Sabtu, 19 Januari 2013 - 14:05:39 WIB
26-27 Januari Jakarta TenggelamKategori: Iklan - Dibaca: 768 kali

Baca Juga:Menelisik Kongkalikong dan Korupsi Puluhan Proyek Jumbo di BNPB (Membongkar Praktik Monopoli Bgn 10)Masyarakat Tahan Enam Truk Karena Muat Kayu Ilegal di ParmoutTerlahir dari Butiran Debu ' Rajawali Guard' Hadir Untuk IndonesiaCamat Ligung Sudahi Mediasi Perseteruan Kades dan Sekdes Desa Gandawesi

Diprediksi akan lebih besar dari banjir yang pernah melanda Jakarta tahun 2007 silam

Jakarta, Jaya Pos

Banjir yang melanda sebagian besar wilayah DKI Jakarta beberapa hari lalu diperkirakan akan disusul sebuah banjir yang lebih besar. Bahkan ancaman banjir di akhir Januari 2012 diprediksi akan lebih besar dari banjir besar yang melanda Jakarta tahun 2007 silam.

Masyarakat DKI Jakarta dan sekitarnya seperti Bekasi, Depok dan Tangerang diminta waspada atas ancaman banjir besar yang bisa ‘menenggelamkan’ Ibukota pada medio 26-27 Januari mendatang.

Khusus kepada pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta diimbau untuk melakukan langkah-langkah strategis guna mengantisipasi dampak ancaman banjir besar ini. Pemerintah harus menjamin antisipasi evakuasi, ketersediaan logistik, dan obat-obatan. Sudah tak ada cukup waktu untuk menghindari banjir.

Pakar air dari Universitas Indonesia (UI), Firdaus Ali, Kamis (17/1) menjelaskan, curah hujan Jakarta diperkirakan akan terus meningkat, ditambah pada 27 Januari, bulan akan berada di puncak purnama. Pada saat itu, air pasang di laut akan lebih tinggi sehingga tak dapat menampung air yang berasal dari daratan sehingga potensi banjir di Jakarta diprediksi akan melebihi banjir yang terjadi pada 2007.

Untuk diketahui, pada 2007 curah hujan yang mengguyur Jakarta mencapai 320 milimeter. Curah hujan di Jakarta saat ini sekitar 95 milimeter dan di wilayah hulu (Puncak, Bogor) sekitar 75 milimeter. Satu milimeter air hujan di 1 meter persegi mampu menghasilkan air sebanyak 1 liter.

Dapat dibayangkan, luas Jakarta mencapai 626 kilometer persegi dikali curah hujan di akhir Januari yang diprediksi akan lebih tinggi. Hal itu diperparah dengan air kiriman dari hulu dan kondisi tanah Jakarta yang jenuh akibat pori tanah terisi penuh oleh air akhirnya hanya mampu menyerap air sebanyak 15 persen.

“Nanti kejadiannya bisa lebih hebat dari 2007. Waspada, khususnya di 27 Januari, karena air di darat sekecil apa pun tak akan bisa mengalir ke laut,” kata Firdaus.

Tanggap Darurat

Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo menyatakan Jakarta dalam posisi tanggap darurat hingga akhir Januari 2013. Hal tersebut disampaikan seusai mengikuti rapat lintas sektoral bersama Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat Agung Laksono, Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto, Kepala BNPB Syamsul Maarif, serta Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Bidang Pendidikan Musliar Kasim di Balaikota Jakarta, Kamis (17/1).

“Kondisi seperti ini, sampai 27 Januari, posisinya tanggap darurat,” kata Jokowi.

Dalam waktu dekat, mantan Wali Kota Surakarta itu akan segera mengeluarkan surat resmi terkait posisi tanggap darurat tersebut.
Sebagai informasi, banjir di Jakarta disebabkan oleh tiga hal. Intensitas hujan ringan sampai tinggi yang terus mengguyur Ibu Kota dalam beberapa hari terakhir ini, air kiriman dari daerah sekitar, dan air pasang yang meninggi.

11 Orang Tewas

Hingga Jumat (18/1), Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat 11 orang meninggal akibat banjir sejak Selasa (15/1). Lima diantaranya adalah Angga (13) warga RT 05 RW 01 Kelurahan Tanjung Duren Utara, KecamatanGrogol Petamburan, Jakarta Barat karena hanyut ke Sungai Sekretaris.
Kemudian Mak Inah (82) warga Kampung Pulo, Jatinegara karena usia, Mujiyo (46) warga RT 05 RW 05 Kel Kedaung Kaliangke, Kec Cengkareng Jakarta Barat karena tersengat listrik, Muhamad Haikal (2) arga RT 05 RW 05 Kel Kedaung Kaliangke, Kec Cengkareng Jakarta Barat karena jatuh dari tempat tidur di rumahnya yang sedang banjir dan Solahuddin (35) warga Kalibata Pulo, Kec Pancoran Jakarta Selatan karena kesetrum listrik. L30 P1000


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (59628)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (51482)Walikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (48824)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (14969)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (14240)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (14065)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (13795)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (13291)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (11774)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (9257)
Bedah JayaposAPBDes Pademonegoro Diduga Masuk Kantong KadesSidoarjo, Jaya Pos Kepala Desa Pademonegoro Ispriyanto diduga cenderung tertutup dan memonopoli dalam ...


Realisasi APBDes Sidokepung Kecamatan Buduran Tidak TransparanLahan Pertanian Milik Pemprov Jatim Disewakan di Kecamatan Tutur, Uangnya Kemana ?Kasus Suap Mega Proyek Meikarta, Sekda Pemprov Jabar Jadi Tersangka BaruDiduga Palsukan Produk Pabrikasi, U-Ditch Merek BCA Berstempel Calvary DipertanyakanBuruh PT Siwanggi Sejati Luhur Demo Karena Pembayaran Bonus Yang Tak SesuaiKasus Suap Mega Proyek Meikarta, Sekda Pemprov Jabar Jadi Tersangka BaruPenggunaan ADD di Jorong Silungkang Tidak Transparan
Laporan Khusus20 Anggota DPRD Kota Padang Panjang Dilantik dan DisumpahPadang Panjang, Jaya Pos Sebanyak 20 Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Padang Panjang ...


Ilyas Panji Alam Sholat Idul Adha di Masjid An-NurPUBLIKASI KINERJA DINAS LINGKUNGAN HIDUP KABUPATEN BOGOR TAHUN 2019Bertemu di IPDN, Bupati Bantaeng Bincang Akrab dengan Wapres Demi Keutuhan NKRI Majelis Madiena Adakan Istigosah Dan TausiyahPimpin Upacara di IPDN, Pengamat: Bukti Bupati Bantaeng Punya Jejaring Kuat di PusatRanperda Pelaksanaan APBD Kabupaten Tanah Datar di 2018 DiSetujuiPublikasi Kinerja Sekda Kabupaten Bogor Semester I Tahun 2019