Sabtu, 15 Februari 2020 - 06:24:42 WIB
Walikota Mojokerto Himbau Penjualan Alat Kontrasepsi Tidak Dipajang Bebas Kategori: Jawa Timur - Dibaca: 110 kali

Baca Juga:Harian Jaya PosPembagian Beras Raskin di Tanjab Barat Selalu Timbulkan MasalahRumah 3 Lantai di Kelapagading Dibongkar Pramuka Gugus Depan SMKN 1 Tolitoli Gelar Musyawarah

Mojokerto, Jaya Pos

Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, memberikan himbauan tegas kepada para pedagang agar tidak menunjukkan dagangannya yang berupa alat kontrasepsi atau alat bantu seksual secara jelas dan nampak terpajang di rak-rak toko mereka.

Hal ini bertujuan untuk mencegah terjadinya penyalah gunaan alat bantu seksual tersebut terjual bebas kepada para muda-mudi atau anak-anak dibawah umur yang tak semestinya menggunakan alat-alat kontrasepsi atau alat bantu seksual tersebut. Karena dengan alat itu akan mampu merusak moral dan masa depan generasi pe­nerus bangsa khususnya bagi muda-mudi warga masyarakat Kota Mojokerto dan sekitarnya. 

Pencetusan himbauan tersebut tidak lepas dari sebuah fenomena tentang pergaulan bebas yang kini sudah merambah dan seakan sudah menjadi sebuah tren di antara kalangan para remaja yang saat ini tidak mampu untuk dibendung, untuk mencegah hal tersebut melanda Kota Mojokerto. Ning Ita, sapaan akrab Wali Kota meminta kepada Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) agar memberikan himbauan kepada seluruh pedagang ritel yang tersebar di seluruh wilayah Pemerintah Kota Mojokerto untuk membatasi penjualannya. 

Yang artinya, untuk penjualan produk-produk alat bantu kontrasepsi kiranya agar hanya dikhususkan bagi orang-orang yang sudah dewasa atau yang sudah menikah, sehingga pencegahan dalam menyalah gunakan alat bantu seksual tersebut dapat dicegah sejak dini “Saya sangat prihatin sekali melihat peletakan dagangan mereka yang berupa alat kontrasepsi atau alat bantu seksual dipajang bebas di rak-rak terbuka yang bisa dengan mudah dijangkau oleh anak-anak dibawah umur, terlebih mereka bisa membelinya dengan bebas tanpa ada batasan, untuk itu kami ingin membatasi peredarannya, jika mereka coba-coba untuk membeli maka harus menunjukkan kartu identitas” jelasnya.

Menindak lanjuti himbauan Wali Kota tersebut Disperindag bersama Satpol PP memberikan himbauan kepada seluruh toko modern untuk membatasi penjualan alat bantu seksual bagi anak dibawah umur, terlebih menjelang peringatan Hari Valentine.

Ning Ita menyampaikan himbauan khusus kepada seluruh kaum muda -mudi kiranya sebisa mungkin untuk menghindari sifat hura-hura, pergaulan bebas, termasuk aktifitas yang dapat merusak moral dan menjatuhkan harkat martabat mereka itu sendiri,

“Untuk anak-anaku semua khususnya para remaja di Kota Mojokerto, Valentine itu bukanlah sebuah adat atau budaya Bangsa kita, bukan budaya ketimuran, untuk itu ayo hindari sifat hura-hura, jangan terperosok ke dalam pergaulan bebas, jangan merusak moral yang sudah tertanam baik dalam diri kalian, manfaatkan momen tersebut dengan hal-hal yang positif, berbagi dengan sesama atau berkumpul dengan keluarga, jangan merusak masa depan dengan kegiatan yang tidak berguna” himbaunya.

Seperti diketahui Satpol PP Kota Mojokerto dan Disperindag Kota Mojokerto telah memberikan himbauan di sejumlah toko modern, mini market dan apotek terkait larangan penjualan alat kontrasepsi atau alat bantu seksual di jelang hari Valentine yang jatuh pada tanggal 14 Februari 2020, tidak kurang puluhan outlet, minimarket dan apotek se - Kota Mojokerto diberikan surat himbauan mengenai larangan penjualan alat kontrasepsi terhadap anak di bawah umur atau belum menikah. (Ad)


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerWalikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (72071)Proyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (61052)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (52806)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (20560)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (16391)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (15656)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (15308)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (15005)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (14830)Sanksi Tegas Menanti PNS yang Nambah Libur (11323)
Bedah JayaposKasus Suap, JPU Ketapang Tuntut Mantan Politikus PDI-P 1,5 Tahun PenjaraKetapang, Jaya Pos Perjalanan kasus suap dan gratifikasi yang menyeret mantan Ketua DPRD Ketapang, ...


KPU Pandeglang DidemoDinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman, Ciptakarya dan Penataan Ruang Kota Surabaya DipolisikanTambang Mas Liar Menjamur Lagi Di BengkayangKejati Kalteng Diminta Usut Dugaan Korupsi Proyek Penggantian Jembatan di KapuasSoal Hibah Gubernur 7 M Untung Bisa Dijerat TPPUKetua Kelompok Budi Karya Leniyanti Diduga Palsukan Data AnggotaBuntut Dugaan Penyelewengan Anggaran Pada Humas Mojokerto, Semakin Terkuak Dengan Adanya Jumpa Pers
Laporan KhususDesa Klambir Lima Kebon Adakan Pemilihan BPDHamparan Perak, Jaya Pos Desa Klambir Lima Kebun Kecamatan Hamparan Perak Deli Serdang mengadakan pemilihan ...


BumNag Sumpur Kudus Maju Dengan Segudang PrestasiDPRD Sampaikan Laporan Pansus Atas LKPJ Bupati Muba TA 2019Membangun Masa Depan Kabupaten Bogor Dengan PancakarsaFachrori Launching Calendar of Event Upaya Promosikan Wisata JambiDPRD Muba Serahkan Rekomendasi Terhadap LKPJ Bupati TA 2019Menpan RB Tjahjo Kumolo: MPP Pekanbaru Terbaik di IndonesiaSahirah Dzakyyah Memilih Ponpes Darul Ulum Untuk Pendidikannya