Rabu, 20 November 2019 - 05:55:30 WIB
Bupati Gumas Sampaikan Nota Keuangan Rancangan APBD 2020Kategori: Kalimantan Tengah - Dibaca: 66 kali

Baca Juga:Lappan Desak Kajari Bantaeng Pastikan Ada Calon TersangkaIstri Juragan Tanah Lawan PerampokJalan Menuju PT Saipem Mulai DikerjakanBupati Indramayu Luncurkan Program Fit For School

Kuala Kurun, Jaya Pos

Bupati Gunung Mas (Gumas), Kalimantan Tengah (Kalteng) Jaya S. Monong menyampaikan Pidato Pengantar Nota Keuangan dan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2020. Pada rapat Paripurna ke-8 masa Persidangan I tahun sidang 2019, yang digelar di ruang sidang paripurna dewan, Rabu (7/11).

Rapat Paripurna DPRD Gumas tersebut dibuka langsung Ketua DPRD Akerman didampingi Wakil Ketua I Binartha dan Wakil Ketua II Neni Yuliani. Serta dihadiri sejumlah Anggota DPRD Gumas, Para Asisten dan Staf Ahli serta jajaran SKPD, para Kabag, dan undangan lainnya.

Dalam Pidato Pengantar Nota Keuangan RAPBD Tahun 2020, Jaya S Monong memaparkan, direncanakan pendapatan berjumlah sebesar Rp 1.088.191.243.900 dengan rincian belanja berjumlah Rp 1.078.894.243.900 serta surplus anggaran sebesar Rp 9.297.000.000 dan uraian masing-masing komponen Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah tersebut dengan rincian Rp 1.088.191.243.900 atau naik 1,02 persen jika dibandingkan dengan TA 2019.

Selain itu, Bupati mengatakan, Pendapatan Asli Daerah (PAD) ditargetkan sebesar Rp 60.026.439.000 atau 1,01 persen. Jika dibandingkan dengan tahun 2019, terdiri dari Pajak Daerah, ditargetkan sebesar Rp 24.726.500.000 atau bertambah 1,03 persen jika dibandingkan dengan tahun 2019.
Kemudian hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan, ditargetkan sebesar Rp 7.254.000.000 atau berkurang 0,99 persen, Pendapat Asli Dearah yang Sah ditargetkan sebesar Rp 23.928.085.840.

Dana perimbangan, seluruhnya berjumlah sebesar Rp 838.166.328.000 atau bertambah 1,00 persen, bagi hasil pajak dan bukan pajak ditargetkan sebesar Rp 52.642.196.000 atau turun 0,52 persen jika dibandingkan dengan sebelumnya.

Dana Alokasi Umum (DAU) sebesar Rp 589.542.650.000 bertambah 1,02 persen, Dana Alokasi Khusus (DAK) ditargetkan sebesar Rp 195.980.482.000 bertambah 1,22 persen, Pendapatan Daerah yang Sah ditargetkan sebesar Rp 189.728.476.900 atau bertambah 1,13 persen.

Lanjut dia, pada tahun 2020 ditargetkan sebesar Rp 1.078.894.243 atau bertambah 0,97 persen jika dibandingkan dengan tahun 2019. Belanja tidak langsung Rp 551.392.304.164 atau berkurang 0,96 persen dari tahun 2019, Belanja Langsung Rp 527.501.939.736.

“Tahun Anggaran 2020 ini Kelompok Belanja Tidak Langsung masih lebih besar dibandingkan dari Kelompok Belanja Langsung terutama terkait pengalokasian gaji, tunjangan berdasarkan beban kerja dan uang makan untuk CPNS, gaji dan tunjangan kepala daerah dan wakil kepala dearah, gaji dan tunjangan ketua, wakil ketua dan anggota DPRD serta pengalokasian anggaran untuk dana desa,” tuturnya.

Dengan demikian menurut Bupati terdapat surplus pembiayaan netto sebesar Rp 9.297.000.000 dimana surplus pembiayaan Netto tersebut akan dipergunakan untuk menutup defisit anggaran tahun 2020, dengan jumlah yang sama. “Oleh sebab itu upaya-upaya peningkatan PAD, semestinya dapat ditempuh melalui penyederhanaan sistem dan prosedur administrasi pemungutan pajak dan retribusi daerah, peningkatan ketaatan wajib pajak dalam pembayaran retribusi daerah,” ucapnya.

Bupati berharap dengan modal kerja yang harmonis selama ini, pihak terkait dapat menjalankan tugas dan fungsi masing-masing dengan baik, untuk dipersembahkan bagi masyarakat Kabupaten Gumas.(Kominfosp/Mandau)


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerWalikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (66635)Proyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (60961)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (52723)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (18435)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (16290)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (15554)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (15269)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (14958)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (14721)Diduga Mabuk, Tarian Gemulai Siswi SMAN 1 Mojosari Mojokerto Viral (10936)
Bedah JayaposDiduga Honor Pencegahan Karhutla Tahun 2019 di Ketapang DisunatKetapang, Jaya Pos Sekjen Lembaga Swadaya Masyarakat Gerakan Anti Suap dan Anti Korupsi (LSM Gasak) Ketapang ...


Kejati Babel Usut Dugaan Penyimpangan Pembelian Biji TimahProyek Jl Pelang-Batu Tajam Ketapang Rp 56,4 M Terindikasi Gagal MutuKejari Kabupaten Bandung Setor Uang Pengganti Perkara Tipikor ke Kas NegaraDiduga Lakukan Pungli, Kepala Desa Dan Panitia PTSL Dilaporkan Ke Kejari PandeglangDiduga Belum Kantongi IMB, Pembangunan Tower Pemancar Dari Ratelindo Berjalan MulusPetugas Tahanan Kejari Kabupaten Bandung Amankan Pembesuk Bawa SabuDaud Pasaribu SH, : Fakta Persidangan, Objek Perkara Merupakan Harta Warisan Ibu Sinap Untuk Poniyem
Laporan KhususOrmas LACAK Mengajak Masyarakat Mengawal Terus Anggaran Negara Dalam Pemberantasan KorupsiCirebon, Jaya Pos Acep Rianto, Ketua Lacak meminta kepada masyarakat untuk mengawal terus anggaran negara ...


Kerajinan Ijuk Panumbangan Tembus Pasar Tanah AirKesakralan Gunung Pusuk Buhit Perlu DipertahankanDPRD Muba Tanggapi Audiensi Baznas MubaSiap Tanggap Bencana, Kodim 0711 Pemalang Menamam Rumput VertiverPemkab Gumas Gelar Forum Konsultasi Publik Penyempurnaan Rancangan RKPD 2021Kabid Humas Polda Sulsel Silaturrahmi Dengan Wartawan MarosEbid Diana Putra: Kita Akan Wujudkan Masyarakat Sejahtera