Minggu, 16 Februari 2020 - 07:00:56 WIB
Kejari Kabupaten Bandung Setor Uang Pengganti Perkara Tipikor ke Kas NegaraKategori: Bedah Jaya Pos - Dibaca: 39 kali

Baca Juga:Polres Siantar Diduga Tangkap Lepas 2 Pelaku CabulAnambas Berbenah Diri, Mengungkap Kualitas Daerah, Susun Status Lingkungan HidupHarian Jaya PosPembagian Beras Raskin di Tanjab Barat Selalu Timbulkan Masalah

Kab Bandung, Jaya Pos

Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Bandung setor uang pengganti dari 3 terdakwa perkara Tipikor di Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kabupaten Bandung Barat, saat melakukan penyetoran ke kas daerah. Dalam penyetoran itu, Kajari Kab Bandung Paryono SH didampingi seluruh Kepala Seksi, pada Kamis (13/2/2020).

Uang pengganti yang berhasil disita dari 3 terdakwa sebesar 1.471.000.000, jumlah uang pengganti kepada ketiga terdakwa bervariasi, untuk Apit Akhmad Hanafih (mantan Kepala UPT Kebersihan/KPA tahun 2016 sebesar 400 juta rupiah, Adang Suherman (Kasubag UPT Kebersihan 2016) 400 juta rupiah dan untuk Abdurahman Nuryadin (mantan Bendahara UPT 2016) sebesar 671 juta rupiah.

Paryono mengatakan sebelum JPU membacakan tuntutan, ketiga terdakwa sudah terlebih dahulu menitipkan uang pengganti ke Bank BRI Cabang Majalaya, untuk disetorkan ke kas negara melalui kas daerah. Ketiga terdakwa pun sudah divonis Hakim Tipikor PN Bandung, masing-masing hukuman 1 tahun penjara dan denda 50 juta rupiah subsider 3 bulan penjara.

Saat wawancara dengan awak media, Kajari Kab Bandung Paryono SH menjelaskan total kerugian negara yang diakibatkan perbuatan ketiga terdakwa mencapai 1.680.656.000 rupiah. “Tetapi uang pengganti yang berhasil disita dari ketiga terdakwa hanya 1.471.000.000 rupiah, sedangkan sisanya sekitar 208 juta lagi telah dikembalikan oleh Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang KBB,” tuturnya.

Ketiga terdakwa melakukan perbuatan tipikor dengan cara mark up anggaran penggunaan dana belanja minyak dan perawatan mobil pengangkut sampah di Dinas Cipta Karya Kabupaten Bandung Barat pada tahun 2016. Saat itu Kejari Kab Bandung sempat memeriksa semua pejabat Dinas Cipta Karya, termasuk Kepala Dinas, Kabid yang membidangi dan puluhan supir mobil sampah bidang kebersihan.

Setelah melakukan pe­nyelidikan selama beberapa bulan, akhirnya pihak Kejaksaan Negeri Kabupaten Bandung menetapkan ketiga terdakwa sebagai pejabat yang bertanggungjawab atas kerugian keuangan negara ini.

Saat ditanya apa harapan Kajari Kab Bandung setelah adanya kasus ini, Paryono menghimbau kepada seluruh pejabat di Kabupaten Bandung Barat, Kabupaten Bandung dan pihak kontraktor juga seluruh masyarakat, supaya tidak ada lagi yang melakukan perbuatan korupsi, sebab perbuatan tersebut bisa menghambat pembangunan daerah dan bangsa.(Hendri H)


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerWalikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (72294)Proyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (61055)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (52810)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (20590)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (16393)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (15662)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (15311)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (15005)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (14831)Sanksi Tegas Menanti PNS yang Nambah Libur (11333)
Bedah JayaposKasus Suap, JPU Ketapang Tuntut Mantan Politikus PDI-P 1,5 Tahun PenjaraKetapang, Jaya Pos Perjalanan kasus suap dan gratifikasi yang menyeret mantan Ketua DPRD Ketapang, ...


KPU Pandeglang DidemoDinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman, Ciptakarya dan Penataan Ruang Kota Surabaya DipolisikanTambang Mas Liar Menjamur Lagi Di BengkayangKejati Kalteng Diminta Usut Dugaan Korupsi Proyek Penggantian Jembatan di KapuasSoal Hibah Gubernur 7 M Untung Bisa Dijerat TPPUKetua Kelompok Budi Karya Leniyanti Diduga Palsukan Data AnggotaBuntut Dugaan Penyelewengan Anggaran Pada Humas Mojokerto, Semakin Terkuak Dengan Adanya Jumpa Pers
Laporan KhususDesa Klambir Lima Kebon Adakan Pemilihan BPDHamparan Perak, Jaya Pos Desa Klambir Lima Kebun Kecamatan Hamparan Perak Deli Serdang mengadakan pemilihan ...


BumNag Sumpur Kudus Maju Dengan Segudang PrestasiDPRD Sampaikan Laporan Pansus Atas LKPJ Bupati Muba TA 2019Membangun Masa Depan Kabupaten Bogor Dengan PancakarsaFachrori Launching Calendar of Event Upaya Promosikan Wisata JambiDPRD Muba Serahkan Rekomendasi Terhadap LKPJ Bupati TA 2019Menpan RB Tjahjo Kumolo: MPP Pekanbaru Terbaik di IndonesiaSahirah Dzakyyah Memilih Ponpes Darul Ulum Untuk Pendidikannya