsung dipecat,” tegasnya menjawab pertanyaan wartawan terkait adanya petugas jukir yang nakal. Namun demikian, Kadishub akan mengarah pa­da adanya petugas jukir nakal.

Ir Melwizardi yang baru 6 bulan menduduki kursi empuknya, menyebutkan sejak dirinya menjabat baru tercapai 60 persen PAD retribusi pakir. Dan dengan penerapan sistim kartu Brezii sehingga diharapkan kebocoran dapat ditekan hingga 100 persen.

Dinas Perhubungan yang bersentuhan langsung dengan PAD parkir merupakan jabatan rawan karena jabatan yang harus mencapai target di unitnya yang setiap tahun meningkat. Untuk tahun ang­garan mencapai Rp 7 miliar PAD dari sektor perparkiran, dengan jumlah 3 gedung parkir dan 30 titik parkiran di lapangan.

Namun sayang, di lingkungan kantor Dinas Perhubungan dibawah kepemimpinan Ir Melwizardi, ada sikap dan perilaku stafnya yang tidak beretika. Oknum berinisial T yang saat menerima tamu yang hendak bertemu dengan atasannya, dengan spontan langsung menunjuk dengan tangan kiri. “Bos nya masih di dalam (ruangan shalat),” katanya dengan raut wajah tidak bersahabat disaksikan staf lainnya berinisial Zul Kabid Angkutan, Hidayat dan staf lainnya.

Sungguh miris melihat sikap pegawai yang tidak beretika dengan mengacungkan tangan kiri kepada tamu. Diharapkan pimpinan mengajarkan etika yang lebih baik dan sopan kepada stafnya.(Yet/Is)


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (59935)Walikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (54221)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (51781)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (15275)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (14547)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (14358)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (14068)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (13626)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (13527)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (9574)
Bedah JayaposPAD Dishub Bukittinggi Diduga Terjadi Kebocoran, Oknum ASN Tidak Beretika Perlu PembinaanBukittinggi, Jaya Pos Tingkat kebocoran sektor Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari retribusi perparkiran di ...


Kasektor Citata Kramat Jati Diduga Lindungi Bangunan BermasalahProyek Jalan PUPR Lahat AmburadulPT DWK Diduga Produksi CPO Dioplos MikoTiang Oktagonal Segi 8 Bengkok, Dishub Surabaya Lakukan PembiaranKegiatan Pamsimas di Kabupaten Sidoarjo Diduga Mark UpPembangunan Gerai Pusat Oleh-Oleh Diduga Gunakan Bangunan LamaPendataan Dinas Sosial Bukittinggi Diduga Pilih Kasih Pada Warga Miskin
Laporan KhususPemkab Gumas Raih Penghargaan Dari Menkumham RIKuala Kurun, Jaya Pos Pemerintah Kabupaten Gunung Mas (Gumas) Kalimantan Tengah (Kalteng) melalui Bagian ...


Menjelang Hari Jadi Kabupaten Indramayu Lantik WabupWalikota Padang Panjang Kembali Terima Penghargaan Pembina ProklimPemkab Bantaeng Raih Penghargaan STBM Award Tingkat NasionalJumaga Nadeak Kembali Dilantik Pimpin DPRD KepriPimpinan Tiga Daerah ke Bantaeng Ikuti Monev Bersama KPKHari Kesaktian Pancasila Pemkot Manado Gelar Upacara Bendera45 Anggota DPRD Labuhanbatu Periode 2019 - 2014 Dilantik