Selasa, 06 November 2012 - 07:09:50 WIB
Kinerja Seksi P2B Kecamatan Kebayoran Lama DipertanyakanKategori: Jakarta - Dibaca: 368 kali

Baca Juga:Baliho Bupati dan Wabup Tasikmalaya Hiasan Yang Tidak Enak DipandangPolisi Setengah Hati Tangani Kasus Mafia Minyak di KarimunKepergok Curi HP Ngumpet di Kamar MandiSoal Proyek Bernilai Miliaran Rupiah, Kepala Satker PKP Provinsi Sulsel Bungkam

Jakarta, Jaya Pos

Carut-marut kinerja Seksi Pengawasan dan Penertiban Bangunan (P2B) Kecamatan Kebayoran Lama Kota Administratif Jakarta Selatan, akan terus berlanjut, jika tak ada tindakan tegas dari Kepala Dinas P2B DKI Jakarta. Maraknya bangunan bermasalah di kawasan ini, sudah bukan pergunjingan yang baru di kalangan aktivis dan masyarakat.

Seperti bangunan futsal tanpa IMB (Izin Mendirikan Bangunan) di Jalan Kangkung Kelurahan Cipulir. Keberadaan bangunan tersebut jelas melanggar Perda No 7 tahun 1991 tentang bangunan dalam wilayah DKI Jakarta, dan merupakan cerminan pembangkangan terhadap SK Gubernur No 1068 ta­hun 1997, tentang petunjuk pelaksanaan teknis penertiban kegiatan membangun dan menggu­nakan bangunan di DKI Jakarta. Namun, pengerjaannya masih terus berjalan sampai saat ini.

Irbanko (Inspektorat Pembantu Kota) Jakarta Selatan pun diharapkan melakukan pemeriksaan terkait kinerja Kepala Seksi dan Staf P2B Kecamatan Kebayoran Baru, dan mela­kukan tinjauan ke lapangan untuk membuktikan maraknya bangunan bermasalah di wila­yah ini. Situasi seperti ini, akan mempengaruhi pemasukan retribusi dari bangunan, kerusakan lingkungan, serta pelanggaran HAM.

Seorang aktivis dan pemerhati lingkungan, Cut Dian mengatakan, pada prakteknya, ok­num petugas P2B Kebayoran Lama tidak profesional dan cenderung melakukan tindakan KKN (Korpsi Kolusi dan Nepotisme) di lapangan. “Kelakuan seperti itu jelas akan mengurangi retribusi dari bangunan dan mempercepat kerusakan lingku­ngan. Dan yang paling parah adalah pelanggaran HAM, karena terjadi tebang pilih dalam penertiban bangunan yang melanggar perizinan.” ujarnya.

Memang, sangatlah mudah untuk menemukan bangunan liar di Kecamatan Kebayoran Lama. Tak perlu makan waktu lama, hanya sekitar tiga puluh menit berputar, maka akan dilihat menjamurnya bangunan bermasalah di wilayah ini. Pelanggaran yang terlihat sangat beragam. Seperti bangunan tanpa IMB, bangunan yang melanggar GSJ, GSB, KDB, serta pelanggaran peruntukan.Rap


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerMembongkar Proyek Permai Grup (Bag 1), PT AJ Dapat Jatah Rp 35 M di Kementerian Perhubungan (112970)Komisi IX DPR RI dan Menteri Kesehatan Agar Meninjau Kembali Pembangunan Rumah Sakit Internasional (81886)PP Amanatul Ummah Tidak Penuhi Janjinya Pada Wali Murid (14194)Tanah Milik H.Amiruddin Pase Jadi Ajang Kejahatan Koneksitas Hakim Dan Penyidik Kepolisian (9444)Dilaporkan Ke KPK, Pejabat DKI Korupsi Tanah Rp 49 Miliar (8088)Masyarakat Tapanuli Tengah Demo Didepan Kantor KPK Minta Ketua KPK Tangkap Bonaran Situmeang (7975)Sudah Tiga Jenderal Polisi Pembawa Gerbong Terbelit Kasus (7315)Harian JAYA POS (6512)Demo di Kantor Bupati Tapteng, Minta Bonaran Situmeang Segera Ditangkap (6343)Demo di Jakarta dan Tapteng Desak Tangkap Bonaran Situmeang (6089)
Bedah JayaposDiduga Proyek Bermasalah 3 LSM Laporkan ke KPKBantaeng, Jaya Pos Kegiatan reklamasi proyek dari Kementerian Pekerjaan Umum Direktorat Jenderal Bina Marga ...


Kejaksaan Akan Usut Dugaan Korupsi PDAM TirtaweningProyek peningkatan Sistem Lalu Lintas Kapal di Dumai, Publik Pertanyakan Bentuk Proyek dan KeberadaaAhli Waris Keluarga Tiga Menteng, Menuntut Pembayaran Ganti Rugi Lahan SDN No 14 dan 41Putihkan 5.000 Ha Sawit Ilegal Milik PT. BGA Group, Pejabat Ketapang Diisukan Terima Fee Rp 40 M52 unit Perumahan Dibangun PT Erminta Diduga Tanpa IMBButuh Perhatian Kapoldasu, Pemerasan dan Perampokan Marak di JalinsumDiduga Manager PT. PAL Main dengan Mafia Tanah
Laporan Khusus"Ida Hinadenggan ni Angka na Sarohai"Pengurus Pungun Manik Raja, Boru Dohot Bere/Ibeberena se Jabodetabek Didukuhkan Jakarta, Jaya Pos Acara ...


Tradisi Budaya Mudik Tradisi Mudik Bagi Kaum PerantauQuck Count dari Berbagai Lembaga Survei, Pasangan Jokowi-JK Unggul SementaraKelompok Tani Pribumi Kalbar Dukung Jokowi-JK Jadi Presiden RIGerakan Batak Bersatu Dukung Jokowi-JKBudaya Adat Totokng Simpang Pasir Dukung Jokowi-JKPuisi Gejolak Asmara & Kaca Oleh: Sarah Engeline Joseph. Mengapa Kita Memilih Jokowi-Jusuf Kalla?(2)