Sabtu, 15 Desember 2012 - 07:18:31 WIB
Disdik Simalungun Kangkangi PermendikbudKategori: Pendidikan - Dibaca: 293 kali

Baca Juga:Membongkar Praktik Monopoli dan Persekongkolan Tender (8)Diduga Dibekingi Oknum Jenderal, Perusahaan Perkebunan Kelapa Sawit di Kotabaru Kebal HukumMantan Ketua PN Langkat Dilaporkan ke KY dan MADi Samosir Akan Segera Dibangun Stadion

Simalungun, Jaya Pos

Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Simalungun kangkangi Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendibud) No. 56 tahun 2011 tentang Petunjuk Teknis Penggunaan Dana Alokasi Khusus Bidang Pendidikan TA 2012.

Pasalnya, SDN 095214 Dolok Merangir, Kecamatan Dolok Batunanggar, di tahun yang bersamaan mendapat rehab Bansos 2012 serta DAK 2012. Padahal juknis penggunaan dana alokasi khusus (DAK) 2012 adalah “sekolah tidak sedang menerima bantuan sejenis, baik dari sumber dana pusat (APBN) maupun dari sumber dana daerah (APBD I atau APBD II).

Selain itu, Disdik juga diduga melanggar petunjuk pelaksanaan (juklak) yakni, sekolah melaksanakan rehabilitasi ruang kelas rusak berat beserta perabotnya atau pembangunan ruang perpustakaan beserta perabotnya secara swakelola, namun kenyataan di lapangan sangat beda.

Hal itu diduga salah satu teknis Disdik memanfaatkan ketidak tahuan pihak sekolah tentang bangunan serta tentang cara membuat surat pertanggung jawaban (SPJ), sehingga pihak sekolah mau tidak mau merelakan bantuan rehabilitasinya dikerjakan pihak ketiga yang ditentukan Disdik Simalungun.

Akibat ketidakberdayaan pihak sekolah yang pada dasarnya memberi peluang besar terhadap Resman Saragih sebagai Kadisdik Simalungun, SB selaku kroni Bupati Simalungun, Raimondus Sianturi selaku PPK, serta Albert P Ambarita sebagai PPTK, diduga memperjualbelikan pengerjaan rehabilitasi itu, baik Bansos 2012 serta DAK 2012 ke pihak rekanan.

Hal ini bukan rahasia umum lagi. Perlu diketahui, dampak dari dugaan itu membuat pelaksanaan rehab melanggar perundang undangan maupun peraturan pemerintah serta peraturan menteri pendidikan dan kebudayaan yang menjadi acuan dari program ini.

Seperti halnya pelaksanaan rehabilitas ruang kelas SDN 093214 itu, pengadaan tiang selasar difiktifkan, pengadaan meubiler tidak maksimal, cat yang dipergunakan adalah cat bekas. Hal itu dapat dibuktikan bahwa cat dinding sekolah tersebut tiga dimensi.

Selain itu, kepala sekolah yakni Relina Girsang tidak melibatkan pihak sekolah dalam kegiatan. Bahkan Siregar yang juga bendahara rehab ketika dikonfirmasi Jaya Pos, mengatakan bahwa dirinya dilibatkan untuk pencairan dana, setelahnya kepala sekolah dan rekananlah kongkalikong. ZAI


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerMembongkar Proyek Permai Grup (Bag 1), PT AJ Dapat Jatah Rp 35 M di Kementerian Perhubungan (112966)Komisi IX DPR RI dan Menteri Kesehatan Agar Meninjau Kembali Pembangunan Rumah Sakit Internasional (81877)PP Amanatul Ummah Tidak Penuhi Janjinya Pada Wali Murid (14176)Tanah Milik H.Amiruddin Pase Jadi Ajang Kejahatan Koneksitas Hakim Dan Penyidik Kepolisian (9372)Dilaporkan Ke KPK, Pejabat DKI Korupsi Tanah Rp 49 Miliar (8069)Masyarakat Tapanuli Tengah Demo Didepan Kantor KPK Minta Ketua KPK Tangkap Bonaran Situmeang (7966)Sudah Tiga Jenderal Polisi Pembawa Gerbong Terbelit Kasus (7303)Harian JAYA POS (6496)Demo di Kantor Bupati Tapteng, Minta Bonaran Situmeang Segera Ditangkap (6322)Demo di Jakarta dan Tapteng Desak Tangkap Bonaran Situmeang (6084)
Bedah JayaposDiduga Proyek Bermasalah 3 LSM Laporkan ke KPKBantaeng, Jaya Pos Kegiatan reklamasi proyek dari Kementerian Pekerjaan Umum Direktorat Jenderal Bina Marga ...


Kejaksaan Akan Usut Dugaan Korupsi PDAM TirtaweningProyek peningkatan Sistem Lalu Lintas Kapal di Dumai, Publik Pertanyakan Bentuk Proyek dan KeberadaaAhli Waris Keluarga Tiga Menteng, Menuntut Pembayaran Ganti Rugi Lahan SDN No 14 dan 41Putihkan 5.000 Ha Sawit Ilegal Milik PT. BGA Group, Pejabat Ketapang Diisukan Terima Fee Rp 40 M52 unit Perumahan Dibangun PT Erminta Diduga Tanpa IMBButuh Perhatian Kapoldasu, Pemerasan dan Perampokan Marak di JalinsumDiduga Manager PT. PAL Main dengan Mafia Tanah
Laporan Khusus"Ida Hinadenggan ni Angka na Sarohai"Pengurus Pungun Manik Raja, Boru Dohot Bere/Ibeberena se Jabodetabek Didukuhkan Jakarta, Jaya Pos Acara ...


Tradisi Budaya Mudik Tradisi Mudik Bagi Kaum PerantauQuck Count dari Berbagai Lembaga Survei, Pasangan Jokowi-JK Unggul SementaraKelompok Tani Pribumi Kalbar Dukung Jokowi-JK Jadi Presiden RIGerakan Batak Bersatu Dukung Jokowi-JKBudaya Adat Totokng Simpang Pasir Dukung Jokowi-JKPuisi Gejolak Asmara & Kaca Oleh: Sarah Engeline Joseph. Mengapa Kita Memilih Jokowi-Jusuf Kalla?(2)