Jumat, 13 Maret 2020 - 06:18:32 WIB
Sahirah Dzakyyah Memilih Ponpes Darul Ulum Untuk PendidikannyaKategori: Laporan Khusus - Dibaca: 174 kali

Baca Juga:Disorot Media, Baliho Bupati dan Wabup Tasikmalaya DigantiDiduga Tidak Sesuai Bestek, Pelebaran dan Rehabilitasi Jalan KH Muchtar TabraniWalikota dan Irbanko Takut, Sita Damayanti Empat Bulan Pelajari Sekaligus Petieskan Surat WargaSMAN 3 Bangkalan Ikuti Seleksi Tata Ruang di Jakarta

Sijunjung, Jaya Pos

Ingin menjadi tahfizh dan mendalami ilmu agama, Sahirah Dzakyyah memilih melanjutkan pendidikan ke pondok pesantren (ponpes), begitu tamat Sekolah Dasar (SD) tahun pendidikan 2020-2021 nanti.

Ponpes yang dipilih oleh Sahirah, demikian panggilan akrab anak kedua dari tiga bersaudara ini, yaitu Ponpes Darul Ulum Tigo Jangko Kecamatan Lintau Buo Kabupaten Tanah Datar. “Alhamdulillah, saya sudah siap mendaftar tanggal 1 Februari 2020, kemudian mengikuti tes lisan dan tes wawancara sekalian orang tua. Hasilnya, ya saya lulus dan diterima di sekolah yang selama ini saya idamkan,” ujar Sahirah dengan senyum simpulnya.

Lalu, apa motivasi Sahirah ingin memasuki sekolah agama, seperti Pondok Pesantren Darul Ulum Tigo Jangko? Menurutnya, karena di sekolah agama, seperti ponpes ia bisa mendalami ilmu agama, menjadi hafizh, membentuk akhlak, dan ilmu umum, serta berbagai keterampilan.

Dengan lulus atau diterimanya Sahirah di sekolah Ponpes Darul Ulum yang pekarangannya hampir tiga hektare itu, ia mengaku senang dan gembira. “Di sekolah itgu berbasis agama dan swasta, semua gurunya baik, disiplin, dan terjamin keamanan, sehingga akan melahirkan santriwan-santriwati berkualitas dan bermartabat,” kata Sahirah.

Kemudian ponpes itu, tambah anak dari pasangan Gusdeti Eka Yusrina dengan Yornalis Can Mln Marajo SPd (seorang pendidik dan wartawan media cetak dan online) ini, semua santri tinggal di asrama dalam lingkungan ponpes, sehingga kecil kemungkinan terjadi hal-hal yang tidak diingini.

Menurut cerita, sebut calon santriwati Ponpes Darul Ulum Tigo Jangko kelahiran tanggal 26 Januari 2008 ini, hal-hal yang dites tertulis memang pelajaran tingkat SD, namun tes praktik yaitu ibadah salat, membaca Al Quran, dan wawancara tentang kesiapan mental, disiplin sekolah, ibadah di rumah, dan soal sosial.

Untuk itu ia berjanji akan berusaha semaksimal mungkin menuntut ilmu di ponpes itu, karena ia harus memanfaatkan kesempatan baik itu untuk menimba ilmu keterampilan, dan bersosialisasi dengan sesama santri yang berbeda kedudukan sosial ekonominya, bahkan berbeda budayanya.

Melalui percakapan panjang dengan Jaya Pos di media WhattApp tersebut, Sahirah yang hobi seni dan budaya ini mengajak anak-anak setingkatnya untuk membuka mata melanjutkan pendidikan ke sekolah berbasis agama, seperti ponpes begitu lulus SD.

Sementara pantauan Jaya Pos di lapangan, Ponpes Darul Ulum Tigo Jangko yang memiliki luas ­areal hampir 3 hektare ini, memang semakin diminati masyarakat, sehingga dari tahun ke tahun santrinya semakin banyak, baik yang datang dari dalam maupun luar daerah.(Can)


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerWalikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (72278)Proyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (61055)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (52810)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (20585)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (16393)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (15662)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (15311)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (15005)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (14831)Sanksi Tegas Menanti PNS yang Nambah Libur (11332)
Bedah JayaposKasus Suap, JPU Ketapang Tuntut Mantan Politikus PDI-P 1,5 Tahun PenjaraKetapang, Jaya Pos Perjalanan kasus suap dan gratifikasi yang menyeret mantan Ketua DPRD Ketapang, ...


KPU Pandeglang DidemoDinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman, Ciptakarya dan Penataan Ruang Kota Surabaya DipolisikanTambang Mas Liar Menjamur Lagi Di BengkayangKejati Kalteng Diminta Usut Dugaan Korupsi Proyek Penggantian Jembatan di KapuasSoal Hibah Gubernur 7 M Untung Bisa Dijerat TPPUKetua Kelompok Budi Karya Leniyanti Diduga Palsukan Data AnggotaBuntut Dugaan Penyelewengan Anggaran Pada Humas Mojokerto, Semakin Terkuak Dengan Adanya Jumpa Pers
Laporan KhususDesa Klambir Lima Kebon Adakan Pemilihan BPDHamparan Perak, Jaya Pos Desa Klambir Lima Kebun Kecamatan Hamparan Perak Deli Serdang mengadakan pemilihan ...


BumNag Sumpur Kudus Maju Dengan Segudang PrestasiDPRD Sampaikan Laporan Pansus Atas LKPJ Bupati Muba TA 2019Membangun Masa Depan Kabupaten Bogor Dengan PancakarsaFachrori Launching Calendar of Event Upaya Promosikan Wisata JambiDPRD Muba Serahkan Rekomendasi Terhadap LKPJ Bupati TA 2019Menpan RB Tjahjo Kumolo: MPP Pekanbaru Terbaik di IndonesiaSahirah Dzakyyah Memilih Ponpes Darul Ulum Untuk Pendidikannya