Rabu, 20 November 2019 - 05:37:34 WIB
SDN Cilayang 1 -Cikeusal Diduga Pungli SiswaKategori: Bedah Jaya Pos - Dibaca: 105 kali

Baca Juga:Istri Juragan Tanah Lawan PerampokJalan Menuju PT Saipem Mulai DikerjakanBupati Indramayu Luncurkan Program Fit For SchoolHUT Harian Jaya Pos Ke 5, Eratkan Kebhinnekaan Tunggal Ika

Serang, Jaya Pos

Sekolah Dasar Nege­ri (SDN) Cilayang 1 Desa Cilayang Kecamatan Cikeusal Kabupaten Serang mempunyai jumlah siswa sebanyak 295. Dengan jumlah siswa sebanyak itu, tentu dana BOS yang diterima cukup signifikan. Namun, untuk sarana prasarana, sekolah tersebut melakukan pungutan sebesar Rp. 415.000 kepada orang tua siswa kelas 1 dengan alasan untuk bangku dari pada siswa siswinya duduk di lantai kata Kepala Sekolah sewaktu rapat antara pihak sekolah dengan orang tua siswa. Demikian dikatakan Supran Aktivis Konsolidasi Mahasiswa Nasional Indonesia (Komando) saat melakukan penulusuran.

Saat di konfirmasi belum lama ini, Ani Suryani S.pd Kepala Sekolah SDN Cilayang 1 mengatakan bahwa untuk mengkonfimasi pihak komite sekolah. “itu mah konfirmasi aja sama komite, sama UPTD kalo engga datang lah ke sekolah, tadi udah dirapatkan dengan komite,” dalihnya.

Ditanya lebih lanjut pungutan sebesar Rp. 415.000, Ani beralasan itu untuk bangku. “Udah itu sudah di itukan lagi sama komite, waktu pertama kali juga sudah rapat musyawarah, itu untuk bangku, tadi juga saya, UPT, komite, masyarakat semua sudah setuju seperti itu karena dari pada anaknya gak duduk di bangku,” ujarnya.

“Saya gak ngambil resiko sendiri, itu mah hasil musyawarah, lebih baik tanyakan ke komite dan UPT yang bertanggung jawab,” tuturnya.

Mendengar alasan Kepsek SDN Cilayang 1, Supran mengatakan bahwa fasilitas meja dan kursi untuk kelas 1 A dan kelas 1B tidak ada bangku sama sekali, ada juga rusak berat dan tidak bisa dipakai lagi. Pihak sekolah kemudian bersama komite dan orang tua murid bersepakat melakukan pertemuan untuk musyawarah bersama untuk meminta pungutan, setiap orang tua dimintai pungutan Rp 415 ribu, dana tersebut pun untuk kaos olahraga dan batik.

“Warga yang dimintai keterangannya oleh tim kami di lapangan membenarkan adanya pungutan liar di SDN Cilayang 1 bahkan dari tahun 2016 sampai sekarang dan kami minta kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Serang agar menindak lanjuti persoaalan ini agar tidak terjadi pungutan liar yang dilakukan oknum pihak sekolah,” ungkapnya.

Menurut Maman Maulana, SH Ketua Komando mengatakan bahwa UU No 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional mengamanatkan bahwa setiap warga Negara yang berusia 7-15 tahun wajib mengikuti pendidikan dasar. Pasal 34 ayat 2 menyebutkan bahwa Pemerintah dan Pemerintah daerah menjamin terselenggaranya wajib belajar minimal pada jenjang pendidikan dasar tanpa memungut biaya, sedangkan dalam ayat 3 menyebutkan bahwa wajib belajar merupakan tanggung jawab Negara yang diselenggarakan oleh lembaga pendidikan pemerintah, pemerintah daerah, dan masyarakat.

“Konsekuensi dari amanat UU tersebut adalah pemerintah dan pemerintah daerah memberikan pelayanan pendidikan bagi seluruh peserta didik dan pada tingkat pendidikan dasar (SD dan SMP) serta satuan pendidikan lain yang sederajat. Jadi tindakan dari pihak sekolah bisa dikatakan melakukan pungutan liar karena sudah keluar dari aturan,” ujarnya, Senin (11/11). (Na2)


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (60706)Walikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (60524)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (52490)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (16022)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (15376)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (15298)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (15076)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (14758)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (14382)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (10298)
Bedah JayaposDemi Untung Banyak, Ketua Panitia Gunakan Tanah Urug Tidak Sesuai SpekPekanbaru, Jaya Pos Meterial tanah urug setidaknya harus memiliki agregat atau daya kerekatan yang sudah ...


Lujeng Sudarto Desak Kejari Bangil Ungkap Aktor Intelektual Kasus DisporaTanpa SP Grop Wilmar Mutasi Karyawan Semena MenaProyek Rehab Bangunan Pelabuhan Diduga MenyimpangPT Adira Finance Pasaman Barat Terkesan Tutup Mata Terhadap Konsumen yang TertipuDugaan SPJ Fiktif di DisdukCapil BukittinggiKegiatan Pembangunan di Desa Gedangrowo Jadi BancakanDana Bumdes Kolelet-Picung Diduga Masuk Kantong Pribadi
Laporan KhususPembangunan Jalan di Provinsi Jambi, Dinas PUPR Terus Berkoordinasi Dengan Kepala BalaiJambi, Jaya Pos Gubernur Jambi Dr Drs H Fachrori Umar MHum memimpin Upacara Hari Bhakti ke-74 PU di lapangan ...


Bupati OKU Hadiri Peringatan Hari Guru Nasional 2019Tingkatkan Kualitas Batik Jambi Rahima Gandeng Desainer Eddy BettyGubernur Jambi Anggarkan Bantuan dan Fasilitasi Kesepakatan PMI, DMI dan LPP TVRI Untuk MasyarakatKecamatan Kurun Juara Umum Festival Tandak Intan KaharinganPemkab Asahan Laksanakan Upacara Peringatan HKN Peringati HKN Ke-55, Pemkab Gumas Gelar Senam Sehat dan Germas Hidup SehatPemkab Tasikmalaya Gelar Upacara HUT Korpri Ke-48