Jumat, 14 Februari 2020 - 07:10:27 WIB
Akibat Bromo Ditutup Sebulan, Tokoh Adat Tengger Angkat BicaraKategori: Jawa Timur - Dibaca: 74 kali

Baca Juga:Pembagian Beras Raskin di Tanjab Barat Selalu Timbulkan MasalahRumah 3 Lantai di Kelapagading Dibongkar Pramuka Gugus Depan SMKN 1 Tolitoli Gelar MusyawarahProyek Jembatan Rp 2,2 M Menyalahi Aturan

Pasuruan, Jaya Pos

Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) menutup Kawasan Wisata Gunung Bromo terutama di Kaldera Tengger mulai 24 Januari 2020 hingga 24 Februari 2020, mendapat kecaman keras dari Tokoh Adat Tengger.

Bagaimana tidak, keputusan yang dianggap sepihak itu tidak melalui musyawarah mufakat serta dinilai sangat merugikan banyak kalangan utamanya warga Tengger.

Uripani, salah satu Tokoh Adat Tengger Keduwung Kabupaten Pasuruan mengatakan bahwa sebelum jaman Majapahit hingga sekarang tidak pernah ada peraturan penutupan kawasan wisata Gunung Bromo sekalipun itu wulan kapitu.

Wulan Kepitu adalah bulan ketujuh dalam kalender masyarakat Tengger dan merupakan bulan yang oleh sesepuh/tokoh masyarakat Tengger dianggap sebagai bulan yang disucikan (megengan wulan kepitu) dan wajib diikuti oleh seluruh anggota dukun Pandita, selain itu ritual tersebut dilakukan di rumah masing-masing.

Jadi, tidak ada hubungannya dengan menghargai budaya Tengger dan Wulan Kepitu sebagai alasan menutup Bromo. Keputusan TNBTS ini malah menyengsarakan masyarakat Tengger.

“Masyarakat Tengger setiap Jumat Legi ada kegiatan ke widodaren, dengan dilarangnya masuk ke Bromo ini masyarakat Tengger tidak bisa lagi ritual ke widodaren, akhirnya sesajen yang mau diantar ke widodaren di buang di jalan. Selain itu keputusan sepihak TNBTS ini sangat merugikan pelaku wisata Bromo dari tukang ojek, pedagang kaki lima, pengemudi hartop dan lain-lain,” sebutnya.

Mewakili Tokoh Adat Tengger di wilayah Pasuruan, dirinya juga mengecam keras keputusan sepihak TNBTS yang serta-merta menutup kawasan Bromo tanpa melalui musyawarah mufakat. “Saya sangat tidak setuju apabila penutupan Bromo mengatasnamakan menghormati TOKOH adat Tengger di Wulan Kapitu,” tegasnya.(Aza/wio)


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerWalikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (66719)Proyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (60963)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (52723)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (18450)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (16291)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (15555)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (15270)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (14962)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (14725)Diduga Mabuk, Tarian Gemulai Siswi SMAN 1 Mojosari Mojokerto Viral (10937)
Bedah JayaposDiduga Gunakan Dana Desa FiktifMaros, Jaya Pos Wakil Ketua DPD Garda Nusantara Provinsi Sulawesi Selatan, Iswadhy Arifin mengatakan ada ...


Diduga Honor Pencegahan Karhutla Tahun 2019 di Ketapang DisunatKejati Babel Usut Dugaan Penyimpangan Pembelian Biji TimahProyek Jl Pelang-Batu Tajam Ketapang Rp 56,4 M Terindikasi Gagal MutuKejari Kabupaten Bandung Setor Uang Pengganti Perkara Tipikor ke Kas NegaraDiduga Lakukan Pungli, Kepala Desa Dan Panitia PTSL Dilaporkan Ke Kejari PandeglangDiduga Belum Kantongi IMB, Pembangunan Tower Pemancar Dari Ratelindo Berjalan MulusPetugas Tahanan Kejari Kabupaten Bandung Amankan Pembesuk Bawa Sabu
Laporan KhususDesa Sukamulya Maju Dan Berkembang Pesat Berkat Kepemimpinan H. NawawiTangerang, Jaya Pos Bergulir semangat reformasi dan demokrasi serta menyikapi segala permasalahan yang ada, ...


Ormas LACAK Mengajak Masyarakat Mengawal Terus Anggaran Negara Dalam Pemberantasan KorupsiKerajinan Ijuk Panumbangan Tembus Pasar Tanah AirKesakralan Gunung Pusuk Buhit Perlu DipertahankanDPRD Muba Tanggapi Audiensi Baznas MubaSiap Tanggap Bencana, Kodim 0711 Pemalang Menamam Rumput VertiverPemkab Gumas Gelar Forum Konsultasi Publik Penyempurnaan Rancangan RKPD 2021Kabid Humas Polda Sulsel Silaturrahmi Dengan Wartawan Maros