Kamis, 20 Desember 2012 - 06:02:26 WIB
Penggunaan DAK di Kab Tangerang Tanpa Aturan JelasKategori: Tangerang - Dibaca: 626 kali

Baca Juga:Kades Sukarame dan Masyarakat Bangun Jalan LingkunganKerjasama DKUP dan Pasar Segar Gratiskan Biaya Sewa Kios dan LosRAPBD Anambas 2013 Rp1,208 Triliun Disetujui Dengan Berbagai SyaratBupati Kepulauan Anambas Menanggapi Pernyataan Pandangan Dari Dari Setiap Fraksi

Tangerang, Jaya Pos

Anggaran Pendidikan yang sangat besar baik yang berasal dari APBN maupun APBD di Kab. Tangerang sepertinya tidak berpengaruh terhadap mutu pendidikan dan biaya sekolah yang diatnggung orangtua siswa, alias diduga hanya memperkaya pejabat terkait dan penanggung jawab pengelola anggaran.

Dana Alokasi Khusus (DAK) yang berasal dari APBN dan dana penamping dari APBD diperuntukkan rehab ruang kelas SD dan SMP sederajat di Kab. Tangerang diduga menjadi ajang korupsi bagi pengelola dan penanggung jawab pengguna anggaran.

Pantauan Jaya Pos terkait penggunaan DAK, mulai tahun 2008 - 2012 diduga tidak sesuai dengan petunjuk pelaksanaan (juklak) dan petunjuk teknis (juknis). Pasalnya, DAK tahun 2008, jumlah sekolah dan besarnya anggaran yang diterima sekolah dalam juklak dan juknis tidak sesuai dengan pelaksanaan penggunaan anggaran.

Penggunaan DAK tahun 2012 juga diduga malah lebih tidak jelas aturan yang menjadi acuan pelaksanaan. Hal tersebut terlihat dengan pelaksanaan penggunaan anggaran dilapangan sangat berbeda-beda antara sekolah.

Hal itu juga diakui beberapa kepala sekolah sebagai pengelola anggaran seperti Dra Hj Puspa Endah, kepala sekolah di Yayasan Dian Pertiwi termasuk pengelola anggaran DAK tahun 2012 sewaktu dikonfirmasi Jaya Pos juga mengakui bahwa Dinas Pendidikan Kab. Tangerang memperbolehkan penggunaan anggaran bebas sesuai kebutuhan sekolah. “Kami khususnya sekolah swasta diperbolehkan menggunakan anggaran sesuai kebutuhan sekolah,” kata Puspa.

Penggunaan DAK itu juga terlihat dari pelaksanaan di SDN Pasirnangka dan SDN Seglog. Dalam pelaksanaan melakukan penggantian sedikit kayu atap dan pengecatan genteng yang lama. Sedangkan SDN Tigaraksa II membongkar kerangka baja lama yang masih kuat dan mengganti dengan kerangka baja ringan.

Tidak kalah menarik dengan pengakuan oleh beberapa kepala sekolah pelaksanaan DAK sangat mengganggu dalam proses belajar – mengajar. Hal tersebut diakibatkan pencairan dana yang dianggap sangat lambat dan banyaknya waktu pertemuan kepala sekolah dengan Dinas Pendidikan hampir setiap hari dari awal pelaksanaan sampai saat ini.

Hal tersebut juga mengakibatkan terganggung siswa/siswi yang sedang melaksanakan Ujian Akhir Semester (UAS) karena hal tersebut diakui beberapa kepala sekolah termasuk Hj. Entar Tarmini sebagai Kepala SDN Telaga II Cikupa, Endah Wahyuni sebagai Kepala SDN Bitung Jata I dan Yuhana Kepala SDN Bojong IV.

Terkait permasalahan tersebut, sampai informasi ini diberitakan Jaya Pos tidak berhasil mengkonfirmasi pejabat di Dinas Pendidikan Kab. Tangerang juga sebagian kepala sekolah. GUNS


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerMembongkar Proyek Permai Grup (Bag 1), PT AJ Dapat Jatah Rp 35 M di Kementerian Perhubungan (115654)Komisi IX DPR RI dan Menteri Kesehatan Agar Meninjau Kembali Pembangunan Rumah Sakit Internasional (87307)Diduga Peras Pengusaha Toko Material dan Toko Emas, PPATK Diminta Audit Harta Pejabat KPP Pratama Ko (25020)PP Amanatul Ummah Tidak Penuhi Janjinya Pada Wali Murid (19681)Tanah Milik H.Amiruddin Pase Jadi Ajang Kejahatan Koneksitas Hakim Dan Penyidik Kepolisian (18714)SMPN 2 Pasar Kemis Butuh Ruang Kelas Baru (13555)Sudah Tiga Jenderal Polisi Pembawa Gerbong Terbelit Kasus (12772)Gurame PJTV Ajang Penyaluran Artis Penyanyi (12407)Dilaporkan Ke KPK, Pejabat DKI Korupsi Tanah Rp 49 Miliar (11290)Demo di Jakarta dan Tapteng Desak Tangkap Bonaran Situmeang (11000)
Bedah JayaposPembetonan Jalan Selamat Kecamatan Medan Timur Tidak BecusMedan, Jaya Pos Pembetonan parit di Jalan Selamat Medan terkesan asal jadi dan sangat memprihatinkan. Parit ...


Proyek Jalan yang Diduga Fiktif Diminta Segera Diusut TuntasProyek Dinas Tata Kota, Bangunan dan Pemukiman Tangsel MangkrakSumendi Cs Terduga pelaku Penipuan dan Penggelapan Tanah DipolisikanKPK dan Tipikor Diminta Periksa Pejabat KPP Pratama KosambiDugaan Korupsi di PU Bina Marga Jatim Akan Dilaporkan ke TipikorTerkait Kasus Besi PT. KWI, Ahok Ajak Lilis Peras Lie Phin ?Gelapkan BBM Subsidi, SPBU H Syahrial Disegel
Laporan KhususCurahan Hati Anak Seorang Pelacur Mahkota Kewanitaanku Direnggut Pacar Sang Ibu Oleh : Alexander Sibarani Wartawan Harian Jaya Pos Kalau saja aku tau jalan hidupku seperti ini, rasanya ...


Derita Batin Sang Pengantin Baru, Suami Impoten Menjerumuskanku ke Lembah Nista (Bgn 7, selesai)Derita Batin Sang Pengantin Baru Suami Impoten Menjerumuskanku ke Lembah Nista (Bgn 6)Derita Batin Sang Pengantin Baru, Suami Impoten Menjerumuskanku ke Lembah Nista ( Bgn 5 )Derita Batin Sang Pengantin Baru Suami Impoten Menjerumuskanku ke Lembah Nista (Bgn 4)Derita Batin Sang Pengantin Baru Suami Impoten Menjerumuskanku ke Lembah Nista ( Bgn 3 )Derita Batin Sang Pengantin Baru Suami Impoten Menjerumuskanku ke Lembah Nista ( Bgn 2 )Derita Batin Sang Pengantin Baru, Suami Impoten Menjerumuskanku ke Lembah Nista