Jumat, 08 November 2019 - 02:34:10 WIB
Dunia Pendidikan Pasuruan Berduka, Atap SDN Gentong Ambruk Telan Korban JiwaKategori: Pendidikan - Dibaca: 25 kali

Baca Juga:Kinerja P2T Pemkot Jakut AmburadulProyek Parkir RSUD Sidoarjo Sarat Permainan , Pemenang Proyek Ancam Pukul WartawanSudah 3 Kali Kajari Dumai Berganti, Proses Hukum Dugaan Pidana Korupsi DipertanyakanKorupsi Anggaran Pansus DPRD Kota Bandung, Ebet Hidayat Diancam 20 Tahun Penjara

Pasuruan, Jaya Pos

Kejadian ambruknya atap gedung Sekolah Dasar Negeri (SDN) Gentong yang berada di Jl KH Sepuh No 49 Kecamatan Gadingrejo, Kota Pasuruan Provinsi Jawa Timur, pada Selasa (5/11) sekitar pukul 08.30 WIB, menimbulkan duka mendalam bagi dunia pendidikan di Pasuruan.

Selain kerugian materil, akibat kejadian ini juga menimbulkan korban meninggal dunia dan luka berat maupun ringan. Ada 11 korban dalam insiden ambruknya atap gedung sekolah ini. Dari empat kelas itu merupakan kelas II a, kelas II b, kelas V a, dan kelas V b. Namun dalam empat kelas hanya tiga yang digunakan untuk belajar mengajar.

Kelas yang digunakan untuk kegiatan belajar mengajar hanya kelas II a, dan Kelas II b. Untuk kelas V ada kegiatan olah raga di luar kelas, namun ada murid kelas V berada di dalam kelas berjumlah 3 orang (sedang sakit) dan 1 orang guru saat kejadian (menjaga ketiga orang murid yang sedang sakit).

Jumlah murid di kelas II ada 60 orang dan kelas V sebanyak 67 orang. Sehingga saat kejadian memakan korban meninggal 2 orang, diantaranya 1 orang guru pembantu bernama Sevina Asri Wijaya dan Irza Amir merupakan siswa kelas II b dan lainnya mengalami luka berat dan luka ringan.

Masalah ini menjadi perhatian semua pihak, Gubernur Jawa Timur sampai turun langsung ke lapangan dan mendatangi para korban. Kofifah Indar Parawangsa menegaskan, semua biaya pengobatan ditanggung pemerintah. Kofifah juga menyampaikan duka mendalam kepada korban dan menegaskan agar semua sekolah mengecek kembali keadaan sekolah, jangan sampai terjadi lagi hal serupa di kemudian hari.

“Saya menghimbau kepada seluruh sekolah yang ada agar mengecek kembali kelayakan ruang secara maksimal dikarenakan dalam waktu dekat ini sudah mau memasuki musim penghujan, supaya tidak terjadi lagi kejadian seperti ini,” ungkapnya pada awak media.

Untuk data korban Sementara didapat
1. Zidan, umur 8 tahun alamat Gentong
2. Wildalmul, umur 11 tahun alamat Gentong
3. Abdul Muktim, umur 11 tahun alamat Gentong
4. Hilda Salsa, umur 11 tahun
alamat Gentong
5. Alisah, umur 7 tahun alamat Gentong
6. Kina, umur 8 tahun alamat Wirogunan
7. Irza Almira, umur 8 tahun alamat Gentong (meninggal dunia)
8. Akbar, umur 8 tahun alamat Gentong
9. Siti Rohmania, umur 8 tahun alamat Gentong
10. Aisyah, umur 8 tahun alamat Karya Bakti
11. Ahmad Gerhana, umur 8 tahun alamat Gentong
12. Zahra Salsabilla, umur 9 tahun alamat Gentong

Sementara seorang guru pengajar bernama Sevina Arsy Wijaya, umur 19 tahun, alamat Kel Mandaranrejo Kec Panggungrejo Kota Pasuruan yang pada saat kejadian berada di kelas V a.

Sumarsono, Ketua Umum LPK-SM Rakyat Sejahtera berharap kejadian ini diusut tuntas, siapa yang bertanggung jawab dalam hal ini harus dihukum berat. “Kalau saya lihat sekilas terlihat adanya aroma tidak beres dalam pengerjaanya, siapa kontraktornya dan masalah ini jangan dianggap remeh, dunia pendidikan Pasuruan saat ini berduka. Baik dari rekanan, pihak sekolah dan Dinas Pendidikan Kota Pasuruan harus diselidiki,” ungkapnya.
Saat ini kasusnya sedang dalam penyelidikan tim Polresta Pasuruan dan Polda Jawa Timur.(Sp)


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (60719)Walikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (60718)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (52499)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (16037)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (15434)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (15312)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (15092)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (14774)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (14396)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (10313)
Bedah JayaposBPD Tak Kujung Dilantik Desa Balongbendo Terancam LumpuhSidoarjo, Jaya Pos Warga Desa Balongbendo Kecamatan Balongbendo Kabupaten Sidoarjo Re­sah, pasalnya ...


Demi Untung Banyak, Ketua Panitia Gunakan Tanah Urug Tidak Sesuai SpekLujeng Sudarto Desak Kejari Bangil Ungkap Aktor Intelektual Kasus DisporaTanpa SP Grop Wilmar Mutasi Karyawan Semena MenaProyek Rehab Bangunan Pelabuhan Diduga MenyimpangPT Adira Finance Pasaman Barat Terkesan Tutup Mata Terhadap Konsumen yang TertipuDugaan SPJ Fiktif di DisdukCapil BukittinggiKegiatan Pembangunan di Desa Gedangrowo Jadi Bancakan
Laporan KhususSemarak Festival Bunga Dan Buah Nusantara 2019Bogor, Jaya Pos Euforia acara Festival Bunga dan Buah Nusantara (FBBN) 2019 yang telah berakhir pada Minggu ...


Pembangunan Jalan di Provinsi Jambi, Dinas PUPR Terus Berkoordinasi Dengan Kepala BalaiBupati OKU Hadiri Peringatan Hari Guru Nasional 2019Tingkatkan Kualitas Batik Jambi Rahima Gandeng Desainer Eddy BettyGubernur Jambi Anggarkan Bantuan dan Fasilitasi Kesepakatan PMI, DMI dan LPP TVRI Untuk MasyarakatKecamatan Kurun Juara Umum Festival Tandak Intan KaharinganPemkab Asahan Laksanakan Upacara Peringatan HKN Peringati HKN Ke-55, Pemkab Gumas Gelar Senam Sehat dan Germas Hidup Sehat