Rabu, 18 Maret 2020 - 06:53:13 WIB
Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman, Ciptakarya dan Penataan Ruang Kota Surabaya DipolisikanKategori: Bedah Jaya Pos - Dibaca: 48 kali

Baca Juga:Diduga Banyak Proyek Fiktif dan Kongkalikong, Kadis PURT Pangkep Takut Buka Mulut3 Orang Mengaku Wartawan Tilep Uang 2,5 jutaBawa Dua Badik Untuk Jaga Diri, Tukang Parkir Digelandang PolisiDana Bagus Diterapkan di SMKN 1 Katapang

Surabaya, Jaya Pos

Lembaga Swadaya Masyarakat Wadah Aspirasi Rakyat (LSM WAR) melaporkan Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya Penataan Ruang Pemerintah Kota Surabaya ke Polda Jatim terkait dugaan tindak pidana korupsi dengan Nomor Surat B.12-03/LPP/WAR-HJP/III.2020.

Dengan nama tender Kontruksi Jalan Paving LBr 2 M (tebal 6cm) di Jl Inspeksi Tanggul dan Urugan Pantai Kenjeran Kelurahan Kenjeran (lanjutan ) dengan Pagu Rp 6.000.570.513;00 HPS (Harga Perkiraan Sendiri) Rp 5.996.610.700 APBD Kota Surabaya TA 2018 dimenangkan oleh PT Trijaya Adymix dengan Harga Penawaran Rp 5.028.375.000, beralamat di Jl Raya Domas Km 14 Kab Mojokerto, Satuan Kerja Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Cipta Karya dan Tata Ruang Kota Surabaya .

Dalam laporan tertanggal 12 Maret 2020, LSM WAR menyebutkan secara detail unsure-unsur melawan hukum dan juga mencatumkan berapa perkiraan kerugian negara dalam kasus ini.

Adapun item-item pekerjaan yang diduga dikorupsi dengan cara mengurangi kualitas dan kuantitas pekerjaan bahkan sebagian fiktif terlihat di lokasi kegiatan antara lain:

1. Pekerjaan utama berupa pemasangan bronjong dan diisi dengan batu kali, hanya dipasang 5 lapis padahal dalam spekteknya harusnya 6 lapis;
2. Sebagian geotextil tidak terpasang;
3. Tajuk (pasak) kayu gelan hanya dipasang 30 meter padahal panjang pekerjaan 407 m, seisanya 377 m pasak kayu gelam tidak terpasang (hal ini diperkuat dengan keterangan Ketua RT setempat);
4. Diameter batu kali tidak sesuai dengan spektek dan sebagian bercampur dengan batu kapur;
5 Ketebalan cor beton untuk sandar perahu hanya berkisar antara 5 sampai 10 cm, padahal dalan ketentuan tekniknya adalah 15 cm dengan lebar 10 m dan panjang 15 m (saat ini kondisinya sudah pecah, keropos dan hancur);
6. Jalan paving lebar 2 meter (tebal 6cm) dihilangkan atau patut diduga fiktif;
7. Geotextil dalam RAB tertutulis merek Woofen kwalitas no 1 tapi yang ada di lokasi sama sekali tidak ada merek tersebut;
8. Penggunaan alat berat yang telah disepakati dalam kontrak adalah sebanyak 5 buah excavator PC 200 tapi saat pelaksanaan hanya ada 2 unit;
9. Kawat ikat gronjong tidak ada;
10. Gronjong bukan merk pabrikan yang telah disepakati dalam kontrak.

Pengurangan kualitas dan kuantitas dan sebagian fiktif inilah yang diduga kuat menjadikan pekerjaan ini gagal kontruksi karena di lokasi pekerjaan didapati telah hancur.

Sekjend LSM WAR yang diwawancarai Jaya Pos di Mapolda Jatim sesaat setelah menyampaikan laporan, Kamis (12/3) menegaskan, pihaknya telah melaporkan dugaan perbuatan melawan hukum yang merugikan keuangan negara hingga milyaran rupiah itu,” bebernya.

Sementara Kepala Bidang Kawasan Permukiman baik yang baru Adi maupun pejabat lama Taufiq yang dikonfirmasi melalui telepon maupun pesan singkat SMS dan WA, Kamis (12/3), sama sekali tidak memberikan tanggapan.

Ironisnya, ada indikasi pihak dinas terkait berupaya menutupi kegagalan kontruksi ini dengan mengalokasikan anggaran sebesar Rp 5.788..613.394 pada TA 2020, sedangkan live time yang dicantumkan dalam DED adalah selama lima tahun dengan masa pemeliharaan 180 hari kalender.(Zein)


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerWalikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (72295)Proyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (61055)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (52810)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (20590)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (16393)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (15662)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (15311)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (15005)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (14831)Sanksi Tegas Menanti PNS yang Nambah Libur (11333)
Bedah JayaposKasus Suap, JPU Ketapang Tuntut Mantan Politikus PDI-P 1,5 Tahun PenjaraKetapang, Jaya Pos Perjalanan kasus suap dan gratifikasi yang menyeret mantan Ketua DPRD Ketapang, ...


KPU Pandeglang DidemoDinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman, Ciptakarya dan Penataan Ruang Kota Surabaya DipolisikanTambang Mas Liar Menjamur Lagi Di BengkayangKejati Kalteng Diminta Usut Dugaan Korupsi Proyek Penggantian Jembatan di KapuasSoal Hibah Gubernur 7 M Untung Bisa Dijerat TPPUKetua Kelompok Budi Karya Leniyanti Diduga Palsukan Data AnggotaBuntut Dugaan Penyelewengan Anggaran Pada Humas Mojokerto, Semakin Terkuak Dengan Adanya Jumpa Pers
Laporan KhususDesa Klambir Lima Kebon Adakan Pemilihan BPDHamparan Perak, Jaya Pos Desa Klambir Lima Kebun Kecamatan Hamparan Perak Deli Serdang mengadakan pemilihan ...


BumNag Sumpur Kudus Maju Dengan Segudang PrestasiDPRD Sampaikan Laporan Pansus Atas LKPJ Bupati Muba TA 2019Membangun Masa Depan Kabupaten Bogor Dengan PancakarsaFachrori Launching Calendar of Event Upaya Promosikan Wisata JambiDPRD Muba Serahkan Rekomendasi Terhadap LKPJ Bupati TA 2019Menpan RB Tjahjo Kumolo: MPP Pekanbaru Terbaik di IndonesiaSahirah Dzakyyah Memilih Ponpes Darul Ulum Untuk Pendidikannya