Kamis, 13 Februari 2020 - 07:03:27 WIB
Pertama Kalinya Di Kota Mojokerto Ketua RT/RW Dapat BPJS KetenagakerjaanKategori: Jawa Timur - Dibaca: 19 kali

Baca Juga:Pembagian Beras Raskin di Tanjab Barat Selalu Timbulkan MasalahRumah 3 Lantai di Kelapagading Dibongkar Pramuka Gugus Depan SMKN 1 Tolitoli Gelar MusyawarahProyek Jembatan Rp 2,2 M Menyalahi Aturan

Mojokerto, Jaya Pos

Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari bersama Wakil Wali Kota Achmad Rizal Zakaria, memberikan secara simbolis kartu Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan kepada perwakilan Ketua RT/RW di Kantor Pemerintah Kota Mojokerto. Pemberian jaminan sosial kepada 872 Ketua RT/RW tersebut, merupakan bentuk perlindungan sosial untuk menjamin seluruh rakyat agar dapat memenuhi kebutuhan dasar hidup yang layak.

Didampingi Deputi Direktur Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Dodo Suharto, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Mojokerto Dwi Endah Aprilistyani, Sekretaris Daerah Kota Harlistyati dan Kepala Diskouminaker Hariyanto, Kepala BPJS Ketenagakerjaan KCP Jombang Sulustijo N.Wirjawan dan Kepala Bidang Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan Mojokerto Adhie Wibowo, pemberian jaminan sosial kepada Ketua RT/RW telah seusia dengan Peraturan Wali Kota Mojokerto Nomor 94 Tahun 2019 tentang Pelaksanaan Kepatuhan Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan.

Ini artinya, untuk pertama kalinya Kota Mojokerto menjadi satu - satunya daerah di Indonesia yang menjamin kesejahteraan sosial ketenagakerjaan bagi Ke­tua RT/RW. Ada 872 ketua RT/RW di seluruh Kota Mojokerto, yang diberikan jaminan sosial ketenaga­kerjaan oleh Pemerintah Kota Mojokerto. “Kami ingin, memberikan apresiasi kepada mereka yang telah mencurahkan semua tenaga, waktu dan pikiran demi Kota Mojokerto” kata Ning Ita, sapaan akrab wali kota usai penyerahan kartu secara simbolis.

Melalui jaminan sosial ketenagakerjaan untuk Ketua RT/RW ini, telah membawa Kota Mojokerto menjadi satu-satunya kabupaten/kota di Jawa Timur yang berhasil masuk dalam nominasi Perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan atau Paritrana Award 2019 - 2020. Melalui inovasi tersebut, Kota Mojokerto terbukti mampu bersaing dengan kabupaten/kota di seluruh Indonesia. “Alhamdulillah melalui inovasi ini, kami masuk dalam nominasi 10 besar skala nasional mewakili Jawa Timur” imbuhnya.

Selain jaminan sosial ketenagakerjaan untuk Ke­tua RT/RW, ada indikator lainnya yang membuat Kota Mojokerto masuk dalam nominasi sepuluh besar. Seperti jumlah kepesertaan kategori perusahaan di Kota Mojokerto mencapai 98 persen, kemudian kategori pekerja formal masuk dalam angka 52 per­sen. Dan yang terakhir informal sebanyak 22 persen. “Kedepannya, selain Ketua RT/RW kami ingin mewajibkan para atlet baik di Kopda, Kopnas, untuk memiliki BPJS Ketenagakerjaan. Karena atlet itu juga beresiko kecelakaan, baik dalam latihan ataupun kejuaraan” jelasnya.

Usai penyerahan kartu secara simbolis kepada perwakilan RT/RW, Wali Kota Ning Ita bersama rombongan BPJS Ketenagakerjaan berkesempatan memberikan santunan kepada dua warga Kota Mojokerto yang meninggal dunia karena sakit. Yang pertama, diberikan kepada keluarga almarhum Soewito, seorang driver ojek online di rumah duka Lingkungan/Kelurahan Meri, Kecamatan Kranggan. Yang kedua, diberikan kepada keluarga almarhum Suroto di Lingkungan Keboan, Kelurahan Gunung Gedangan, Kecamatan Magersari. “Santunan ini, merupakan hak untuk keluarga almarhum yang harus diberikan” tandasnya. (Ad)


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerWalikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (66719)Proyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (60963)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (52723)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (18450)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (16291)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (15555)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (15270)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (14962)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (14725)Diduga Mabuk, Tarian Gemulai Siswi SMAN 1 Mojosari Mojokerto Viral (10937)
Bedah JayaposDiduga Gunakan Dana Desa FiktifMaros, Jaya Pos Wakil Ketua DPD Garda Nusantara Provinsi Sulawesi Selatan, Iswadhy Arifin mengatakan ada ...


Diduga Honor Pencegahan Karhutla Tahun 2019 di Ketapang DisunatKejati Babel Usut Dugaan Penyimpangan Pembelian Biji TimahProyek Jl Pelang-Batu Tajam Ketapang Rp 56,4 M Terindikasi Gagal MutuKejari Kabupaten Bandung Setor Uang Pengganti Perkara Tipikor ke Kas NegaraDiduga Lakukan Pungli, Kepala Desa Dan Panitia PTSL Dilaporkan Ke Kejari PandeglangDiduga Belum Kantongi IMB, Pembangunan Tower Pemancar Dari Ratelindo Berjalan MulusPetugas Tahanan Kejari Kabupaten Bandung Amankan Pembesuk Bawa Sabu
Laporan KhususDesa Sukamulya Maju Dan Berkembang Pesat Berkat Kepemimpinan H. NawawiTangerang, Jaya Pos Bergulir semangat reformasi dan demokrasi serta menyikapi segala permasalahan yang ada, ...


Ormas LACAK Mengajak Masyarakat Mengawal Terus Anggaran Negara Dalam Pemberantasan KorupsiKerajinan Ijuk Panumbangan Tembus Pasar Tanah AirKesakralan Gunung Pusuk Buhit Perlu DipertahankanDPRD Muba Tanggapi Audiensi Baznas MubaSiap Tanggap Bencana, Kodim 0711 Pemalang Menamam Rumput VertiverPemkab Gumas Gelar Forum Konsultasi Publik Penyempurnaan Rancangan RKPD 2021Kabid Humas Polda Sulsel Silaturrahmi Dengan Wartawan Maros