Minggu, 09 Februari 2020 - 05:22:35 WIB
Pasar Tradisional Nanga Pinoh Kondisinya Semakin BagusKategori: Kalimantan Barat - Dibaca: 67 kali

Baca Juga:Kinerja Kajari Simalungun DiragukanKinerja Seksi P2B Kecamatan Kebayoran Lama DipertanyakanBaliho Bupati dan Wabup Tasikmalaya Hiasan Yang Tidak Enak DipandangPolisi Setengah Hati Tangani Kasus Mafia Minyak di Karimun

Melawai, Jaya Pos

Sekarang kondisi pasar tradisional Kabupaten Melawi yang beralamat di Jalan Markhasan Nanaga Pinoh sudah teratur setelah dilakukan penertiban oleh Dinas Perdagangan bekerja sama dengan Satpol PP dan aparat keamanan setempat. Sebelumnya, di sepanjang Jalan Markhasan menuju ke tempat pasar tradisional terdapat banyak pedagang yang menjajakan barang dagangannya secara semrawut, sehingga mengganggu pembeli yang hendak berbelanja.

Menurut beberapa anggota masyarakat, ke Jaya Pos, Kamis, (6/2/2020), “Sekarang semua sudah ditertibkan. Semua pedagang di pinggiran jalan tidak ada lagi jadi sudah enak rasanya untuk berbelanja tidak bersempit sempit lagi di jalan. Semenjak dilakukan penertiban oleh Pemda Melawi sudah nyaman untuk berbelanja,” ujarnya.

Hal itu diakui masyarakat setempat, mereka melihat para petugas selama dua ming­gu terakhir ini terlihat yang merupakan petugas gabungan dari Dinas Perindagkop,Satpol PP, aktif mulai dari pagi hari melakukan aksi penertiban dan pengawasan pasar tradisional tersebut. “Kami melihat Kepala Dinas Perindagkop Ramdha Husni, dan Kasat Satpol PP Aji Kaswara, turun langsung ke TKP,” terang masyarakat setempat.

Kepala Dinas Perindag Kop dan Kasat Satpol PP mengatakan, “Penertiban pasar tradisional dan razia pedagang kaki lima di sepanjang akses jalan pasar tradisional kita lakukan, selama ini susah diatur pedagang maunya berdagang di pinggir jalan padahal kita sudah sediakan tempat lapak,” kata Ramda waktu dikonfirmasi Jaya Pos. “Kita dari pemerintah harus tegas mereka sesuai aturan, tidak ada alasan untuk berjualan di pinggir jalan yang sampai menghambat aktivitas masyarakat lainnya,” jelasnya.

Ditanya adanya indikasi jual beli lapak, Ramdha dengan tegas mengatakan “Kalau ada yang melakukan praktek jual beli atau sewa sewa menyawa lapak baik antar pedagang maupun oknum pemerintah akan kami buat laporan polisi.Saya minta kepada semua pedagang dan masyarakat, kalau ada ditemukan praktek praktek seperti itu segera laporkan kepada kami biar kami ambil tindakan, karena lapak dibangun pemerintah diberikan gratis kepada pedagang melalui prosedur ketentuan,” tandasnya.

“Dan perlu kita sampaikan, jangan ada lagi berdagang di kaki lima maupun di pinggir jalan di wilayah Kota Nanga Pinoh. Hal itu sangat mengganggu kendaraan maupun masyarakat, semua akan kita tertibkan n secara bertahap. Rencana kedepan kita akan bangun di depan pasar ini tempat pakir dan jalan masuk tempat lapak, yang sekarang masih kurang bagus jalan naik ke lapak. Jadi teras depan sepanjang bangunan pasar itu akan kita timbun kita buat tempat parkir kendaraan, supaya lebib tertib,” jelasnya. (Pangaribuan)


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerWalikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (66725)Proyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (60963)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (52723)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (18450)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (16291)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (15555)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (15270)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (14962)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (14725)Diduga Mabuk, Tarian Gemulai Siswi SMAN 1 Mojosari Mojokerto Viral (10937)
Bedah JayaposDiduga Gunakan Dana Desa FiktifMaros, Jaya Pos Wakil Ketua DPD Garda Nusantara Provinsi Sulawesi Selatan, Iswadhy Arifin mengatakan ada ...


Diduga Honor Pencegahan Karhutla Tahun 2019 di Ketapang DisunatKejati Babel Usut Dugaan Penyimpangan Pembelian Biji TimahProyek Jl Pelang-Batu Tajam Ketapang Rp 56,4 M Terindikasi Gagal MutuKejari Kabupaten Bandung Setor Uang Pengganti Perkara Tipikor ke Kas NegaraDiduga Lakukan Pungli, Kepala Desa Dan Panitia PTSL Dilaporkan Ke Kejari PandeglangDiduga Belum Kantongi IMB, Pembangunan Tower Pemancar Dari Ratelindo Berjalan MulusPetugas Tahanan Kejari Kabupaten Bandung Amankan Pembesuk Bawa Sabu
Laporan KhususDesa Sukamulya Maju Dan Berkembang Pesat Berkat Kepemimpinan H. NawawiTangerang, Jaya Pos Bergulir semangat reformasi dan demokrasi serta menyikapi segala permasalahan yang ada, ...


Ormas LACAK Mengajak Masyarakat Mengawal Terus Anggaran Negara Dalam Pemberantasan KorupsiKerajinan Ijuk Panumbangan Tembus Pasar Tanah AirKesakralan Gunung Pusuk Buhit Perlu DipertahankanDPRD Muba Tanggapi Audiensi Baznas MubaSiap Tanggap Bencana, Kodim 0711 Pemalang Menamam Rumput VertiverPemkab Gumas Gelar Forum Konsultasi Publik Penyempurnaan Rancangan RKPD 2021Kabid Humas Polda Sulsel Silaturrahmi Dengan Wartawan Maros