Sabtu, 15 Desember 2012 - 07:18:31 WIB
Disdik Simalungun Kangkangi PermendikbudKategori: Pendidikan - Dibaca: 1058 kali

Baca Juga:Membongkar Praktik Monopoli dan Persekongkolan Tender (8)Diduga Dibekingi Oknum Jenderal, Perusahaan Perkebunan Kelapa Sawit di Kotabaru Kebal HukumMantan Ketua PN Langkat Dilaporkan ke KY dan MADi Samosir Akan Segera Dibangun Stadion

Simalungun, Jaya Pos

Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Simalungun kangkangi Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendibud) No. 56 tahun 2011 tentang Petunjuk Teknis Penggunaan Dana Alokasi Khusus Bidang Pendidikan TA 2012.

Pasalnya, SDN 095214 Dolok Merangir, Kecamatan Dolok Batunanggar, di tahun yang bersamaan mendapat rehab Bansos 2012 serta DAK 2012. Padahal juknis penggunaan dana alokasi khusus (DAK) 2012 adalah “sekolah tidak sedang menerima bantuan sejenis, baik dari sumber dana pusat (APBN) maupun dari sumber dana daerah (APBD I atau APBD II).

Selain itu, Disdik juga diduga melanggar petunjuk pelaksanaan (juklak) yakni, sekolah melaksanakan rehabilitasi ruang kelas rusak berat beserta perabotnya atau pembangunan ruang perpustakaan beserta perabotnya secara swakelola, namun kenyataan di lapangan sangat beda.

Hal itu diduga salah satu teknis Disdik memanfaatkan ketidak tahuan pihak sekolah tentang bangunan serta tentang cara membuat surat pertanggung jawaban (SPJ), sehingga pihak sekolah mau tidak mau merelakan bantuan rehabilitasinya dikerjakan pihak ketiga yang ditentukan Disdik Simalungun.

Akibat ketidakberdayaan pihak sekolah yang pada dasarnya memberi peluang besar terhadap Resman Saragih sebagai Kadisdik Simalungun, SB selaku kroni Bupati Simalungun, Raimondus Sianturi selaku PPK, serta Albert P Ambarita sebagai PPTK, diduga memperjualbelikan pengerjaan rehabilitasi itu, baik Bansos 2012 serta DAK 2012 ke pihak rekanan.

Hal ini bukan rahasia umum lagi. Perlu diketahui, dampak dari dugaan itu membuat pelaksanaan rehab melanggar perundang undangan maupun peraturan pemerintah serta peraturan menteri pendidikan dan kebudayaan yang menjadi acuan dari program ini.

Seperti halnya pelaksanaan rehabilitas ruang kelas SDN 093214 itu, pengadaan tiang selasar difiktifkan, pengadaan meubiler tidak maksimal, cat yang dipergunakan adalah cat bekas. Hal itu dapat dibuktikan bahwa cat dinding sekolah tersebut tiga dimensi.

Selain itu, kepala sekolah yakni Relina Girsang tidak melibatkan pihak sekolah dalam kegiatan. Bahkan Siregar yang juga bendahara rehab ketika dikonfirmasi Jaya Pos, mengatakan bahwa dirinya dilibatkan untuk pencairan dana, setelahnya kepala sekolah dan rekananlah kongkalikong. ZAI


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerMembongkar Proyek Permai Grup (Bag 1), PT AJ Dapat Jatah Rp 35 M di Kementerian Perhubungan (121544)Komisi IX DPR RI dan Menteri Kesehatan Agar Meninjau Kembali Pembangunan Rumah Sakit Internasional (90933)Bayi Hasil Hubungan Gelap Dibuang di WC Sekitar Kabah ( Nestapa Pahlawan Devisa di Negeri Orang Bgn (63263)SMPN 2 Pasar Kemis Butuh Ruang Kelas Baru (50520)Diduga Peras Pengusaha Toko Material dan Toko Emas, PPATK Diminta Audit Harta Pejabat KPP Pratama Ko (45784)PP Amanatul Ummah Tidak Penuhi Janjinya Pada Wali Murid (45606)Tanah Milik H.Amiruddin Pase Jadi Ajang Kejahatan Koneksitas Hakim Dan Penyidik Kepolisian (37456)Perusahaan Martua Sitorus Ngemplang Pajak Rp 7,2 Triliun? (32915)Ibunda Ajeng Mamamia Dimejahijaukan (31609)Sudah Tiga Jenderal Polisi Pembawa Gerbong Terbelit Kasus (24038)
Bedah JayaposKades Stroke, BPD Pertanyakan Sikap Bupati SubangDesakan warga ini murni guna menciptakan kondusifitas pemerintahan dalam pelayanan terhadap warga dan ...


Tutupi Indikasi Persekongkolan Tender, ULP Ketapang Manipulasi Data?Pelaksanaan 2 Proyek Bandara Kuala Kurun, Diduga Tidak Sesuai Kontrak445 Mesin Parkir Jadi Mubazir, Ada Politik Dibalik Pengadaan ?Peningkatan Jalan Coban Blimbing-Wonosari Diduga Asal JadiHasil Kerjaan Amburadul Tanpa Referensi Dan Kemampuan Dasar PT Nasrip Indonesia Menang 3 PaketKanwil DJBC Riau dan Sumbar Musnahkan Barang Selundupan Senilai Rp13 M LebihDiduga Kongkalikong Antara Kontraktor dan Pejabat PU di Proyek Rigit Beton 6 M
Laporan KhususBerhasil Kendalikan Kaki Gajah Depok Raih PenghargaanDepok, Jaya Pos Pemerintah Kota (Pemkot) Depok meraih penghargaan dari Menteri Kesehatan Republik Indonesia ...


Tahapan Seleksi Sekda Memasuki Penulisan MakalahBadan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor Tahun 2017Ketua Dewan Pimpin Paripurna Istimewa APBD-P 2017Inovasi Disbun Jatim Untuk Petani KakaoHUT Kabupaten Natuna Bupati Berikan Penghargaan Pada PegawaiJaksa Pangkalpinang Masuk SekolahPDAM Kab Melawi Peroleh Predikat WTP