Rabu, 12 Februari 2020 - 07:24:56 WIB
Dewan Kunjungi Proyek 2.2 Milyar, Pelaksana Tuding Bekas PPK Persulit MerekaKategori: Bedah Jaya Pos - Dibaca: 44 kali

Baca Juga:Rumah 3 Lantai di Kelapagading Dibongkar Pramuka Gugus Depan SMKN 1 Tolitoli Gelar MusyawarahProyek Jembatan Rp 2,2 M Menyalahi AturanKinerja Kajari Simalungun Diragukan

Kayong Utara, Jaya Pos

Belum selesainya proyek rehabilitasi Dermaga Teluk Batang, Kayong Utara senilai 2.2 Milyar hingga tersisa seminggu masa kerja dalam denda, akhirnya proyek itu ditinjau di lokasi pekerjaan oleh Anggota DRPD, Selasa, (4/2). Diantara anggota dewan yang terjun ke lokasi itu adalah, H. Sholeh dari Partai Hanura masuk dalam Komisi 3, Erwansyah politikus PDI-P anggota Komisi 2 serta Herkan Yamani dari P3, anggota Komisi 1.

Ketiga legislator itu berasal dari daerah pemilihan yang sama dimana lokasi proyek itu dikerjakan. “Kami ingin melihat langsung progres pekerjaan itu, karena banyak pertanyaan yang disampaikan ke kami, apalagi ini kebetulan Dapil kami, sehingga kami tekankan untuk dapat diselesaikan dengan baik dan tepat waktu, sebagai fungsi pengawasan kami, maka kami kesini” kata Erwansyah.

Dari kunjungan itu, dewan melihat kondisi pekerjaan yang masih jauh dari harapan, bahkan Erwansyah mencurigai nilai pekerjaan yang disampaikan sebesar 61 % itu hanya terkesan dipaksakan.”Darimana bisa dikatakan pekerjaan seperti ini disebut 61%, sementara fisiknya saja masih seperti ini” cetus dia.

Pihaknya akan memanggil Dinas Perhubungan sebagai penanggung jawab proyek ini. “Kita mau menanyakan apa yang sebenarnya terjadi, jika karena kurang duit, maka bisa kita bicarakan yang penting proyek ini bisa cepat selesai dan digunakan masyarakat. Jangan main-main dengan duit negara” kata Erwansyah.

Dia tekankan apabila tanggal 11 bulan ini belum selesai sesuai dengan jangka waktu perpanjangan, maka sebagaimana aturan sebaiknya perusahaan ini masukan dalam daftar hitam atau blacklist.

Dari Dinas Perhubu­ngan Kayong Utara, Mulyo Hariono, berjanji akan menyampaikan hasil kunjungan anggota dewan ini ke atasanya, dia juga merasa banyak pertanyaan masyarakat pada dia soal proyek itu. “Saya diperintah Pak Kadis untuk mendampingi anggota dewan disini karena beliau (Kadis) sedang ada kegiatan bersama Bupati. Posisi saya di proyek ini dulunya menjabat sebagai PPHP, terhitung sejak perpanjangan kerja proyek ini, saya belum tau sebagai apa saya disini karena belum menerima SK” katanya.

Ia menerangkan bahwa kontraktor baru mencairkan uang muka sebesar 672 juta saja pada bulan Oktober 2019 walaupun nilai pekerjaannya sudah 61%. Dia tidak menge­tahui bagaimana angka 61% itu diberikan, sebab katanya, pada waktu selesai kontrak tanggal 23 Desember, PPK dan konsultan serta pelaksa­nalah yang berhak menentukan itu.

Sementara itu, perwakilan perusahaan, Samadi mengatakan keterlambatan penyelesaian pekerjaan ini karena kondisi alam, dimana mereka tidak bisa melaksanakan pekerjaan kendala air pasang. Disamping itu, dikatakanya juga, mereka merasa pekerjaan mereka dipersulit oleh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) waktu itu bernama Saharudin, dimana disebutnya ketika pihaknya mengajukan perubahan jenis pekerjaan ketika selesai pekerjaaan pembongkaran dan hendak melanjutkan ke tahap berikutnya, Saharudin terkesan memperlambat proses itu.

“Kami jadi ragu untuk mengadakan barang dan menambah pekerjaan yang tidak masuk dalam kontrak, sementara kami sudah buat permohonan waktu itu tapi dipersulit Saharudin, setelah dia mundur selaku PPK dan dilanjutkan oleh kepala dinas, baru kami lakukan itu” ujar Samadi.

Mereka berjanji akan menyelesaikan proyek ini dalam waktu yang tersisa. “Mungkin sore ini kami sudah mulai memasang tiang pancang, kita liat keadaan lah, semoga air tidak pasang” kata dia.

Proyek rehabilitasi dermaga itu dikerjakan oleh CV.Transforma Jaya Kontruksi dengan nilai kontrak sebesar Rp 2.2 Milyar, masa kerja selama 75 hari, namun sejak tanggal 24 Desember 2019, proyek itu tidak selesai dan dilanjutkan dengan tambahan waktu selama 50 hari, sehingga diperkirakan tanggal 11 Pebruari 2020, proyek ini harus selesai. (Jaydin)


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerWalikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (74138)Proyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (61098)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (52844)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (20992)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (16433)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (15699)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (15325)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (15020)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (14916)Sanksi Tegas Menanti PNS yang Nambah Libur (11540)
Bedah JayaposKasus Suap, JPU Ketapang Tuntut Mantan Politikus PDI-P 1,5 Tahun PenjaraKetapang, Jaya Pos Perjalanan kasus suap dan gratifikasi yang menyeret mantan Ketua DPRD Ketapang, ...


KPU Pandeglang DidemoDinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman, Ciptakarya dan Penataan Ruang Kota Surabaya DipolisikanTambang Mas Liar Menjamur Lagi Di BengkayangKejati Kalteng Diminta Usut Dugaan Korupsi Proyek Penggantian Jembatan di KapuasSoal Hibah Gubernur 7 M Untung Bisa Dijerat TPPUKetua Kelompok Budi Karya Leniyanti Diduga Palsukan Data AnggotaBuntut Dugaan Penyelewengan Anggaran Pada Humas Mojokerto, Semakin Terkuak Dengan Adanya Jumpa Pers
Laporan KhususDesa Klambir Lima Kebon Adakan Pemilihan BPDHamparan Perak, Jaya Pos Desa Klambir Lima Kebun Kecamatan Hamparan Perak Deli Serdang mengadakan pemilihan ...


BumNag Sumpur Kudus Maju Dengan Segudang PrestasiDPRD Sampaikan Laporan Pansus Atas LKPJ Bupati Muba TA 2019Membangun Masa Depan Kabupaten Bogor Dengan PancakarsaFachrori Launching Calendar of Event Upaya Promosikan Wisata JambiDPRD Muba Serahkan Rekomendasi Terhadap LKPJ Bupati TA 2019Menpan RB Tjahjo Kumolo: MPP Pekanbaru Terbaik di IndonesiaSahirah Dzakyyah Memilih Ponpes Darul Ulum Untuk Pendidikannya