Kamis, 01 November 2012 - 07:32:01 WIB
Karyawan BRI Pacitan Lecehkan dan Hina Profesi WartawanKategori: Jawa Timur - Dibaca: 1347 kali

Baca Juga:Dinas PSDA Simalungun Sengsarakan Warga ?Gedung Baru Harapan BaruPT Pos Gandeng GarudaSatpol PP Tingkatkan Wawasan dan Kesamaptaan

Pacitan, Jaya Pos

Berlagak sok jagoan dan seperti preman yang tidak  mencerminkan seorang pelayan masyarakat pada akhirnya merusak citra Bank Rakyat Indonesia (BRI).

Ali, karyawan BRI cabang Pacitan secara terang-terangan dengan jiwa sombongnya meremehkan salah satu awak media sekaligus menantangnya. Kejadian ini bermula saat Ali, menelepon TT, salah satu wartawan hendak menanyakan masalah anak buahnya bernama Widodo dan Hendrik. TT menolak pertemuan itu dikarenakan waktu sudah malam dan sudah saatnya istirahat. Tetapi, Ali memaksa TT untuk bertemu pada malam itu juga. Akhirnya, TT persilahkan karyawan BRI itu menemuinya di rumahnya.

Sebenarnya, TT mengaku hanya konfirmasi kepada anak buah Ali bernama Widodo terkait masalah yang dialami oleh Widodo sendiri. Tetapi, Ali yang malah merasa sangat berkepentingan merasa bahwa Widodo adalah anak buahnya dan nomor telepon Widodo yang ada pada wartawan awal berasal dari Ali.

Ali yang ditemani seorang pemuda tinggi besar, sempat berulang kali menanyakan duduk permasalahan Widodo pada TT, tapi berulang kali TT menolak untuk memberitahu.

Merasa tidak ditanggapi pertanyaannya, Ali pun menelepon Widodo untuk segera dating. Berselang kemudian, Widodo datang. “Saya tahu siapa yang berdiri dibelakang sampeyan, sampeyan dapat informasi ini dari mana?” tanya dia.

Padahal, sesuai dengan UU No 40 Tahun 1999 tentang Pers pasal 1 ayat 10 dan juga Kode Etik Jurnalis pasal 7 jelas disebutkan bahwa wartawan memiliki hak tolak untuk menyebutkan identitas narasumber, jadi untuk identitas nara sumber harus dirahasiakan.

Merasa tidak ditanggapi pertanyaannya oleh TT, Ali pun emosi, “Sampeyan hanya sebatas wartawan, apa to sebenarnya manfaatnya wartawan itu?” ungkap Ali meremehkan wartawan.  “Disini saya melihat indikasi lain, saya lihat sampeyan itu berdiri bukan sebagai wartawan,” Ali menuduh.  

Jengkel karena masih tidak ditanggapi, Ali pun mengajak TT duel. “Hati-hati kalau bicara, aku hanya mengingatkan, mau berlindung dibalik Pers dan sebagainya? Kalau kamu laki-laki model apapun saya layani, aku tidak bicara orang BRI, kamu gak sah bicara wartawan,” tantang Ali.

Sungguh karyawan yang tidak punya etika dan sopan santun, kelakuannya bak preman jalanan. Apakah itu ciri seorang karyawan BRI? Ataukah BRI salah menyeleksi karyawannya? Tentunya, ini harus menjadi atensi bagi pemimpin BRI, bagaimana perilaku dan etika seorang karyawan harus bisa jadi panutan.

Sampai saat ini kepala cabang BRI kabupaten pacitan  yang hendak dikonfirmasi tidak bias menemui rekan wartawan. Sementara korban pelecehan saudara teteg akan pelaporkan ke dewan press dan polres pacitan, sedangkan beberapa persatuan wartawan seluruh pacitan akan mengelar demo ke kantor BRI kabupaten pacitan. JTM 02


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerMembongkar Proyek Permai Grup (Bag 1), PT AJ Dapat Jatah Rp 35 M di Kementerian Perhubungan (118331)Komisi IX DPR RI dan Menteri Kesehatan Agar Meninjau Kembali Pembangunan Rumah Sakit Internasional (89098)Diduga Peras Pengusaha Toko Material dan Toko Emas, PPATK Diminta Audit Harta Pejabat KPP Pratama Ko (44175)SMPN 2 Pasar Kemis Butuh Ruang Kelas Baru (36908)PP Amanatul Ummah Tidak Penuhi Janjinya Pada Wali Murid (36406)Tanah Milik H.Amiruddin Pase Jadi Ajang Kejahatan Koneksitas Hakim Dan Penyidik Kepolisian (32955)Bayi Hasil Hubungan Gelap Dibuang di WC Sekitar Kabah ( Nestapa Pahlawan Devisa di Negeri Orang Bgn (32416)Ibunda Ajeng Mamamia Dimejahijaukan (28029)Gurame PJTV Ajang Penyaluran Artis Penyanyi (21209)Sudah Tiga Jenderal Polisi Pembawa Gerbong Terbelit Kasus (19104)
Bedah JayaposLayanan Di Adira Finance Dikeluhkan NasabahPontianak, Jaya Pos Setelah ditemui Tedy Irawan Customer Service Pik Asuransi di Kantor Adira Finance Cabang ...


Proyek Rehabilitasi Irigasi Lekopancing Senilai 16,7 MPembangunan Rumah Khusus di Jeneponto Sarat PenyimpanganBPK RI: Walikota Agar Perintahkan Kepala Disbimarta dan Sekda Memberi Sanksi (4)Perusahaan Tidak Lulus karena Tidak Lampirkan Jaminan Penawaran (3)RSUD Kabupaten Melawi Tunggu Hitungan BPKProses Hukum LHP-BPK RI Atas Disbimarta Kota Bekasi Mandak (2)Sosialisasi Sadar Usaha Dengan Tema "Ayo Kerja" Di Minut Berlangsung Tegang
Laporan KhususParipurna HUT Kabupaten Lahat Meria dan KhidmatLahat, Jaya Pos DPRD Kabupaten Lahat bersama Pemerintahan Kabupaten Lahat menggelar Rapat Paripurna Istmewa ...


Ketua DPRD Berharap Kunjungan Siswa Seskoad Bermanfaat Bagi DaerahGubernur Sumsel Apresiasi Prestasi Aswari RivaiDanau Toba Desember 2016 Bersih Dari KerambaK2AM Kembali Gelar Baksos di Medan Beri Bantuan Terhadap Anak Jalanan Masyarakat Selektif Dengan OrmasDinas Kehutanan dan Perkebunan Lab. Batu Adakan Pelatihan Pusat Seminary Bukit Gibeon Ajibata Diresmikan