Minggu, 08 Desember 2019 - 07:22:26 WIB
Diduga Karena Konsumsi Sate Ayam, 21 Orang Mengalami Mual dan MuntahKategori: Kalimantan Barat - Dibaca: 79 kali

Baca Juga:Gapero Akan Bawa Penyimpangan DBHCHT Kab Blitar ke Polda JatimBanjir Masih Menjadi Langganan di Kota DepokRp. 3,3 M, Untuk Raskin Siak, Syamsuar : Mekanisme Penyalurannya Secara GratisDisbudparpora KKA Promosikan Keindahan Anambas Hingga Go Internasional

Seponti – KKU, Jaya Pos

Sebanyak 21 orang warga diduga mengalami keracunan seusai mengonsumsi sate ayam pada acara yasinan mingguan di salah satu rumah warga di Desa Sungai Sepeti Kecamatan Seponti Jaya, Kayong Utara. Akibatnya, mereka semua harus mendapatkan perawatan di puskesmas setempat.

Kejadian itu bermula ketika Kamis malam (28/11), di salah satu rumah warga di Desa Sungai Sepeti mengadakan acara yasinan minguan, setelah selesai acara yasinan, tuan rumah menyuguhkan makanan berupa sate ayam dan air es teh. Rupanya, kemungkinan dari makanan itulah sehingga 21 orang warga yang ikut yasinan mingguan itu subuhnya harus berlarian ke puskesmas terdekat dengan keluhan serupa. Rata-rata keluhan yang mereka rasakan sakit di perut, mual-mual dan muntah.

“Benar, sejumlah warga saya mendapat perawatan di puskesmas Telaga Arum, dugaan sementara karena memakan makanan selepas acara yasinan mingguan,” kata Kepala Desa Sungai Sepeti, Toni Hariyanto. “Semuanyanya masih terhitung keluarga saya yang masuk puskesmas akibat itu,” imbuhnya.

Mendengar kejadian itu, Camat Seponti Jaya mengecek kebenaran info tersebut di Puskesmas Telaga Arum yang masih masuk wilayahnya. “Saya meminta kepada dokter dan perawat beserta staf saya di kecamatan untuk segera dan secepatnya melakukan pertolongan sebaik mungkin pada warga. Pada subuh kejadian itu saya sudah berada di puskesmas guna memastikan kejadian itu,” kata Camat Seponti Sapwan Nor.

Berdasarkan keterangan dokter Agus Darmanto yang merawat warga, sekitar subuh pada Jum’at, sebanyak 21 warga itu merasakan keluhan hampir serupa yakni mual dan muntah-muntah. Pihaknya bersama dengan perawat melakukan tindakan medis dengan memberikan pengobatan. “Yang datang pada saat itu sebanyak 21 orang, namun hanya 15 orang yang belum kami perbolehkan pulang pada waktu itu, 6 orangnya kami anggap berdasar rekam medisnya tidak mengkhawatirkan,” ujarnya.

Dokter itu tidak dapat memastikan kejadian ini apakah akibat mengkonsumsi makanan pada acara yasinan mingguan itu atau karena ada penyebab lain. Guna kepentingan medis, pihaknya bersama sejumlah perawat, Camat dan Kepala Desa Sungai Sepeti mendatangi tempat acara yasinan itu, mereka menanyai tuan rumah, warga yang sudah terlihat sehat yang mengikuti acara yasinan itu serta memeriksa dan mengambil contoh makanan yang diduga dikonsumsi warga guna dilakukan pemeriksaan pada makanan itu.

Namun dr Agus, dalam bahasa medisnya mengatakan penyakit dikarenakan infeksi saluran pencernaan. “Kami harus memeriksa dulu apakah karena makanan itu atau karena lainnya, makanya kami mengambil dan memeriksa sampel makanan itu. Kami kirim ke laboratorium yang ada di Pontianak,” kata dr Agus.

Sementara menurut informasi, pemilik rumah acara yasinan mingguan juga turut mengkonsumsi sate ayam pada waktu itu, namun tidak mengalami sakit seperti yang dirasakan warga lainnya. ”Saya heran, kenapa yang mengalami sakit itu hanya mereka, padahal kami juga memakan makanan itu. Kalo pun dari makanan kami kan juga sama, tapi kami baik-baik saja, Alhamdulillah,” katanya.(Jaydin)


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerWalikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (66669)Proyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (60962)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (52723)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (18440)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (16291)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (15555)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (15270)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (14961)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (14722)Diduga Mabuk, Tarian Gemulai Siswi SMAN 1 Mojosari Mojokerto Viral (10937)
Bedah JayaposDiduga Gunakan Dana Desa FiktifMaros, Jaya Pos Wakil Ketua DPD Garda Nusantara Provinsi Sulawesi Selatan, Iswadhy Arifin mengatakan ada ...


Diduga Honor Pencegahan Karhutla Tahun 2019 di Ketapang DisunatKejati Babel Usut Dugaan Penyimpangan Pembelian Biji TimahProyek Jl Pelang-Batu Tajam Ketapang Rp 56,4 M Terindikasi Gagal MutuKejari Kabupaten Bandung Setor Uang Pengganti Perkara Tipikor ke Kas NegaraDiduga Lakukan Pungli, Kepala Desa Dan Panitia PTSL Dilaporkan Ke Kejari PandeglangDiduga Belum Kantongi IMB, Pembangunan Tower Pemancar Dari Ratelindo Berjalan MulusPetugas Tahanan Kejari Kabupaten Bandung Amankan Pembesuk Bawa Sabu
Laporan KhususDesa Sukamulya Maju Dan Berkembang Pesat Berkat Kepemimpinan H. NawawiTangerang, Jaya Pos Bergulir semangat reformasi dan demokrasi serta menyikapi segala permasalahan yang ada, ...


Ormas LACAK Mengajak Masyarakat Mengawal Terus Anggaran Negara Dalam Pemberantasan KorupsiKerajinan Ijuk Panumbangan Tembus Pasar Tanah AirKesakralan Gunung Pusuk Buhit Perlu DipertahankanDPRD Muba Tanggapi Audiensi Baznas MubaSiap Tanggap Bencana, Kodim 0711 Pemalang Menamam Rumput VertiverPemkab Gumas Gelar Forum Konsultasi Publik Penyempurnaan Rancangan RKPD 2021Kabid Humas Polda Sulsel Silaturrahmi Dengan Wartawan Maros