Rabu, 28 November 2012 - 07:22:12 WIB
Dikaji Pengembangan Bambu di Musi BanyuasinKategori: Sumatera Selatan - Dibaca: 230 kali

Baca Juga:100 Penduduk KKA Siap Mengikuti Sidang AkteKajari Simalungun Tuntut Pelaku Judi Togel 8 dan 4 Bulan PenjaraJoget Gangnam Style jadi rekor di YouTubePersija Akan Miliki Stadion Baru

Musi Banyuasin, Jaya Pos

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Musi Banyuasin akan melakukan pengkajian terhadap pengembangan tanaman bambu dan industri pendukungnya. Pengkajian pengembangan bambu di Musi Banyuasin akan melibatkan sejumlah praktisi dan akademisi yang berpengalaman menangani jenis tanaman tersebut.

Wakil Bupati Musi Banyuasin, Beni Hernedi mengatakan, tanaman bambu memiliki banyak manfaat. Menurutnya, bambu memiliki kekuatan untuk merilis oksigen lebih tinggi dari tanaman lain. Selain itu, bambu juga bisa menaikan tingkat ketinggian air sertamampu mengurangi pencemaran udara.

“Pada workshop Bamboo Platform for Green Industry di Yogyakarta, diketahui bahwa bambu memiliki tingkat pertumbuhan yang lebih cepat dari tanaman lain, serta dapat bermanfaatdisemua lini antara lain makanan, tekstil, alat musik, konstruksi, dan ratusan aplikasi industri lainnya yang tidak didapatkan dari tumbuhan lain. Kita akan lakukan pengkajian terhadap kemungkinan pengembangan bambu di Musi Banyuasin serta manfaat yang akan didapatkan masyarakat,” katanya.

Seminar Bamboo Platform For Green Industry di Yogyakarta 12-14 November 2012diikuti peserta dari Indonesia, India, China, dan Uni Eropa. Semeniar yang diselenggarakan Kementerian Kehutanan bekerjasama dengan Kedutaan Besar Indonesia untuk Luxemburg, mengundang pula unsur pemerintah, industri, serta masyarakat pemerhati bambu. Workshop yang dibuka Wakil Gubernur DIY Sri Paku Alam IX tersebut diisi dengan kegiatan kunjunganindustri dan focus group discussion tentang bambu.

Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, Perikanan, dan Kehutanan Musi Banyuasin, Ir Tri Yulisman, mengatakan, Musi Banyuasin dengan wilayahnya yang luas memiliki potensi untuk pengembangan tanaman bambu. “Pengembangan tanaman bambu ini tentunya harus pula didukung oleh industri hilir dan hulunya. Oleh karena itu harus dilakukan kajian secara komprehensif agar pengembangan tanaman bambu dapat dilaksanakan secara berkesinambungan,” imbuhnya.

Menurutnya, bambu sangat potensial untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat Indonesia. Untuk pengembangannya dibutuhkan perencanaan secara terpadu dalam konsep tujuan untuk penyediaan lapangan kerja, pengentasan kemiskinan, dan pemeliharaan lingkungan.

Duta Besar Indonesia untuk Luxemburg, Arif Hafiz Titoseno,  mengatakan, bamboo merupakan super material yang telah digunakan oleh industry otomotif Mercedes. Menurutnya, kapasitas bambu tidak hanya pada produk akhirnya, namun juga eksistensinya terhadap lingkungan.

“Bagi Indonesia bambu masih dikategorikan kekayaan orang miskin. Mindset ini mulai harus dirubah karena aplikasi bambu merupakan hal yang luar biasa. Sebab bambu bukan sebagai industri yang sembarang tetapi memiliki nilai ekologi, berwawasan lingkungan, serta berkelanjutan,” pungkasnya.Rama


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (59646)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (51494)Walikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (49387)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (14977)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (14258)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (14075)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (13805)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (13301)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (11855)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (9274)
Bedah JayaposPunya Beking di Kejagung, Pejabat Masih "Kutip" KontraktorSumber, Jaya Pos Seakan tak pernah jera, sejumlah instansi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Cirebon diduga ...


Pengelolaan DAK 64 Miliar, Disdik Ketapang Diduga Berkubang di Pusaran KKNTender Dibatalkan, Ada Tekanan Dahsyat ?Proyek Talud Pengaman Pantai Pering Diduga Tidak Sesuai SpekAPBDes Pademonegoro Diduga Masuk Kantong KadesRealisasi APBDes Sidokepung Kecamatan Buduran Tidak TransparanLahan Pertanian Milik Pemprov Jatim Disewakan di Kecamatan Tutur, Uangnya Kemana ?Kasus Suap Mega Proyek Meikarta, Sekda Pemprov Jabar Jadi Tersangka Baru
Laporan KhususAmryatul Anam dan Melan Puspitasari Terpillih Menjadi Pradana Ambalan Pandu-KunthiJawa Tengah, Jaya Pos Amryatul Anam dan Melan Puspitasari terpilih menjadi Pradana Ambalan Pandu-Kunthi pada ...


Sekang Dewek Nggo Dewek Volly Pantai, Staf Teritorial JuaraBupati Tasikmalaya: Teruslah Berkreasi, Berkarya Dalam Gerakan PramukaRaperda Perubahan APBD 2019 Disahkan20 Anggota DPRD Kota Padang Panjang Dilantik dan DisumpahIlyas Panji Alam Sholat Idul Adha di Masjid An-NurPUBLIKASI KINERJA DINAS LINGKUNGAN HIDUP KABUPATEN BOGOR TAHUN 2019Bertemu di IPDN, Bupati Bantaeng Bincang Akrab dengan Wapres