Senin, 18 Maret 2013 - 06:52:00 WIB
Pemenang Tender 3 Paket Proyek Terindikasi Telah Diatur ( Persekongkolan Proyek Bandara Bgn 3 )Kategori: Kalimantan Barat - Dibaca: 1156 kali

Baca Juga:Pelayanan Amburadul, Pungli Merajalela di BPN TigaraksaProyek Paving Hancur, Dirjen Cipta Karya Tutup MataPasca Serangan Anggota TNI, Dua Anggota Polres OKU Diduga MeninggalTKA Tanpa Dokumen Lengkap Marak , Pungli Merajalela di Imigrasi Kelas I Khusus Batam

Kalbar, Jaya Pos

Proses Pemenangan Tender terhadap 3 paket proyek Bandara Kelas III Nanga Pinoh tahun anggaran 2012 di Kabupaten Melawi, Provinsi Kalimantan Barat senilai Rp32 miliar terindikasi telah diatur sebelumn

Pasalnya pelaksanaan proses lelang ke 3 paket proyek ter­sebut tidak melalui E-procurement dan terindikasi KKN serta melanggar Peraturan Presiden RI No 54 Tahun 2010, tentang Pedoman Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah.

Sesuai DIPA Nomor: 0556/022-05.2.01/00/2012. Tanggal 9 Desember 2011 dan petunjuk operasional kegiatan dalam TA  2012 pada kantor Bandara Kelas III Nanga Pinoh, mendapat alokasi anggaran kegiatan belanja modal seberas Rp48 miliar.

Di dalam proses tender, Inspektorat Jenderal Perhubungan Udara telah menemukan kejanggalan serta indikasi KKN pada 3 paket proyek, diantaranya pada paket pekerjaan Perpanjangan Runway termasuk Marking dengan nilai kontrak Rp15,9 miliar yang dimenangkan oleh PT Kurniadjaja Wirabhakti, Nomor kontrak: KU.003/249-Kont-BMS/5/OG-2-2012. Kemudian paket pekerjaan  Levelling Runway termasuk Marking dengan nilai kontrak Rp12,2 miliar yang dimenangkan oleh PT Dian Sentosa, Nomor kontrak: KU.003/248-Kont-BM/5/OG-2012. Serta paket pekerjaan Pelebaran Runway dengan nilai kontrak Rp4,9 miliar  yang dimenangkan oleh PT Dian Sentosa, Nomor Kontrak: KU.003/250-Kont-BM/5/OG-2012.

Untuk melaksanakan proses lelang ke 3 paket proyek tersebut, M Yulian Arga  selaku Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) Kantor Bandara Kelas III Nanga Pinoh telah menunjuk 9 orang panitia lelang, diantaranya Akhmad Samsi Dukha selaku Ketua Panitia Lelang dan Agus Salim S Sit sebagai Sekretaris Panitia Lelang serta 7 orang lainnya sebagai Anggota Panitia Lelang.

Di dalam pelaksanaan lelang ke 3 paket proyek tersebut, pihak panitia melakukan pengumuman pelelangan melalui LPSE Kementerian Perhubungan, sedangkan untuk proses pelelangan selanjutnya dilaksanakan secara manual atau tidak melalui E-procurement.

Proses pelelangan terhadap 3 paket proyek tersebut dilaksanakan menggunakan Metoda Pasca Kualifikasi, Satu Sampul serta Evaluasi Sistem Gugur. Hal tersebut sudah jelas sangat bertentangan dengan Perpres No 54 tentang Pedoman Pengadaan Ba­rang dan Jasa Pemerintah. Hardi


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerMembongkar Proyek Permai Grup (Bag 1), PT AJ Dapat Jatah Rp 35 M di Kementerian Perhubungan (116207)Komisi IX DPR RI dan Menteri Kesehatan Agar Meninjau Kembali Pembangunan Rumah Sakit Internasional (87725)Diduga Peras Pengusaha Toko Material dan Toko Emas, PPATK Diminta Audit Harta Pejabat KPP Pratama Ko (40649)PP Amanatul Ummah Tidak Penuhi Janjinya Pada Wali Murid (22110)Tanah Milik H.Amiruddin Pase Jadi Ajang Kejahatan Koneksitas Hakim Dan Penyidik Kepolisian (21872)SMPN 2 Pasar Kemis Butuh Ruang Kelas Baru (15931)Ibunda Ajeng Mamamia Dimejahijaukan (15141)Gurame PJTV Ajang Penyaluran Artis Penyanyi (14536)Sudah Tiga Jenderal Polisi Pembawa Gerbong Terbelit Kasus (13921)Dilaporkan Ke KPK, Pejabat DKI Korupsi Tanah Rp 49 Miliar (12109)
Bedah JayaposDana Pemeliharaan Pamsimas Diduga Ditilep Oknum DesaSubang, Jaya Pos Kesulitan memperoleh air bersih, khususnya air minum hingga kini masih berlangsung ...


Langgar PP Nomor 109 Tahun 2012, Perusahaan Rokok Pasang Baliho Tanpa Pesan 'Merokok Membunuhmu'Usut Dugaan Korupsi Perjalanan Dinas di Bappeda Musi RawasPembangunan Embung Senilai Rp 2 Milyar di Banyuwangi Gagal KonstruksiPT Triomas Diduga Merambah Kawasan Giosfer di SiakDiduga Terjadi Praktek Kongkalingkong, Menhub Batalkan Lelang Proyek Rp 39,3 Milyar di ATKP MakassarPPK ATKP Makassar Memilih Bungkam Soal Proyek Pengerukan Dan Pematangan Lahan Senilai 39,6 M508 Indomaret Disegel, Lahan Atensi Mafia Dinas Hilang
Laporan KhususKemiskinan Memaksaku Menjdi TKW (Bgn 1)Oleh : Alexander Sibarani (Wartawan Harian Jaya Pos) Bekerja jauh di negeri orang dengan harapan terbebas ...


Group Facebooker K2AM Gelar Baksos Panti Jompo BinjaiMaju Calon Bupati 2015-2020, Carlos Melgares Eks Warga Spayol Siap Membangun SamosirBantaeng Buka Program 1 Juta Rumah untuk NelayanSDAP Banten Tingkatkan Ketersediaan Air Baku dan Irigasi Yang LayakDisdik Gagas KKN Berbasis Desa TerpaduPeringatan Hardiknas Meriah di Kabupaten OKUBPMP2T Kabupaten Pelalawan Melayani Dengan Sepenuh Hati