Sabtu, 12 Januari 2013 - 08:01:14 WIB
Penyelewengan Dana BOS di Kabupaten Inhil Diminta DitindakKategori: Pendidikan - Dibaca: 1319 kali

Baca Juga:Roy Suryo Dipandang Sebelah MataPolres Majalengka Gelar Upacara Peringatan HUT Satpam Ke 32Pengembangan Jalan Penghubung TPA Kemang MemprihatinkanCSR PTPN IV Kebun Unit Marihat Setengah Hati, Pembangunan Mengancam Pengguna Jalan

INHIL, Jaya Pos

Tampak dari depan SDN 011 di Desa Keritang, Kecamatan Kemuning, Kabupaten Indragiri Hilir (INHIL) ini tidak ada masalah. Namun ketika dikunjungi pada setiap lorong dan sudut sekolah tampak jelas kalau sekolah ini menyimpan sejumlah fenomena yang terkadang terabaikan oleh pemerintah khususnya Dinas Pendidikan Kabupaten INHIL dan pihak komite sekolah itu sendiri yang berperan cukup penting dalam penyelenggaraan proses belajar mengajar yang seharusnya didukung oleh sarana dan prasarana yang memadai demi pencapaian program belajar sembilan tahun di daerah ini.

Dugaan penyimpangan dana bantuan operasional sekolah (BOS) ini jelas akan mempengaruhi efektifitas proses belajar siswa dan akan berdampak pada menurunnya kualitas pendidikan anak yang timbul akibat rusaknya berbagai fasilitas sekolah yang tampak pada SDN 011 ini.

Informasi yang diterima Jaya Pos melalui koordinator LSM Lembaga Informasi Masyarakat Anti Korupsi (LIMKAR) Ahmad Arifin Pasaribu di kantornya, menjelaskan telah terjadi pelanggaran terkait penggunaan dana BOS pada sekolah ini sehingga berbagai fasilitas sekolah tersebut dalam kondisi yang cukup memprihatinkan dan seharusnya sudah dilakukan perbaikan demi keamanan dan kenyamanan para siswa sebagai generasi bangsa di tahun tahun mendatang.

Tidak adanya pembuatan daftar isian penggunaan anggaran ( DIPA ) oleh pihak sekolah merupakan salah satu bentuk pelanggaran yang terindikasi sebagai upaya untuk menutupi berbagai penyelewengan yang terjadi terkait dana bantuan pemerintah pusat ini, yang selanjutnya akan memperkaya diri sendiri dan mengesampingkan cita cita pemerintah dan juga masyarakat didaerah ini khususnya.

Dugaan penggelapan DANA BOS dini merupakan polemik yang sudah berkepanjangan, dikarenakan selama tiga tahun terakhir ini pihak komite sekolah tersebut tidak pernah lagi menandatangani berbagai bentuk surat yang erat hubungannya dengan pencairan dana bantuan pemerintah, demi kelancaran proses belajajar mengajar pada sekolah ini. Bahkan menurut keterangan pihak komite sekolah, diduga telah terjadi pemalsuan tanda tangan  komite untuk memuluskan upaya penggelapan dana BOS demi memperkaya diri sendiri dan telah merampas hak hak generasi bangsa yang seyogianya tidak pantas dilakukan oleh para tenaga pengajar yang konon disebut sebagai pahlawan tanpa tanda jasa ini.

Koordinator LSM LIMAK RI ini juga mendesak Pemkab INHIL segera menindak oknum yang diduga menggelapkan dana BOS tersebut, agar kedepannya tidak terjadi lagi berbagai bentuk penyelewengan yang telah merugikan berbagai pihak khususnya anak anak bangsa yang akan menimba ilmu pengetahuan di sekolah dasar tersebut. Kedepannya masyarakat dikecamatan kemuning ini berharap agar apa yang terjadi pada sekolah dasar negeri 011 desa keritang ini menjadi sebuah pelajaran yang berharga dan tidak terjadi  lagi pada sekolah sekolah lainnya yang ada dikabupaten Indragiri hilir,demi tercapainya visi dan misi semua pihak demi mencerdaskan kehidupan berbangsa dan bernegara. Nippo SD/BS


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerMembongkar Proyek Permai Grup (Bag 1), PT AJ Dapat Jatah Rp 35 M di Kementerian Perhubungan (120175)Komisi IX DPR RI dan Menteri Kesehatan Agar Meninjau Kembali Pembangunan Rumah Sakit Internasional (90110)Diduga Peras Pengusaha Toko Material dan Toko Emas, PPATK Diminta Audit Harta Pejabat KPP Pratama Ko (45151)SMPN 2 Pasar Kemis Butuh Ruang Kelas Baru (44038)PP Amanatul Ummah Tidak Penuhi Janjinya Pada Wali Murid (41572)Bayi Hasil Hubungan Gelap Dibuang di WC Sekitar Kabah ( Nestapa Pahlawan Devisa di Negeri Orang Bgn (37719)Tanah Milik H.Amiruddin Pase Jadi Ajang Kejahatan Koneksitas Hakim Dan Penyidik Kepolisian (35610)Perusahaan Martua Sitorus Ngemplang Pajak Rp 7,2 Triliun? (31601)Ibunda Ajeng Mamamia Dimejahijaukan (30312)Gurame PJTV Ajang Penyaluran Artis Penyanyi (22302)
Bedah JayaposProyek 7 Miliar Diduga Tidak Sesuai SpeckSamosir, Jaya Pos Proyek peningkatan jalan Onan Runggu-Lagundi yang dikerjakan PT Adikarya Teknik Perkasa ...


Diduga Kesra OKI Cari Keuntungan, Insentif Pengurus Jenazah dan Imam Masjid Tahun 2016 Tidak TersaluBangunan Embung Aek Natonang Akan Hancur Tidak Pada WaktunyaJumlah TKA PT WHW Ketapang Tak Jelas, Diduga Ada Pembohongan PublikKajari Sidoarjo Pelihara 'Markus' ?Dinas Bina Marga Disinyalir Dikendalikan Pemborong BermasalahJudi Samkwan Dan Jagung Marak di Binjai, Penegak Hukum 'Tertidur'Proyek Irigasi Nipah Kuning KKU Timbulkan Gejolak Sosial
Laporan KhususMasyarakat Di Jalan Natai Keladan Butuh Air BersihMelawi, Jaya Pos Masyarakat di Jalan Gang Natai Keladan, Desa Sidomulyo, Kecamatan Nanga Pinoh, Kabupaten ...


Plt Bupati Sukiman Letakan Batu Pertama Perumahan Rosewood ResidencePemkab PALI Gelar Syukuran 1 Tahun Kepemimpinan H Heri Amalindo dan Ferdian Andreas LaonyPemkab-DPRD Inhil Teken Nota Kesepakatan KUA-PPAS 2017Dirut PDAM Lematang Enim Resmi Dijabat Oleh Sortono SHUMK Kab Melawai Sebesar Rp.1.948,500,-Gubernur Jateng Pantau Pilkada BrebesPlt Bupati Rohul Lantik 62 Kades Terpilih di MAIC Pasir Pengaraian