Rabu, 12 Februari 2020 - 07:09:57 WIB
Sidak Penyaluran PKH, Komisi IV Pastikan Bantuan Tepat SasaranKategori: Jawa Timur - Dibaca: 23 kali

Baca Juga:Pramuka Gugus Depan SMKN 1 Tolitoli Gelar MusyawarahProyek Jembatan Rp 2,2 M Menyalahi AturanKinerja Kajari Simalungun DiragukanKinerja Seksi P2B Kecamatan Kebayoran Lama Dipertanyakan

Trenggalek, Jaya Pos

Sesuai tugas pokok dan fungsi melekat yang ada padanya, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Trenggalek melalui Komisi IV melakukan pengawasan langsung ke lapangan. Hal tersebut dilakukan legislator guna melihat sejauh mana aplikasi program dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) bisa dirasakan manfaatnya oleh rakyat. 

Mereka (DPRD_red) ingin memastikan, masyarakat penerima manfaat benar-benar tepat sasaran sesuai regulasi yang ada baik secara kondisi maupun parameter lainnya. Salah satu yang di sorot oleh Komisi IV dalam inspeksi mendadak (Sidak) kali ini adalah Program Ke­luarga Harapan (PKH). Dengan ‘sampling’ sasaran beberapa wilayah di daerah Kecamatan Bendungan dan Pule. “Agenda kami kali ini adalah bersama-sama tim PKH me­lakukan kroscek langsung ke lapangan kepada masyarakat penerima bantuan di wilayah Bendungan dan Pule,” ungkap Ketua Komisi IV DPRD Trenggalek,  Mugianto usai sidak, Rabu, (5/2/2020).

Disampaikan, pihaknya memang sengaja melakukan klarifikasi bersama mitra kerja yakni dari tim PKH serta tim lain yang di lapangan terkait data kemiskinan. Harapannya, dari evaluasi hasil sidak akan ada proges lanjutan sebagaimana amanat perundangan yang ada. Jangan sampai, tujuan mulia pemerintah dalam membantu masyarakat malah tidak tepat sasaran. “Karena fakta dilapangan ternyata masih banyak masyarakat yang benar-benar miskin. Namun belum mendapatkan bantuan, padahal seharusnya me­nerima,” imbuhnya.

Ditambahkan Mugianto, secara nasional alokasi anggaran dari pemerintah pusat melalui Kementerian Sosial tersebut hingga saat ini telah disalurkan sekitar 7 triliun rupiah atau 24% dari total anggaran PKH Tahun 2020 yang nilainya mencapai 29,3 triliun rupiah. Bantuan tersebut, diarahkan untuk peningkatan kesejahteraan dan nutrisi keluarga. “Akan tetapi, tadi setelah melalui klarifikasi hasil musdes kemudian dicocokan dengan data yang dari pusat ternyata ada ketidaksesuaian. Itu mengindikasikan bahwa ternyata masih banyak masyarakat kurang mampu yang belum menerima bantuan,” ungkap Mugianto.

Masih menurut politisi Partai Demokrat itu, dari hasil sidak dapat ditarik kesimpulan bahwa sebenarnya perlu ada evaluasi lagi terhadap para penerima manfaat bantuan karena masih banyak yang tidak tepat sasaran. Faktanya, beberapa orang yang dikategorikan mampu dan berkecukupan malah menerima bantuan sedangkan yang benar-benar miskin tidak tersentuh. “Perlu dievaluasi lagi para KPM (Keluarga Penerima Manfaat_red)nya karena masih banyak yang tidak tepat sasaran. Walaupun mungkin ini terjadi akibat data dari pusat yang tidak sesuai dengan data yang diajukan daerah, namun tetap harus diperbaiki,” tegasnya.

Pada prinsipnya, pria ramah yang akrab dipanggil Gus Obeng itu mengatakan jika substansi dari sidak ini adalah untuk mengetahui data sebenarnya dari peta kemiskinan di Trenggalek. Validasi data disesuaikan kondiri riil di lapangan bukan sekedar laporan diatas kertas. “Kalaupun memang itu disebabkan oleh kesalahan data di pusat maka akan disampaikan pembenahan disesuaikan dengan data asli dari daerah. Karena data lama jelas sudah tidak valid lagi, karena tiap saat pasti ada perubahan ataupun fluktuasi kondisi di masyarakat,” pungkas wakil rakyat asli dari Kecamatan Panggul ini. (HWi)


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerWalikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (66725)Proyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (60963)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (52723)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (18450)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (16292)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (15555)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (15270)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (14962)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (14725)Diduga Mabuk, Tarian Gemulai Siswi SMAN 1 Mojosari Mojokerto Viral (10937)
Bedah JayaposDiduga Gunakan Dana Desa FiktifMaros, Jaya Pos Wakil Ketua DPD Garda Nusantara Provinsi Sulawesi Selatan, Iswadhy Arifin mengatakan ada ...


Diduga Honor Pencegahan Karhutla Tahun 2019 di Ketapang DisunatKejati Babel Usut Dugaan Penyimpangan Pembelian Biji TimahProyek Jl Pelang-Batu Tajam Ketapang Rp 56,4 M Terindikasi Gagal MutuKejari Kabupaten Bandung Setor Uang Pengganti Perkara Tipikor ke Kas NegaraDiduga Lakukan Pungli, Kepala Desa Dan Panitia PTSL Dilaporkan Ke Kejari PandeglangDiduga Belum Kantongi IMB, Pembangunan Tower Pemancar Dari Ratelindo Berjalan MulusPetugas Tahanan Kejari Kabupaten Bandung Amankan Pembesuk Bawa Sabu
Laporan KhususDesa Sukamulya Maju Dan Berkembang Pesat Berkat Kepemimpinan H. NawawiTangerang, Jaya Pos Bergulir semangat reformasi dan demokrasi serta menyikapi segala permasalahan yang ada, ...


Ormas LACAK Mengajak Masyarakat Mengawal Terus Anggaran Negara Dalam Pemberantasan KorupsiKerajinan Ijuk Panumbangan Tembus Pasar Tanah AirKesakralan Gunung Pusuk Buhit Perlu DipertahankanDPRD Muba Tanggapi Audiensi Baznas MubaSiap Tanggap Bencana, Kodim 0711 Pemalang Menamam Rumput VertiverPemkab Gumas Gelar Forum Konsultasi Publik Penyempurnaan Rancangan RKPD 2021Kabid Humas Polda Sulsel Silaturrahmi Dengan Wartawan Maros