Selasa, 06 November 2012 - 07:09:50 WIB
Kinerja Seksi P2B Kecamatan Kebayoran Lama DipertanyakanKategori: Jakarta - Dibaca: 402 kali

Baca Juga:Baliho Bupati dan Wabup Tasikmalaya Hiasan Yang Tidak Enak DipandangPolisi Setengah Hati Tangani Kasus Mafia Minyak di KarimunKepergok Curi HP Ngumpet di Kamar MandiSoal Proyek Bernilai Miliaran Rupiah, Kepala Satker PKP Provinsi Sulsel Bungkam

Jakarta, Jaya Pos

Carut-marut kinerja Seksi Pengawasan dan Penertiban Bangunan (P2B) Kecamatan Kebayoran Lama Kota Administratif Jakarta Selatan, akan terus berlanjut, jika tak ada tindakan tegas dari Kepala Dinas P2B DKI Jakarta. Maraknya bangunan bermasalah di kawasan ini, sudah bukan pergunjingan yang baru di kalangan aktivis dan masyarakat.

Seperti bangunan futsal tanpa IMB (Izin Mendirikan Bangunan) di Jalan Kangkung Kelurahan Cipulir. Keberadaan bangunan tersebut jelas melanggar Perda No 7 tahun 1991 tentang bangunan dalam wilayah DKI Jakarta, dan merupakan cerminan pembangkangan terhadap SK Gubernur No 1068 ta­hun 1997, tentang petunjuk pelaksanaan teknis penertiban kegiatan membangun dan menggu­nakan bangunan di DKI Jakarta. Namun, pengerjaannya masih terus berjalan sampai saat ini.

Irbanko (Inspektorat Pembantu Kota) Jakarta Selatan pun diharapkan melakukan pemeriksaan terkait kinerja Kepala Seksi dan Staf P2B Kecamatan Kebayoran Baru, dan mela­kukan tinjauan ke lapangan untuk membuktikan maraknya bangunan bermasalah di wila­yah ini. Situasi seperti ini, akan mempengaruhi pemasukan retribusi dari bangunan, kerusakan lingkungan, serta pelanggaran HAM.

Seorang aktivis dan pemerhati lingkungan, Cut Dian mengatakan, pada prakteknya, ok­num petugas P2B Kebayoran Lama tidak profesional dan cenderung melakukan tindakan KKN (Korpsi Kolusi dan Nepotisme) di lapangan. “Kelakuan seperti itu jelas akan mengurangi retribusi dari bangunan dan mempercepat kerusakan lingku­ngan. Dan yang paling parah adalah pelanggaran HAM, karena terjadi tebang pilih dalam penertiban bangunan yang melanggar perizinan.” ujarnya.

Memang, sangatlah mudah untuk menemukan bangunan liar di Kecamatan Kebayoran Lama. Tak perlu makan waktu lama, hanya sekitar tiga puluh menit berputar, maka akan dilihat menjamurnya bangunan bermasalah di wilayah ini. Pelanggaran yang terlihat sangat beragam. Seperti bangunan tanpa IMB, bangunan yang melanggar GSJ, GSB, KDB, serta pelanggaran peruntukan.Rap


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerMembongkar Proyek Permai Grup (Bag 1), PT AJ Dapat Jatah Rp 35 M di Kementerian Perhubungan (114105)Komisi IX DPR RI dan Menteri Kesehatan Agar Meninjau Kembali Pembangunan Rumah Sakit Internasional (83335)PP Amanatul Ummah Tidak Penuhi Janjinya Pada Wali Murid (15915)Tanah Milik H.Amiruddin Pase Jadi Ajang Kejahatan Koneksitas Hakim Dan Penyidik Kepolisian (12583)Dilaporkan Ke KPK, Pejabat DKI Korupsi Tanah Rp 49 Miliar (9320)Demo di Jakarta dan Tapteng Desak Tangkap Bonaran Situmeang (8996)Sudah Tiga Jenderal Polisi Pembawa Gerbong Terbelit Kasus (8887)Masyarakat Tapanuli Tengah Demo Didepan Kantor KPK Minta Ketua KPK Tangkap Bonaran Situmeang (8532)SMPN 2 Pasar Kemis Butuh Ruang Kelas Baru (7910)Gurame PJTV Ajang Penyaluran Artis Penyanyi (7368)
Bedah JayaposProyek Abrasi Pantai Tope Jawa dan Cikoang, PPK S&P I Mustafa ST Diminta Tidak Bersembunyi Dari PublMakassar, Jaya Pos Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum (PU), mempunyai perhatian penuh terhadap ...


Perubahan Jenis Tanaman PTPN VII Unit Usaha Bekri IlegalSelamatkan Danau Toba ( I ), Pembabatan Hutan oleh GDS Ancam Keselamatan Pulau SamosirInfrastruktur di Desa Sei Landak Sangat Minim PengawasanBandar Narkoba Dilepas Kinerja Kapolres Sergai DipertanyakanPembangunan jalan Nasional, PT. Inti Indokomp Cs Diduga Kuat Gunakan Material NonstandarPupuk Bersubsidi Menghilang di Pasaran Petani Pantura Subang KelimpunganDiduga Proyek Bermasalah 3 LSM Laporkan ke KPK
Laporan KhususBedah Rumah, Sebuah Program Unggulan Gubernur HBAJambi, Jaya Pos Menghapus kemiskinan adalah cita-cita Gubernur Jambi Hasan Basri Agus (HBA). Hampir setengah ...


20.716 Unit Rumah Telah Dibedah, Bukti Kepedulian HBA Kepada Orang MiskinPembangunan Jembatan Desa Mendapat Apresiasi Dari MasyarakatDr. Tigor Gembira, HKBP Perhatikan Masalah Pendidikan dan KesehatanIbu Petani, Kini Jadi Anggota DPRD Kota Pematang SiantarGelar Lomba Cipta Menu B2SAPSN Menjadi Budaya Hidup Bersih Sepanjang MasaPemkot Mojokerto Gelar Pameran UMKM dan Industri Kreatif Jatim 2014