Sabtu, 17 November 2012 - 05:35:58 WIB
Ruas Jalan Laman Satong Ketapang HancurKategori: Kalimantan Barat - Dibaca: 797 kali

Baca Juga:BP Migas Bubar, Natuna BeruntungSMPN 1 Legok Wujudkan Sekolah Madani di Bidang Iptek dan ImtakBupati Asahan Buka Kegiatan Bulan Balita ke XXXVerifikasi Faktual di KPU Sidoarjo, Parpol PPN dan PDP Gagal, PKP Juga Terancam

Ketapang, Jaya Pos

Jalan lintas Kabupaten Ketapang di Dusun Kepayang, Desa Laman Satong Kecamatan Matan Hilir Utara menuju Kecamatan Nanga Tayap, Kabupaten Ketapang, Provinsi Kalimantan Barat, kondisinya  hancur dan memprihatinkan.

Kondisi tersebut disebabkan karena ruas jalan Laman Satong kerap digunakan untuk mobilisasi alat berat dan mobil tanki milik perusahaan perkebunan sawit dan perusahaan tambang.

Pantauan Jaya Pos di lapangan, di ruas jalan tersebut, beberapa pengguna jalan sedang antre melewati salah satu genangan lumpur yang di­perkirakan hingga sepanjang dua puluh meter.
 

Ruas jalan Laman Satong letaknya membelah kawasan hutan, dengan lebar sekitar 10 meter, berupa tanah merah yang dipadatkan dengan butiran batu sepanjang 5 kilometer. Penghabisan jalur jalan tersebut ialah sebidang lahan yang luasnya mencapai ratusan meter persegi, tepat di pinggir hutan.

Kawasan itu dikenal warga setempat dengan nama Bukit Pinang. Secara historis, masih terlihat tanda-tanda bahwa lahan itu dulunya adalah kawasan hutan, dan baru dibuka. Di tengah lahan, sebuah bangunan kayu berdiri, mirip bedeng yang digunakan sebagai barak atau base camp.  

Jalan dan bedeng itu dibangun Juli 2011 lalu. Saat itu, sejumlah alat berat berupa buldozer dan backhoe dikerahkan untuk memapas hutan dan memadatkan tanah.  Aksi itulah yang membuat dua perusahaan, PT Kayung Agro Lestari (KAL) dan PT Laman Mining (LM), berseteru. PT KAL yang bergerak di bidang perkebunan kelapa sawit menuding seteru mereka sebagai pembuka hutan, pembuat jalan, dan telah membangun barak karyawan.

Menurut salah satu warga Laman Satong yang enggan menyebutkan namanya, kepada Jaya Pos mengatakan bahwa kondisi jalan tersebut kini tak terpelihara, perusahaan setempat seolah–olah tak perduli dan terkesan apatis, padahal menurutnya frequensi penggunaan jalan tersebut pihak perusahaan justru lebih tinggi ketimbang masyarakat biasa.

“Kendaraan perusahaan lebih sering menggunakan jalan  itu ketimbang masyarakat umum, namun kendaraan mereka kan rata – rata double gardan, jadi kondisi jalan hancur pun bagi mereka tidak menjadi kendala, kalau bagi kami sudah jelas sangat menjadi kendala,” ungkapnya.

Masyarakat sangat berharap hal tersebut juga menjadi perhatian pihak perusahaan dan pemerintah, terutama Pemkab Ketapang.Hardi


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (59544)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (51405)Walikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (43019)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (14889)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (14169)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (13995)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (13733)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (13187)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (10962)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (9168)
Bedah JayaposUNTIRTA Pertanyakan Tanah Hibah Yang Diberikan Pemkab PandeglangPandeglang, Jaya Pos Rektor beserta jajaran Universitas Sultan Ageung Tirtayasa (UNTIRTA) Serang, ...


Pekerjaan Bersumber DD di Desa Boddi Kecamatan Mandalle Terkesan AmburadulPungli di Lapas Kapuas Resahkan NapiMerek U-Ditch Bercampur Pek Saluran Pumpungan 3 Menyimpang Dinas Lakukan PembiaranDiduga Persulit Warga Mengurus Dokumen, Andar: Copot Lurah dan Kasie Pemerintahan Kelurahan RawamangDiduga Zonasi Kearipan Lokal Garut Labrak Permendikbud No 14 Tahun 2018Proses NUPTK Diwarnai PungliEmbung Pembawa Maut
Laporan KhususBupati Tanjab Barat Pimpin Rapat Persiapan HUT RI Ke 74 dan Tanjab Barat Ke 54Kualatungkal, Jaya Pos Bupati Tanjab Barat Dr. Ir. H. Safrial MS pimpin rapat perdana persiapan pelaksanaan ...


Pemerintah Segera Cairkan DAK Nonfisik Jenis Baru Tahun 2019Bupati Ketapang Pimpin Upacara Pembukaan TMMD 105 Adat Suku BatakJelang Pemecahan Rekor Dunia Menyelam Massal di ManadoWabup Mojokerto Berangkatkan Jalan Santai Hari Keluarga Nasional XXVI Tahun 2019Sekda : SOPD Gumas Diharapkan Capai Target APBD 2019Ratusan Peserta ICGE dari Berbagai Negara Hadir di Kota Padang Panjang