Senin, 03 Desember 2012 - 09:10:48 WIB
Lahan Bandara Pogogul Bermasalah, Bupati Janji Pembayaran Ganti Rugi Lahan Akan DiselesaikanKategori: Sulawesi Tengah - Dibaca: 17 kali

Baca Juga:Oknum di Dinas Praswil Humbahas Jadi "Makelar" ProyekPolairud Ketapang Amankan Puluhan Karung Zircon IllegalPlat Nomor Travel di Pekanbaru Wajib Warna KuningKejahatan di Jakarta Masih Merajalela

Buol, Jaya Pos

Modal transportasi, termasuk sub sektor Perhubungan Udara, diperlukan penanganan ekstra, karena berkaitan langsung terhadap keselamatan manusia, wahana (pesawat udara) maupun barang, termasuk pula lahan untuk operasional atau pengembangan fasilitas seperti landasan pacu, appron, pasa­nger room, Air Traffic Control dan sterilisasi area di Bandar Udara (Bandara) Pogogul Buol, dimana terdapat lahannya telah bertahun-tahun dirundung masalah.

Bandara ini, konon masuk dalam kategori daerah tertinggal, dan sulit untuk dikem­ba­ng­kan infrastrukturnya oleh pe­merintah pusat, melalui Ke­menterian Perhubungan Cq Direktorat Jenderal Perhu­bungan Udara, jika lahannya bermasalah.

Adapun kronologis ma­sa­lah lahan Bandara Pogogul ini, menurut Supratman Awat yang ikut hadir dalam acara per­temuan antara pemerintah daerah dan masyarakat Momunu itu, bahwa kasus lahan ban­dara ini, sudah bergulir se­jak Bupati Buol pertama mendiang Ir H Karim Mbou.

“Pertama kali penggarapan sedikitnya 750 miliar memanjang lahan yang ada, itu oleh Pak Karim Mbou sudah di­buat untuk areal pacu, dan dari landasan pacu tersebut lahan yang semestinya harus dibebaskan baik dari sisi kiri maupun kanan landasan sej­um­lah 150 miliar,” katanya.

Lebih jauh dikatakannya, belakangan muncul sejak Bupati ke 2 Karim Hanggi, kemudian Bupati ke 3 Amran Batalipu, di luar lokasi yang sudah dihibakan, apalagi setelah terjadi pembenahan perluasan bandara, komplain masyarakat kerap terjadi, karena merasa mengantungi kepemilikan lahan yang sah, dan atas perluasan tersebut merasa dirugikan karena dari tiga dekade kepemimpinan selalu hanya mendapat janji-janji sorga talinga dari pemda.

Sementara Syamsudin, salah satu di antara puluhan warga yang punya lahan pada perluasan Bandara Pogogul mengatakan, menyesalkan cara pemerintah yang telah merugikannya. “Sebab, lahan yang ditumbuhi sekitar 92 pohon kelapa, pada perintisan pertama pembukaan lahan bandara, namun demi program pemerintah kami relakan tanaman tersebut untuk tidak dibayar ganti rugi, tetapi waktu demi waktu berjalan, setelah dibangun bandara, kehidupan ini terasa semakin susah. Untuk itu, jika tanaman sudah menjadi korban perluasan, maka lahan saya harus diganti rugi,” tegasnya penuh harap.

Adanya permasalahan Bandara Pogogul Buol, Bupati Amirudin Rauf (red-pengganti Amran Batalipu) yang baru sekitar dua bulan dilantik, ternyata tanggap dan memberikan harapan baru kepada masyarakat yang ada di Kecamatan Momunu, khususnya kepada masyarakat yang ada di Desa Mangubi dan Tongon.

Sebab, kedua desa tersebut merupakan desa yang lahan milik masyarakatnya paling banyak terpakai pada perluasan lahan bandara tersebut. Pasalnya, pada kepemimpinan sebelumnya, lahan-lahan tersebut faktanya belum semuanya terbebaskan terkait ganti rugi lahan.

