Minggu, 11 November 2012 - 10:34:21 WIB
Diduga Banyak Proyek Fiktif dan Kongkalikong, Kadis PURT Pangkep Takut Buka MulutKategori: Sulawesi Selatan - Dibaca: 318 kali

Baca Juga:3 Orang Mengaku Wartawan Tilep Uang 2,5 jutaBawa Dua Badik Untuk Jaga Diri, Tukang Parkir Digelandang PolisiDana Bagus Diterapkan di SMKN 1 KatapangJalan Nagari Lakitan Timur Penghasil Beras Rusak Parah

Pangkep, Jaya Pos

Puluhan miliar anggran yang dikelola Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PURT) Kabupaten Pangkep Sulawesi Selatan (Sulsel), baik dari dana APBN maupun APBD, untuk membiayai berbagai kegiatan, baik infrastruktur serta sarana dan prasarana penunjang lainnya untuk Tahun Anggran (TA) 2012, terus menuai sorotan dan polemik di tengah masyarakat. Bahkan kalangan LSM yang peduli dengan pembangunan, mulai mendesak aparat penegak hokum untuk menelusuri segala kegiatan proyek yang dikelola langsung oleh instansi yang dipimpin oleh Ir Sunandar ini.

Dari data yang diperoleh Jaya Pos, pada TA 2012, ratusan item kegiatan yang dilaksanakan oleh Dinas PURT Pangkep, berupa kegiatan pelaksanaan proyek khususnya pada bidang Bina Marga, Tata Ruang, dan Irigasi, sumber dana APBN serta APBD.

Akan tetapi sangat disayangkan, pihak yang melaksanakan seluruh kegiatan, saat dikonfirmasi secara tertulis, Kepala Dinas PURT Pangkep Ir Sunandar, tidak mau memberikan komentar.

Dari pengakuan sumber terpercaya Jaya Pos di lingkungan Pemda Pangkep, dari ratusan item kegiatan yang dikelola oleh SKPD di bawah kepemimpinan Sunandar, diduga banyak proyek fiktif dan adanya kongkalikong sehingga Kadis PURT Pangkep ketakutan untuk buka mulut, apalagi bicara secara terbuka pada mas media. Jika ini terjadi, maka banyak pejabat yang akan terseret, serta jabatannya akan terancam. “Sunandar baru jalan 2 tahun memangku jabatan ini pak, sehingga dia harus patuh dengan perintah atasannya,” ucap sumber yang enggan namanya dikorankan.

Sumber juga mengatakan, dari ratusan paket proyek yang dikelola Dinas PURT Pangkep, banyak terdapat kegiatan yang patut dipertanyakan kebenarannya, dan siapa saja yang melaksanakan kegiatan tersebut, misalnya proyek pemasangan pipa air bersih di Terminal Bungoro senilai Rp 270 juta, renovasi mess pemda Mattirowalie senilai Rp 500 juta, pengadaan mess pemda di Jakarta senilai Rp 200 juta, yang kegiatannya tidak terlihat hingga saat ini.

Sementara, Gerakan Mahasiswa dan Pemuda Anti Korupsi (Gempar) yang terdiri dari berbagai elemen masyarakat, beberapa waktu lalu dengan tegas meminta agar Kejaksaan Tinggi Sulselbar, segera melakukan penyelidikan terkait seluruh proyek yang dikelola Dinas PURT Kabupaten Pangkep, karena diduga kuat banyak proyek yang tendernya kongkalikong, serta sarat KKN.

Di lain pihak, Gempar juga meminta agar Kepala Dinas Ir Sunandar untuk bersikap obyektif dan transparan dalam memberikan informasi secara terbuka kepada public. “Bukan malah lari dari kenyataan,” ucap Ketua Gempar, Akbar SSos.

Kepala Dinas PURT Kabupaten Pangkep yang hendak ditemui, jarang berada di kantornya, sementara surat konfirmasi tertulis yang dilayangkan tidak pernah ditanggapi. Kuat dugaan tudingan banyaknya proyek fiktif dalam berbagai kegiatan proyek yang dilaksanakan adalah benar sehingga Ir Sunandar takut buka mulut.Tim


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerWalikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (72284)Proyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (61055)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (52810)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (20587)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (16393)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (15662)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (15311)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (15005)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (14831)Sanksi Tegas Menanti PNS yang Nambah Libur (11333)
Bedah JayaposKasus Suap, JPU Ketapang Tuntut Mantan Politikus PDI-P 1,5 Tahun PenjaraKetapang, Jaya Pos Perjalanan kasus suap dan gratifikasi yang menyeret mantan Ketua DPRD Ketapang, ...


KPU Pandeglang DidemoDinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman, Ciptakarya dan Penataan Ruang Kota Surabaya DipolisikanTambang Mas Liar Menjamur Lagi Di BengkayangKejati Kalteng Diminta Usut Dugaan Korupsi Proyek Penggantian Jembatan di KapuasSoal Hibah Gubernur 7 M Untung Bisa Dijerat TPPUKetua Kelompok Budi Karya Leniyanti Diduga Palsukan Data AnggotaBuntut Dugaan Penyelewengan Anggaran Pada Humas Mojokerto, Semakin Terkuak Dengan Adanya Jumpa Pers
Laporan KhususDesa Klambir Lima Kebon Adakan Pemilihan BPDHamparan Perak, Jaya Pos Desa Klambir Lima Kebun Kecamatan Hamparan Perak Deli Serdang mengadakan pemilihan ...


BumNag Sumpur Kudus Maju Dengan Segudang PrestasiDPRD Sampaikan Laporan Pansus Atas LKPJ Bupati Muba TA 2019Membangun Masa Depan Kabupaten Bogor Dengan PancakarsaFachrori Launching Calendar of Event Upaya Promosikan Wisata JambiDPRD Muba Serahkan Rekomendasi Terhadap LKPJ Bupati TA 2019Menpan RB Tjahjo Kumolo: MPP Pekanbaru Terbaik di IndonesiaSahirah Dzakyyah Memilih Ponpes Darul Ulum Untuk Pendidikannya