Rabu, 26 Desember 2012 - 12:21:46 WIB
Sikat Emas I,3 Kg, Korban DibunuhKategori: Kalimantan Barat - Dibaca: 329 kali

Baca Juga:Humas Kabupaten Sidoarjo DiskriminatifKepsek SMAN 1 Plemahan Kabupaten Kediri Pungut Biaya JutaanParkir di Depan Bank Danamon AmburadulYanceu Memilih Pendampingnya Yang Profesional

Ketapang, Jaya Pos

Perampokan sadis Toko Emas kembali terjadi di Kecamatan Nanga Tayap, Kabupaten Ketapang, Provinsi Kalimantan Barat.

Komplotan perampok sadis yang berjumlah 4 orang tersebut berhasil menggasak Phonsel sebanyak 3 buah, uang tunai sebesar Rp1 juta dan Emas dengan berat sekitar 1,3 Kg. Aksi perampokan tersebut juga menyebabkan Ny. Muliati alias Lim Gek Hun (65) meninggal dunia setelah kehabisan nafas karena mulut dan hidung korban dibekap oleh para pelaku menggunakan jaket dan lakban, sebelum meninggal, korban diduga terlebih dahulu dianiaya karena terdapat lebam di bagian leher dan wajah korban.

Menurut keterangan  saksi korban yang selamat, pada malam kejadian korban ditemani cucunya yang berisial KV (13) dan tidur di kamar terpisah, saat keduanya terlelap tiba – tiba KV terkejut mendengar suara pintu didobrak, mendengar suara gaduh tersebut KV langsung keluar kamar, namun tiba - tiba seorang tak dikenal yang menggunakan penutup wajah menodongkan sebilah parang ke bagian leher korban (KV.red) sambil mengancam KV “jangan teriak kamu, kalau teriak mati kamu” demikian kalimat ancaman dari pelaku disampaikan KV kepada Jaya Pos.

KV melihat neneknya dalam keadaan terikat dan mulut serta hidungnya dibalut dengan lakban, diduga karena tidak bisa bernafas, korban Ny. Muliati akhirnya meninggal dunia di TKP. Melihat kondisi neneknya seperti itu KV memohon kepada pelakau agar neneknya tidak dibunuh “jangan bunuh omaku” ungkap KV kepada para pelaku, namun pelaku tidak perduli.

Menurut keterangan KV, ke empat pelaku yang dilengkapi senjata jenis Pistol, parang dan linggis tersebut kabur melalui pintu belakang ruko kediaman Ny. Mulyati setelah berhasil menggasak  phonsel,  uang tunai dan emas yang diperkirakan seberat 1,3 Kg.

Kapolsek Nanga Tayap Iptu Andi Zulkipli ketika di konfirmasi Jaya Pos (19/12) melalui phonselnya membenarkan adanya kejadian tersebut. Iptu Andi mengatakan bahwa pihaknya sudah melakukan olah TKP bersama pihak Identifikasi Polres Ketapang, “kita sudah melakukan olah TKP yang diback-up Polres Ketapang, sambil menunggu kehadiran saksi KV untuk didengar keterangannya guna kepentingan penyelidikan, hingga saat ini belum bisa disimpulkan siapa pelakunya” pungkas Iptu Andi Zulkipli kepada Jaya Pos.

Korban Ny. Muliati semasa hidupnya dikenal sebagai orang yang dermawan dan baik hati serta berjiwa sosial, keluarga besar Mendiang berharap pelakunya segera ditangkap dan diadili sesuai dengan hukum  yang berlaku, “ kami berharap pelaku dapat ditangkap, diadili dan dihukum mati atau seumur hidup” ungkap salah satu kerabat korban kepada Jaya Pos. (hardi)


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (59929)Walikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (54183)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (51775)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (15269)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (14541)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (14352)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (14064)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (13613)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (13468)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (9566)
Bedah JayaposPAD Dishub Bukittinggi Diduga Terjadi Kebocoran, Oknum ASN Tidak Beretika Perlu PembinaanBukittinggi, Jaya Pos Tingkat kebocoran sektor Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari retribusi perparkiran di ...


Kasektor Citata Kramat Jati Diduga Lindungi Bangunan BermasalahProyek Jalan PUPR Lahat AmburadulPT DWK Diduga Produksi CPO Dioplos MikoTiang Oktagonal Segi 8 Bengkok, Dishub Surabaya Lakukan PembiaranKegiatan Pamsimas di Kabupaten Sidoarjo Diduga Mark UpPembangunan Gerai Pusat Oleh-Oleh Diduga Gunakan Bangunan LamaPendataan Dinas Sosial Bukittinggi Diduga Pilih Kasih Pada Warga Miskin
Laporan KhususPemkab Gumas Raih Penghargaan Dari Menkumham RIKuala Kurun, Jaya Pos Pemerintah Kabupaten Gunung Mas (Gumas) Kalimantan Tengah (Kalteng) melalui Bagian ...


Menjelang Hari Jadi Kabupaten Indramayu Lantik WabupWalikota Padang Panjang Kembali Terima Penghargaan Pembina ProklimPemkab Bantaeng Raih Penghargaan STBM Award Tingkat NasionalJumaga Nadeak Kembali Dilantik Pimpin DPRD KepriPimpinan Tiga Daerah ke Bantaeng Ikuti Monev Bersama KPKHari Kesaktian Pancasila Pemkot Manado Gelar Upacara Bendera45 Anggota DPRD Labuhanbatu Periode 2019 - 2014 Dilantik