Bupati Buol, dr Amirudin Rauf yang didampingi Ketua DPR D Buol, H Abdullah Batalipu, pada pertemuan dengan masyarakat, bertempat di ruang tunggu Bandara Pogogul mengatakan, untuk mengatasi persoalan-persoalan ini jika dihadapi dengan jalan musyawarah dan dukungan semua pihak, tidak mungkin bila tidak menempuh penyelesaian yang baik.

Selaku pemimpin dearah, ditegaskan pula bahwa semua pemilik lahan yang hingga saat ini belum diselesaikan ganti rugi tanahnya, maka pada Anggaran Tahun 2013 mendatang, pihak pemda bersama jajaran DPRD Kab Buol akan memasukkan anggarannya pada APBD 2013, dengan pola pembayaran per triwulan.

Amirudin menambahkan, untuk menghindari hal-hal terburuk yang akan terjadi di belakangan hari, setelah dilakukan penyelesaian pembayaran, ditekankan kepada para pemilik lahan untuk segera melengkapi persyaratan ataupun legalitas kepemilikan, serta persetujuan dari semua ahli waris menyangkut surat kepemilikan. Mengingat, pada beberapa tahun ke depan para investor bakal masuk untuk berinvestasi di Kab Buol.

Saat itu juga, dr Rudi menambahkan, bakal memperoleh bantuan dana dari pemerintah pusat sebanyak Rp 14 milliar untuk perluasan bandara ini. Karena itu, ketika dalam pekerjaan nantinya semua keadaan harus steril, tanpa ada masalah pembebasan lahan lagi.Aldin/ST


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerDinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (4679)Proyek KA di Sulsel Membawa Petaka, Danyon Zipur Jadi Tersangka (2991)Komentari Kasus e-KTP, Andar: Abraham Samad Itu 'Omdo' (1659)Pandangan Umum Fraksi PDIP, PAN, dan RNB Terhadap Nota Keuangan dan Raperda APBD Kota Depok TA 2018 (1085)Sutadi SH dan Oknum Polres Ketapang Diduga Bobol Rumah Walet Milik Akim (660)PT IIGF Adakan Baksos di Desa Telajung (605)PT Jembatan Nusantara Melakukan Pembohongan Terhadap Pelamar Pekerjaan (468)Proyek Jalan Siduk-Ketapang Rp 27 M Diduga Bermasalah (337)Diabetes, Ancaman Yang Harus Diwaspadai (297)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (289)
Bedah JayaposAPBDes Katimoho Terindikasi DikorupsiGresik, Jaya Pos APBDes Desa Katimoho Kecamatan Kedamean Kabupaten Gresik Jawa Timur jadi sorotan. Pasalnya ...


Bendungan Karalloe Senilai 518 M Tidak Selesai PPK dan Kontraktor Enggan KomentarTangani Sengketa Tanah Damang Tewah Turun LapanganPT EBB Supply Puluhan Ribu Ton Solar Perhari ke Penambang di Sei KahayanRehab Sekolah Di Pandeglang Diduga Rawan PenyimpanganBPN Maros Akan Panggil Pemilik Sertifikat Ganda Pada Lahan Proyek Mamminasata Pekerjaan Jalan Pasirkadu-Perdana Dikeluhkan WargaPT. MAJI Diduga Serobot Lahan Kelompok Tani Karya Mandiri
Laporan KhususDinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan Depok Gelar Workshop B2SADepok, Jaya Pos Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan Kota Depok mengelar acara Workshop penyusunan ...


Memperkenalkan Lebih Dini Budaya Batak Pada Anak-Anak Melalui Natal STM SarohaWaiting List Keberangkatan Jamaah Haji Kabupaten Ciamis Sudah Mencapai 2030Menggali Monumen Quo Lijn, Tim Pusat Sejarah Kepolisian Melakukan PenelitianSiapkan Aparatur Transportasi Handal, Padang Panjang Teken MoU dengan STTDPemkab Mukomuko Memperingati Maulid Nabi Mudammad SAW 1439 H/2017 MImbau Pemkab/Pemkot Ingatkan Masyarakat Lakukan Pencegahan KebakaranPengembangan Pemasaran Melalui Online