Selasa, 04 Desember 2012 - 15:54:57 WIB
BBM Mulai Langka Di SiantarKategori: Sumatera Utara - Dibaca: 268 kali

Baca Juga:Setiap Tahun Belanja Mistar di Seluruh SKPD Parmout Capai Rp800 JutaTunggakan Pelanggan PLN Ranting Balai Selasa Capai Rp 2 MHumas PN Medan Kasus Korupsi Makin Meningkat di SumutAkibat Dana Bantuan Untuk Desa Terlambat, Para Kades di Bandung Barat Kecewa Kepada Bupati

Siantar, Jaya Pos

Habisnya stok bahan bakar minyak (BBM) di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Kota Medan berlanjut, bahkan meluas hingga ke Simalungun dan Kota Pematangsiantar, Rabu (28/11). Antrian kendaraan yang mengular menjadi pemandangan dihampir semua SPBU. Sejumlah SPBU juga menutup operasionalnya karena kehabisan stok.

“Kami sempat melayani pembelian, tapi cuma sebentar karena minyak habis,” kata seorang karyawan SPBU bernama Santi Sirait. Menurutnya, sejak pagi kemarin masyarakat yang mau berangkat kerja sudah memenuhi SPBU, Baik kendaraan roda dua maupun roda empat.

Banyaknya SPBU yang menutup operasional karena kehabisan stok BBM empat hari terakhir ini, menunjukkan bahwa kondisi ini tidak sesuai dengan pernyataan Pertamina sebelumnya, yang memastikan masalah tersebut bisa diatasi pada hari ini. Antrean panjang kendaraan di SPBU terjadi sejak beberapa hari belakangan ini di Jalan Ahmad Yani, Jalan Medan-Pematangsiantar, dan Jalan Melanthon Siregar. Sedangkan di Kabupaten Simalungun, Antrean terjadi di SPBU Jalan Raya-Saribudolok di Kecamatan Raya yang merupakan satu-satunya SPBU di wilayah kecamatan tersebut.
 

Sejauh ini, Supervisor SPBU di Jalan Ahmad Yani Kota Pematangsiantar, TL Tobing membantah terjadi kelangkaan BBM, melainkan dipicu meningkatnya pembelian warga karena hendak berpergian di akhir pecan. “Hanya memang karena Sabtu dan Minggu libur, persediaan yang ada cepat terjual sehingga premium dan solar habis sejak kemarin, dan baru diisi siang ini”.

Berbeda dengan pernyataan TL Tobing, karyawan SPBU Jalan Melanthon Siregar, M Purba mengatakan, kelangkaan BBM terjadi karena pasokan dari Pertamina berkurang dari jatah sebelumnya. Jika sebelumnya, mereka mendapatkan jatah 20 KL per hari,maka kini hanya dipasok 10 KL. Antrean ratusan kendaraan, baik roda dua dan empat yang akan mengisi BBM sempat memacetkan Jalan Melanthon Siregar,Jalan Ahmad Yani dan Jalan Siantar Parapat, sejak kemarin sampai saat ini.

Antrean panjang kendaraan di SPBU membuat Kepolisian Resor Kota (Polresta) Pematangsiantar menurunkan puluhan personel untuk mengamankan. Kepala Subbagian Humas Ajun Komisaris Polisi (AKP) Althur Pasaribu mengatakan. “Penempatan personel selain untuk mengatur arus lalulintas agar tidak macet, juga mengantisipasi pembelian BBM dengan menggunakan jerigen. Termasuk gangguan keamanan lainnya,” ujarnya.

Banyak juga pengendara kendaraan yang kecewa karena saat gilirannya, BBM di SPBU sudah habis. Seorang sopir angkutan umum, J Purba, 45, mengatakan, di beberapa SPBU yang didatanginya di Kota Pematangsiantar, seperti di Jalan Melanthon Siregar dan Jalan Asahan, juga sudah habis.Untuk mengisi bahan bakar kendaraannya dia terpaksa membeli di warung pinggir yang menjual bensin eceran dengan harga lebih mahal,yakni Rp 7.000 per liter.

Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Simalungun, Timbul Jaya Sibarani, SH  mengatakan kelangkaan BBM sudah sering terjadi menjelang akhir tahun atau saja Pemerintah yang akan berencana akan menaikkan tarif BBM. Ditambah dengan pihak Pertamina selalu beralasan menyatakan bahwa stok BBM telah habis. Hal tersebut tidaklah menjadi alasan namun ini disebabkan kurangnya perhatian serta pengawasan pihak Pertamina.

Selain itu BUMN dan perusahaan Nasional masih menggunakan BBM bersubsidi. Timbul juga menambahkan. “Bahwa subsidi BBM yang diberikan oleh pemerintah selama ini telah salah sasaran. Menurutnya subsidi yang sebenarnya ditujukan pada golongan tidak mampu justru masih dinikmati oleh orang-orang kaya. Karena itu kita meminta agar selayaknya BBM bersubsidi tidak diberikan kepada Industri, Pabrik, Alat berat dan lainnya,” ucap Timbul ke Jaya Pos. Manullang.


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (59645)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (51490)Walikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (49331)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (14977)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (14258)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (14073)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (13804)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (13301)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (11848)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (9273)
Bedah JayaposPunya Beking di Kejagung, Pejabat Masih "Kutip" KontraktorSumber, Jaya Pos Seakan tak pernah jera, sejumlah instansi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Cirebon diduga ...


Pengelolaan DAK 64 Miliar, Disdik Ketapang Diduga Berkubang di Pusaran KKNTender Dibatalkan, Ada Tekanan Dahsyat ?Proyek Talud Pengaman Pantai Pering Diduga Tidak Sesuai SpekAPBDes Pademonegoro Diduga Masuk Kantong KadesRealisasi APBDes Sidokepung Kecamatan Buduran Tidak TransparanLahan Pertanian Milik Pemprov Jatim Disewakan di Kecamatan Tutur, Uangnya Kemana ?Kasus Suap Mega Proyek Meikarta, Sekda Pemprov Jabar Jadi Tersangka Baru
Laporan KhususAmryatul Anam dan Melan Puspitasari Terpillih Menjadi Pradana Ambalan Pandu-KunthiJawa Tengah, Jaya Pos Amryatul Anam dan Melan Puspitasari terpilih menjadi Pradana Ambalan Pandu-Kunthi pada ...


Sekang Dewek Nggo Dewek Volly Pantai, Staf Teritorial JuaraBupati Tasikmalaya: Teruslah Berkreasi, Berkarya Dalam Gerakan PramukaRaperda Perubahan APBD 2019 Disahkan20 Anggota DPRD Kota Padang Panjang Dilantik dan DisumpahIlyas Panji Alam Sholat Idul Adha di Masjid An-NurPUBLIKASI KINERJA DINAS LINGKUNGAN HIDUP KABUPATEN BOGOR TAHUN 2019Bertemu di IPDN, Bupati Bantaeng Bincang Akrab dengan Wapres