Kamis, 19 Maret 2020 - 08:18:30 WIB
Komisi I DPRD Trenggalek Terima Kunker Anggota Legislator LamtimKategori: Jawa Timur - Dibaca: 42 kali

Baca Juga:AKP H Dedi Budiana SH MH: Tingkatkan Pola Pikir Anggota Ciptakan Polisi Profesional dan ModernDiduga Banyak Proyek Fiktif dan Kongkalikong, Kadis PURT Pangkep Takut Buka Mulut3 Orang Mengaku Wartawan Tilep Uang 2,5 jutaBawa Dua Badik Untuk Jaga Diri, Tukang Parkir Digelandang Polisi

Trenggalek, Jaya Pos

Komisi I DPRD Trenggalek menerima kunjungan kerja (kunker) anggota legislator dari Kabupaten Lampung Timur pada Senin, (9/3/2020). Kedatangan para wakil rakyat dari wilayah Provinsi Lampung tersebut dalam rangka studi banding dan belajar terkait penegakan peraturan daerah (perda).

Salah satu perwakilan dari rombongan DPRD Lampung Timur, Teguh Suyatman yang dikonfirmasi usai rapat kerja mengatakan bahwa penegakan perda merupakan salah satu sarana penting dalam peningkatan Penghasilan Asli Daerah (PAD). Sehingga dipandang perlu untuk melakukan berbagai upaya dalam kaitan penerapannya.

“Sebagai salah satu faktor penentu peningkatan PAD, maka penegakan perda harus didorong penegakannya,” sebutnya kepada Jaya Pos.
Untuk itulah, pihaknya (Komisi I DPRD Kabupa­ten Lampung Timur) meng­agendakan kunjungan kerja (kunker) ke Trenggalek sebagai salah satu alternatif mendapatkan tambahan ilmu maupun wawasan. Pasalnya, selain ada kemiripan secara sosial kemasyarakatan untuk kontur geografis juga hampir sama yaitu dikelilingi pegunungan. 

“Namun begitu, Trenggalek PAD nya sudah cukup bagus. Sehingga kami penasaran dan ingin tahu, bagaimana caranya penegakan perda bisa berjalan maksimal, peningkatkan PAD juga signifikan,” imbuhnya.

Dirinya berharap, dengan kunker ke Kabupaten Trenggalek ini bisa mendapatkan referensi sebagai bahan ketika Pemerintah Kabupaten Lampung Timur (Lamtim) akan menerapkan penegakan perda.

Selama ini, menurutnya Kabupaten Lampung Timur dengan 264 desa, luas lahan 5.000 ha dan jumlah penduduk 1,2 juta orang, PAD nya baru mencapai Rp 135 miliar. Untuk itulah perlu alternatif pemacu agar asumsi PAD bisa selaras.

“Kondisi seperti ini seharusnya bisa mendulang PAD yang signifikan, bandingkan dengan Kabupaten Trengga­lek dengan luasan lebih sempit akan tetapi PAD-nya bisa mencapai Rp 300 miliar,” tandas Teguh.

Terpisah, Ketua Komisi I DPRD Trenggalek Husni Tahir Hamid menambahkan, jika penegakan perda merupakan indikator krusial ketika daerah ingin meningkatkan PAD nya. Beberapa contoh yang bisa diterapkan, misalnya penerapan penegakan perda kepada toko modern. Ketika sudah bisa berjalan dengan baik, konsekwensinya akan bisa membantu pasar-pasar tradisional untuk ikut berkembang. “Sehingga, retribusi dari pasar atau toko-toko modern itu bisa menjadi penyumbang PAD,” kata Husni.

Politisi Partai Hanura itu menambahkan, potensi di Kabupaten Lampung Timur dalam mendongkrak PAD sebenarnya juga sangat terbuka lebar. Semisal, di daerah ini ada metode rekelola angin yang diproduksi menjadi oksigen dan selanjutnya bisa dijual di rumah sakit. Jadi hanya diperlukan langkah strategis dalam memaksimalkan potensi daerah. Sedangkan dalam penegakan perda, kunci utamanya ada pada Satpol PP serta sinergitas dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) maupun stakeholder lain.

“Jika itu semua sudah dilakukan, bisa berpengaruh terhadap peningkatan PAD. Satu lagi, di Lamtim masalah restribusi kelihatannya belum dikelola dengan baik, padahal itu potensial sekali,” pungkas anggota DPRD dari Dapil I tersebut.(HWi)


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerWalikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (72291)Proyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (61055)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (52810)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (20588)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (16393)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (15662)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (15311)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (15005)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (14831)Sanksi Tegas Menanti PNS yang Nambah Libur (11333)
Bedah JayaposKasus Suap, JPU Ketapang Tuntut Mantan Politikus PDI-P 1,5 Tahun PenjaraKetapang, Jaya Pos Perjalanan kasus suap dan gratifikasi yang menyeret mantan Ketua DPRD Ketapang, ...


KPU Pandeglang DidemoDinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman, Ciptakarya dan Penataan Ruang Kota Surabaya DipolisikanTambang Mas Liar Menjamur Lagi Di BengkayangKejati Kalteng Diminta Usut Dugaan Korupsi Proyek Penggantian Jembatan di KapuasSoal Hibah Gubernur 7 M Untung Bisa Dijerat TPPUKetua Kelompok Budi Karya Leniyanti Diduga Palsukan Data AnggotaBuntut Dugaan Penyelewengan Anggaran Pada Humas Mojokerto, Semakin Terkuak Dengan Adanya Jumpa Pers
Laporan KhususDesa Klambir Lima Kebon Adakan Pemilihan BPDHamparan Perak, Jaya Pos Desa Klambir Lima Kebun Kecamatan Hamparan Perak Deli Serdang mengadakan pemilihan ...


BumNag Sumpur Kudus Maju Dengan Segudang PrestasiDPRD Sampaikan Laporan Pansus Atas LKPJ Bupati Muba TA 2019Membangun Masa Depan Kabupaten Bogor Dengan PancakarsaFachrori Launching Calendar of Event Upaya Promosikan Wisata JambiDPRD Muba Serahkan Rekomendasi Terhadap LKPJ Bupati TA 2019Menpan RB Tjahjo Kumolo: MPP Pekanbaru Terbaik di IndonesiaSahirah Dzakyyah Memilih Ponpes Darul Ulum Untuk Pendidikannya