Sabtu, 12 Januari 2013 - 08:01:14 WIB
Penyelewengan Dana BOS di Kabupaten Inhil Diminta DitindakKategori: Pendidikan - Dibaca: 1346 kali

Baca Juga:Roy Suryo Dipandang Sebelah MataPolres Majalengka Gelar Upacara Peringatan HUT Satpam Ke 32Pengembangan Jalan Penghubung TPA Kemang MemprihatinkanCSR PTPN IV Kebun Unit Marihat Setengah Hati, Pembangunan Mengancam Pengguna Jalan

INHIL, Jaya Pos

Tampak dari depan SDN 011 di Desa Keritang, Kecamatan Kemuning, Kabupaten Indragiri Hilir (INHIL) ini tidak ada masalah. Namun ketika dikunjungi pada setiap lorong dan sudut sekolah tampak jelas kalau sekolah ini menyimpan sejumlah fenomena yang terkadang terabaikan oleh pemerintah khususnya Dinas Pendidikan Kabupaten INHIL dan pihak komite sekolah itu sendiri yang berperan cukup penting dalam penyelenggaraan proses belajar mengajar yang seharusnya didukung oleh sarana dan prasarana yang memadai demi pencapaian program belajar sembilan tahun di daerah ini.

Dugaan penyimpangan dana bantuan operasional sekolah (BOS) ini jelas akan mempengaruhi efektifitas proses belajar siswa dan akan berdampak pada menurunnya kualitas pendidikan anak yang timbul akibat rusaknya berbagai fasilitas sekolah yang tampak pada SDN 011 ini.

Informasi yang diterima Jaya Pos melalui koordinator LSM Lembaga Informasi Masyarakat Anti Korupsi (LIMKAR) Ahmad Arifin Pasaribu di kantornya, menjelaskan telah terjadi pelanggaran terkait penggunaan dana BOS pada sekolah ini sehingga berbagai fasilitas sekolah tersebut dalam kondisi yang cukup memprihatinkan dan seharusnya sudah dilakukan perbaikan demi keamanan dan kenyamanan para siswa sebagai generasi bangsa di tahun tahun mendatang.

Tidak adanya pembuatan daftar isian penggunaan anggaran ( DIPA ) oleh pihak sekolah merupakan salah satu bentuk pelanggaran yang terindikasi sebagai upaya untuk menutupi berbagai penyelewengan yang terjadi terkait dana bantuan pemerintah pusat ini, yang selanjutnya akan memperkaya diri sendiri dan mengesampingkan cita cita pemerintah dan juga masyarakat didaerah ini khususnya.

Dugaan penggelapan DANA BOS dini merupakan polemik yang sudah berkepanjangan, dikarenakan selama tiga tahun terakhir ini pihak komite sekolah tersebut tidak pernah lagi menandatangani berbagai bentuk surat yang erat hubungannya dengan pencairan dana bantuan pemerintah, demi kelancaran proses belajajar mengajar pada sekolah ini. Bahkan menurut keterangan pihak komite sekolah, diduga telah terjadi pemalsuan tanda tangan  komite untuk memuluskan upaya penggelapan dana BOS demi memperkaya diri sendiri dan telah merampas hak hak generasi bangsa yang seyogianya tidak pantas dilakukan oleh para tenaga pengajar yang konon disebut sebagai pahlawan tanpa tanda jasa ini.

Koordinator LSM LIMAK RI ini juga mendesak Pemkab INHIL segera menindak oknum yang diduga menggelapkan dana BOS tersebut, agar kedepannya tidak terjadi lagi berbagai bentuk penyelewengan yang telah merugikan berbagai pihak khususnya anak anak bangsa yang akan menimba ilmu pengetahuan di sekolah dasar tersebut. Kedepannya masyarakat dikecamatan kemuning ini berharap agar apa yang terjadi pada sekolah dasar negeri 011 desa keritang ini menjadi sebuah pelajaran yang berharga dan tidak terjadi  lagi pada sekolah sekolah lainnya yang ada dikabupaten Indragiri hilir,demi tercapainya visi dan misi semua pihak demi mencerdaskan kehidupan berbangsa dan bernegara. Nippo SD/BS


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerMembongkar Proyek Permai Grup (Bag 1), PT AJ Dapat Jatah Rp 35 M di Kementerian Perhubungan (120492)Komisi IX DPR RI dan Menteri Kesehatan Agar Meninjau Kembali Pembangunan Rumah Sakit Internasional (90314)Diduga Peras Pengusaha Toko Material dan Toko Emas, PPATK Diminta Audit Harta Pejabat KPP Pratama Ko (45318)SMPN 2 Pasar Kemis Butuh Ruang Kelas Baru (45049)Bayi Hasil Hubungan Gelap Dibuang di WC Sekitar Kabah ( Nestapa Pahlawan Devisa di Negeri Orang Bgn (43497)PP Amanatul Ummah Tidak Penuhi Janjinya Pada Wali Murid (42697)Tanah Milik H.Amiruddin Pase Jadi Ajang Kejahatan Koneksitas Hakim Dan Penyidik Kepolisian (36928)Perusahaan Martua Sitorus Ngemplang Pajak Rp 7,2 Triliun? (31836)Ibunda Ajeng Mamamia Dimejahijaukan (30612)Sudah Tiga Jenderal Polisi Pembawa Gerbong Terbelit Kasus (22555)
Bedah JayaposMafia Buah Sawit PT BGA Ketapang Diduga Orang Dalam PerusahaanKetapang, Jaya Pos Mafia buah sawit di PT Bumitama Gunajaya Agro (BGA) Kabupaten Ketapang, Provinsi ...


Limbah Pabrik CPO PT Alno Agro Utama Diduga Cemari Sungai KetahunPolisi Amankan Madu OplosanTerkait Dugaan Korupsi Dana BOS, Komite Minta Uang Tutup Mulut Rp 20 JutaAroma Bau Busuk, Bagi-Bagi Proyek Aspirasi DPRD Provinsi KalbarKejaksaan Tindak Lanjuti Dugaan Mark-Up Di Tubuh KONIPT BEB Buang Limbah SembarangKinerja Dinas PU Tapteng Buruk, Jalan Sibabangun Pulo Pakat dan Pulo Pakat-Siadatuon Dikerjakan As
Laporan KhususPlt Bupati Rohul H Sukiman Serahkan SK Kenaikan Pangkat Kepada 631 ASNPasir Pengaraian, Jaya Pos Sebanyak 631 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Rokan ...


Tumenggung Adat Dayak Kabupaten Melawi DikukuhkanLegislator Minta Disperindag Lakukan Pengawasan Berkala Terkait Kelangkaan Elpiji 3 KgBupati Inhil Pimpin Upacara Hari Kesadaran NasionalDiusia 74 Tahun, Musi Rawas Darussalam Menuju SempurnaZola Ajak PMII Berantas NarkobaLakukan MAD Pertanggungjawaban TA. 2016, UPK DAPM Cahaya Jaya Mandiri Maju PesatInhil Jadi Tuan Rumah Peringatan Hari Kelapa Dunia