Jumat, 08 Februari 2013 - 06:56:54 WIB
Bupati Pantau Langsung Korban BanjirKategori: Sumatera Barat - Dibaca: 411 kali

Baca Juga:Ketua PN Pematang Siantar Vonis Pemakai Ganja 10 Bulan PenjaraAda SKPD Tidak Berani Memberikan Keterangan dan DataRKB SMPN 2 Sepatan Bersumber Dari DAK 2010 TerbengkalaiWabup Dialog Dengan PNS Kumindag Sambas

Dharmasraya, Jaya Pos

Bupati Dharmaraya, Adi Gunawan bersama beberapa orang Kepala SKPD yang dipimpinnya melakukan kunjungan terhadap masyarakat Timpeh yang menjadi korban banjir beberapa waktu lalu. Namun sayang, kunjungan bupati dan rombongan ini tidak membawa apa-apa alias tangan kosong.

Padahal, selain kunjungan ke beberapa tempat lain di Kecamatan Timpeh, tujuan utama bupati dan rombongannya adalah melihat korban banjir yang ada di Timpeh sehingga dengan kedatangan bupati ini bisa sedikit mengobati dan meringankan beban para korban banjir.

Akan tetapi, dengan tidak membawa apa-apa untuk masyarakat korban banjir, bupati terkesan tidak peduli kepada masyarakatnya yang tertimpa musibah seperti musibah banjir yang dirasakan oleh masyarakat.

Kedatangan bupati dan rombongan yang hanya dengan lenggang kangkung, ditanggapi dingin oleh Agus, salah seorang warga Timpeh. Dia merasa heran orang nomor satu di Dharmarsaya ini mengunjungi masyarakat yang terkena musibah namun tidak diberikan bantuan.

Padahal menurutnya, masyarakat disana sudah gembira mendengar kabar bahwa bupati akan datang dengan membawa bantuan. Namun, begitu datang ternyata dengan tangan kosong membuat masyarakat kecewa. “Kalau memang tidak membantu, untuk apa bupati datang, bukan bantuan yang banyak yang kami harapkan namun kepedualian bupati atas kesusahan masyarakat jauh lebih berarti,” ujarnya.

Apalagi dengan sikap bupati yang langsung pergi setelah sampai di dapur umum tanpa berdialog dengan masyarakat, juga menjadi catatan negatif masyarakat terhadap bupati yang dipilih oleh masyarakat itu. “Hanya satu menit bupati menginjakkan kakinya di dapur umum, langsung pergi begitu saja,” ujarnya.

Sikap bupati yang demikian, menurut Agus, itu hanya memberikan kesan seperti safari politik dan menghabiskan uang perjalanan saja. “Kalau begitu bupati tidak usah datang lagi melihat lokasi kami,” ujarnya.

Ditambahkan, kedatangan bupati dan berlama-lama di Gua Cindua Mato memberikan kesan kepada bupati bahwa dirinya hanya bermaksud berwisata ke goa yang memang indah untuk dikunjungi.

Bagian Humas Pemkab Dharmasraya, Asril saat dihubungi Jaya Pos mengaku tidak tahu apakahah bupati membawa bantuan untuk masyarakat saat Timpeh dilanda banjir. “Saya tidak tahu, tanyakan kepada dinas social saja,” sebutnya enteng.Osc


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerMembongkar Proyek Permai Grup (Bag 1), PT AJ Dapat Jatah Rp 35 M di Kementerian Perhubungan (115965)Komisi IX DPR RI dan Menteri Kesehatan Agar Meninjau Kembali Pembangunan Rumah Sakit Internasional (87573)Diduga Peras Pengusaha Toko Material dan Toko Emas, PPATK Diminta Audit Harta Pejabat KPP Pratama Ko (38307)PP Amanatul Ummah Tidak Penuhi Janjinya Pada Wali Murid (20809)Tanah Milik H.Amiruddin Pase Jadi Ajang Kejahatan Koneksitas Hakim Dan Penyidik Kepolisian (19745)SMPN 2 Pasar Kemis Butuh Ruang Kelas Baru (14411)Sudah Tiga Jenderal Polisi Pembawa Gerbong Terbelit Kasus (13375)Gurame PJTV Ajang Penyaluran Artis Penyanyi (13111)Dilaporkan Ke KPK, Pejabat DKI Korupsi Tanah Rp 49 Miliar (11804)Demo di Jakarta dan Tapteng Desak Tangkap Bonaran Situmeang (11295)
Bedah JayaposDiduga Terjadi Praktek Kongkalingkong, Menhub Batalkan Lelang Proyek Rp 39,3 Milyar di ATKP MakassarMakassar, Jaya Pos Kinerja kelompok kerja serta pejabat pembuat komitmen (PPK) di lingkungan Akademi Teknik ...


PPK ATKP Makassar Memilih Bungkam Soal Proyek Pengerukan Dan Pematangan Lahan Senilai 39,6 M508 Indomaret Disegel, Lahan Atensi Mafia Dinas HilangBelum Genap Satu Tahun Dibangun, Jalan Arteri Porong HancurProyek Senilai Rp 128 Miliar di BBWS Brantas BobrokBangunan Kanopi di Sibolga Square 'Mengintai' KorbanPembetonan Jalan Selamat Kecamatan Medan Timur Tidak BecusProyek Jalan yang Diduga Fiktif Diminta Segera Diusut Tuntas
Laporan KhususMencari Bupati Mampu Jadikan Samosir Wisata BudayaCatatan : Toni Limbong, SH (Pemimpin Redaksi Harian Jaya Pos) Suasana politik menjelang Pemilihan Bupati dan ...


Mewujudkan Monumen Limbong Mulana di Tanah LeluhurCurahan Hati Anak Seorang Pelacur Mahkota Kewanitaanku Direnggut Pacar Sang Ibu (Bgn 7)Kunker ke Rohul, PLT GUBRI Buka Rakornis Pembangunan Perkebunan Tahun 2015Curahan Hati Anak Seorang Pelacur Mahkota Kewanitaanku Direnggut Pacar Sang Ibu (Bgn 6)Curahan Hati Anak Seorang Pelacur Mahkota Kewanitaanku Direnggut Pacar Sang Ibu ( Bgn 5 )Curahan Hati Anak Seorang Pelacur Mahkota Kewanitaanku Direnggut Pacar Sang Ibu (Bgn 4)Curahan Hati Anak Seorang Pelacur Mahkota Kewanitaanku Direnggut Pacar Sang Ibu ( Bgn 3 )