Kamis, 01 November 2012 - 07:32:01 WIB
Karyawan BRI Pacitan Lecehkan dan Hina Profesi WartawanKategori: Jawa Timur - Dibaca: 708 kali

Baca Juga:Dinas PSDA Simalungun Sengsarakan Warga ?Gedung Baru Harapan BaruPT Pos Gandeng GarudaSatpol PP Tingkatkan Wawasan dan Kesamaptaan

Pacitan, Jaya Pos

Berlagak sok jagoan dan seperti preman yang tidak  mencerminkan seorang pelayan masyarakat pada akhirnya merusak citra Bank Rakyat Indonesia (BRI).

Ali, karyawan BRI cabang Pacitan secara terang-terangan dengan jiwa sombongnya meremehkan salah satu awak media sekaligus menantangnya. Kejadian ini bermula saat Ali, menelepon TT, salah satu wartawan hendak menanyakan masalah anak buahnya bernama Widodo dan Hendrik. TT menolak pertemuan itu dikarenakan waktu sudah malam dan sudah saatnya istirahat. Tetapi, Ali memaksa TT untuk bertemu pada malam itu juga. Akhirnya, TT persilahkan karyawan BRI itu menemuinya di rumahnya.

Sebenarnya, TT mengaku hanya konfirmasi kepada anak buah Ali bernama Widodo terkait masalah yang dialami oleh Widodo sendiri. Tetapi, Ali yang malah merasa sangat berkepentingan merasa bahwa Widodo adalah anak buahnya dan nomor telepon Widodo yang ada pada wartawan awal berasal dari Ali.

Ali yang ditemani seorang pemuda tinggi besar, sempat berulang kali menanyakan duduk permasalahan Widodo pada TT, tapi berulang kali TT menolak untuk memberitahu.

Merasa tidak ditanggapi pertanyaannya, Ali pun menelepon Widodo untuk segera dating. Berselang kemudian, Widodo datang. “Saya tahu siapa yang berdiri dibelakang sampeyan, sampeyan dapat informasi ini dari mana?” tanya dia.

Padahal, sesuai dengan UU No 40 Tahun 1999 tentang Pers pasal 1 ayat 10 dan juga Kode Etik Jurnalis pasal 7 jelas disebutkan bahwa wartawan memiliki hak tolak untuk menyebutkan identitas narasumber, jadi untuk identitas nara sumber harus dirahasiakan.

Merasa tidak ditanggapi pertanyaannya oleh TT, Ali pun emosi, “Sampeyan hanya sebatas wartawan, apa to sebenarnya manfaatnya wartawan itu?” ungkap Ali meremehkan wartawan.  “Disini saya melihat indikasi lain, saya lihat sampeyan itu berdiri bukan sebagai wartawan,” Ali menuduh.  

Jengkel karena masih tidak ditanggapi, Ali pun mengajak TT duel. “Hati-hati kalau bicara, aku hanya mengingatkan, mau berlindung dibalik Pers dan sebagainya? Kalau kamu laki-laki model apapun saya layani, aku tidak bicara orang BRI, kamu gak sah bicara wartawan,” tantang Ali.

Sungguh karyawan yang tidak punya etika dan sopan santun, kelakuannya bak preman jalanan. Apakah itu ciri seorang karyawan BRI? Ataukah BRI salah menyeleksi karyawannya? Tentunya, ini harus menjadi atensi bagi pemimpin BRI, bagaimana perilaku dan etika seorang karyawan harus bisa jadi panutan.

Sampai saat ini kepala cabang BRI kabupaten pacitan  yang hendak dikonfirmasi tidak bias menemui rekan wartawan. Sementara korban pelecehan saudara teteg akan pelaporkan ke dewan press dan polres pacitan, sedangkan beberapa persatuan wartawan seluruh pacitan akan mengelar demo ke kantor BRI kabupaten pacitan. JTM 02


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerMembongkar Proyek Permai Grup (Bag 1), PT AJ Dapat Jatah Rp 35 M di Kementerian Perhubungan (113890)Komisi IX DPR RI dan Menteri Kesehatan Agar Meninjau Kembali Pembangunan Rumah Sakit Internasional (83005)PP Amanatul Ummah Tidak Penuhi Janjinya Pada Wali Murid (15790)Tanah Milik H.Amiruddin Pase Jadi Ajang Kejahatan Koneksitas Hakim Dan Penyidik Kepolisian (12369)Dilaporkan Ke KPK, Pejabat DKI Korupsi Tanah Rp 49 Miliar (9189)Demo di Jakarta dan Tapteng Desak Tangkap Bonaran Situmeang (8850)Sudah Tiga Jenderal Polisi Pembawa Gerbong Terbelit Kasus (8707)Masyarakat Tapanuli Tengah Demo Didepan Kantor KPK Minta Ketua KPK Tangkap Bonaran Situmeang (8489)SMPN 2 Pasar Kemis Butuh Ruang Kelas Baru (7808)Demo di Kantor Bupati Tapteng, Minta Bonaran Situmeang Segera Ditangkap (7070)
Bedah JayaposPerubahan Jenis Tanaman PTPN VII Unit Usaha Bekri IlegalLampung Tengah, Jaya Pos Perkebunan yang sudah ada sejak zaman penjajahan Belanda dan dari tahun 1996 yang ...


Selamatkan Danau Toba ( I ), Pembabatan Hutan oleh GDS Ancam Keselamatan Pulau SamosirInfrastruktur di Desa Sei Landak Sangat Minim PengawasanBandar Narkoba Dilepas Kinerja Kapolres Sergai DipertanyakanPembangunan jalan Nasional, PT. Inti Indokomp Cs Diduga Kuat Gunakan Material NonstandarPupuk Bersubsidi Menghilang di Pasaran Petani Pantura Subang KelimpunganDiduga Proyek Bermasalah 3 LSM Laporkan ke KPKKejaksaan Akan Usut Dugaan Korupsi PDAM Tirtawening
Laporan KhususPembangunan Jembatan Desa Mendapat Apresiasi Dari MasyarakatIndramayu, Jaya Pos Bupati Indramayu Hj Anna Sophanah dalam setiap pertemuannya menekankan tentang arti ...


Dr. Tigor Gembira, HKBP Perhatikan Masalah Pendidikan dan KesehatanIbu Petani, Kini Jadi Anggota DPRD Kota Pematang SiantarGelar Lomba Cipta Menu B2SAPSN Menjadi Budaya Hidup Bersih Sepanjang MasaPemkot Mojokerto Gelar Pameran UMKM dan Industri Kreatif Jatim 2014Rano Karno Resmikan Pembangunan Ruas Jalan Citeras-TigaraksaUpacara Peringatan HUT RI Ke 69 di Ogan Ilir Berlangsung Khidmat